Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 27 Juli 2026 | 15:11 WIB
Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...
Ilustrasi mobil listrik. [Freepik]
baca 10 detik
  • Lembaga JD Power merilis studi APEAL 2026 di Amerika Serikat yang melibatkan 78.514 responden pemilik kendaraan model terbaru.
  • Pemilik mobil listrik mencatatkan lonjakan skor kepuasan 22 poin dan mengungguli mobil bensin pada hampir seluruh kategori penilaian.
  • Pengalaman berkendara yang responsif membuat tingkat kepuasan tinggi dan berpotensi meningkatkan loyalitas konsumen terhadap kendaraan listrik.

Suara.com - Tren kepuasan pemilik mobil listrik menunjukkan grafik yang sangat positif bahkan melampaui kebahagiaan para pengguna mobil bermesin bensin atau internal combustion engine. Fakta ini terungkap melalui studi terbaru yang dilakukan oleh lembaga riset kenamaan JD Power. Data tersebut memperlihatkan bahwa pemilik mobil listrik baterai cenderung memiliki keterikatan emosional yang jauh lebih kuat terhadap kendaraan mereka dibandingkan pemilik mobil berbahan bakar fosil.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Battery Electric Vehicle (BEV) mencatatkan lonjakan skor kepuasan paling signifikan secara tahunan dengan kenaikan hingga 22 poin. Menariknya mobil listrik murni ini mampu mengungguli mobil bensin di hampir seluruh kategori penilaian yang ada. Perbedaan paling mencolok ditemukan pada sektor sistem penggerak di mana mobil listrik unggul telak dengan selisih mencapai 109 poin.

Pengalaman berkendara yang responsif dan halus menjadi alasan utama mengapa pemilik kendaraan listrik merasa lebih puas dibandingkan saat mengendarai mobil konvensional. Studi bertajuk APEAL 2026 yang digelar di Amerika Serikat ini memang berbeda dari survei kualitas yang hanya menghitung jumlah kerusakan. Penilaian lebih menitikberatkan pada aspek emosional serta desain kendaraan setelah digunakan selama 90 hari pertama oleh konsumen.

JD Power melibatkan sebanyak 78.514 responden yang merupakan pemilik kendaraan model terbaru. Para pengguna diminta untuk memberikan skor pada 37 atribut berbeda mulai dari tingkat kenyamanan kursi hingga sensasi akselerasi saat pedal ditekan. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan yang tinggi ini berpotensi besar memengaruhi loyalitas konsumen di masa depan. Pemilik mobil listrik memiliki kecenderungan sangat tinggi untuk kembali memilih kendaraan bertenaga baterai saat mereka ingin menambah atau mengganti mobil.

Temuan ini menjadi sinyal kuat bagi industri otomotif global termasuk di Indonesia bahwa daya tarik kendaraan listrik bukan sekadar soal efisiensi bahan bakar atau teknologi ramah lingkungan semata. Pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan desain yang menarik terbukti mampu menciptakan standar kepuasan baru yang sulit ditandingi oleh teknologi mesin pembakaran konvensional yang sudah ada selama puluhan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ

Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 14:10 WIB

Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak

Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 12:39 WIB

Belanja Sambil Cas Mobil Listrik Toyota di Bekasi Sekarang Gratis

Belanja Sambil Cas Mobil Listrik Toyota di Bekasi Sekarang Gratis

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

×