4 Program Makassar Jadi Low Carbon City, Salah Satunya Angkutan EV

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 27 Februari 2024 | 07:47 WIB
4 Program Makassar Jadi Low Carbon City, Salah Satunya Angkutan EV
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (kanan) bersama Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menunjukkan salah satu moda transportasi wisata berbasis listrik di Makassar, Senin (25/2/2024). [ANTARA/HO-Pemkot Makassar].

Suara.com - Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar 2024 salah satunya menggagas Low Carbon City dengan Metaverse. Inilah isu sentral yang dibahas bersama dalam rapat koordinasi. Termasuk pengadaan Electric Vehicle (EV).

Bahkan menghadirkan enam pembicara internasional dari lima negara secara virtual, termasuk juga ahli karbon rendah Indonesia Rima Ginanjar.

Dikutip dari kantor berita Antara, Electric Vehicle atau EV dalam wujud kendaraan umum adalah salah satu hal yang disasar.

Foto udara pembangunan proyek Jalan Tol Makassar New Port di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/1/2023) [SuaraSulsel.id/Antara]
Kota Makassar, tampak pembangunan proyek Jalan Tol Makassar New Port di Makassar, Sulawesi Selatan [Antara]

"Kami punya visi kota dunia, kalau bicara kota dunia berarti harus punya komitmen yang mendunia. Salah satu komitmen dunia sekarang musuh bersama adalah emisi karbon," jelas Moh Ramdhan Pomanto, WaliKota Makassar di Makassar (26/2/2024) yang akrab disapa Danny Pomanto.

Saat ini emisi karbon semakin hari makin tidak bisa dikendalikan, sehingga menjadi tantangan dunia.

“Pemerintah pusat sudah mencanangkan program karbon rendah, sehingga pihak kami di daerah mendukung penuh langkah ini dengan mulai mengadakan puluhan hingga ratusan kendaraan listrik,” ungkap Danny Pomanto.

Ada pun langkah yang dilakukan kini adalah:

Pemkot Makassar saat ini mulai menggunakan kendaraan listrik, baik untuk kendaraan pribadi Organisasi Perangkat Daerah atau OPD hingga moda transportasi publik di lorong-lorong, yaitu Co'mo.

Kedua, pemerintah kota sudah melakukan uji coba memasang pembangkit listrik tenaga surya di sekolah.

baca juga

Pemasangan pembangkit di sekolah, puskesmas, dan gedung pemerintahan menjadi penting mengingat banyak alat elektronik yang bergantung kepada listrik.

"Kami akan memasang solar cell untuk sekolah-sekolah, puskesmas, dan kantor-kantor kita. Itu hal yang nyata," papar Danny Pomanto.

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang sudah bisa segera dibangun.

"Sampah dengan sistem yang kami olah, diolah sampah rumah tangga dan sampah di Tempat Pengolahan Akhir atau TPA. Sehingga dalam sembilan tahun TPA akan menjadi taman hijau. Itu hal-hal yang nyata dan itu sudah dalam persiapan kontraktual," katanya.

Dan program keempat adalah termasuk pengurangan penggunaan kantong plastik, di mana saat ini Pemkot Makassar sudah meniadakan penggunaan kantong plastik di toko modern.

"Bijak menggunakan kantong plastik ini menjadi kampanye yang harus kita terus perbanyak di masyarakat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 15:11 WIB

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:34 WIB

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan

Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:06 WIB

Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"

Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:24 WIB

4 Mobil PHEV Bekas dengan Harga Paling Menggoda untuk Harian

4 Mobil PHEV Bekas dengan Harga Paling Menggoda untuk Harian

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 15:36 WIB

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:23 WIB

BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026

BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:56 WIB

Aletra Buka Dealer Baru untuk Perkuat Layanan EV

Aletra Buka Dealer Baru untuk Perkuat Layanan EV

Foto | Kamis, 20 November 2025 | 19:49 WIB

Harga Mobil Listrik Bisa Terjangkau dan Dimiliki Banyak Orang, Ini Gebrakan VinFast

Harga Mobil Listrik Bisa Terjangkau dan Dimiliki Banyak Orang, Ini Gebrakan VinFast

Otomotif | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 10:55 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×