Honda Ungkap 3 Alasan Konsumen Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik

Liberty Jemadu

Kamis, 29 Februari 2024 | 22:31 WIB
Honda Ungkap 3 Alasan Konsumen Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik
Mobil listrik Honda dalam sesi test drive di Jakarta, Kamis (29/2/2024). [Antara]

Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM), agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia, menyebut ada tiga faktor yang menyebabkan masyarakat masih enggan beralih ke mobil listrik. Tiga faktor ini diperoleh lewat survei internal perusahaan.

Faktor pertama, terang Direktur Penjualan, Pemasaran, dan Purnajual PT Honda Prospect Motor Yusak Billy, adalah minimnya infastruktur.

"Mereka yang tidak mau beli kendaraan elektrik itu karena masih memiliki ketakutan di ranah infrastruktur," kata Yusak di Jakarta, Kamis (29/2/2024).

HPM melihat kekhawatiran konsumen yang berkaitan dengan infrastruktur adalah soal charger yang sulit. Selain soal charger, konsumen otomotif Indonesia juga cenderung menunggu perkembangan teknologi lebih lanjut, misalnya daya jangkau yang lebih jauh dan pengisian daya yang jauh lebih cepat.

Tidak hanya soal infrastruktur, HPM juga melihat terdapat kekhawatiran soal nilai jual kembali kendaraan listrik.

Alasan-alasan itu yang menjadi pertimbangan bagi HPM untuk mempelajari keinginan konsumen dalam mengonsumsi kendaraan elektrik pada masa mendatang agar konsumen lebih yakin dan tidak lagi merasa khawatir ketika menggunakan EV sebagai kendaraan harian mereka.

Yusak menilai pemerintah berperan dalam menghidupkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui berbagai program yang benar-benar menguntungkan para penggunanya saat ini, seperti terbebas dari ganjil genap hingga subsidi yang diberikan.

"Kita lihat juga karena terbebas dari aturan ganjil genap, pengalaman berkendara berbeda, ia lebih powerful, biayanya dan juga kesempatan mendapatkan harga subsidi dari pemerintah," kata Yusak dilansir dari Antara.

Oleh karena itu, HPM memiliki rencana jangka panjang dalam menyediakan kendaraan ramah lingkungan secara bertahap. Perusahaan otomotif asal Jepang itu meyakini bahwa sampai dengan tahun 2040 semua modelnya sudah nol emisi sesuai dengan impian pemerintah pada tahun 2060 mendatang.

baca juga

HPM juga mengimbangi tren di Indonesia dan juga global dengan meluncurkan berbagai model yang mengusung teknologi hybrid.

"Kalau Indonesia, kita lihat masih perlu jembatan menggunakan hybrid dulu. Tapi, kita ke arah baterai," tutup Yusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Nilai Mobil Hybrid Perlu Lebih Disosialisasikan di Indonesia

Honda Nilai Mobil Hybrid Perlu Lebih Disosialisasikan di Indonesia

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:31 WIB

Wuling Goda Pengunjung BCA Expoversary dengan Jajaran Produk Mobil Listrik

Wuling Goda Pengunjung BCA Expoversary dengan Jajaran Produk Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:03 WIB

Honda Jual 1.297 Unit Mobil di IIMS 2024, WR-V Jadi Bintang

Honda Jual 1.297 Unit Mobil di IIMS 2024, WR-V Jadi Bintang

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 17:07 WIB

Apple Batal Bikin Mobil Listri, yang Heboh Malah Pabrikan China, Kenapa?

Apple Batal Bikin Mobil Listri, yang Heboh Malah Pabrikan China, Kenapa?

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 16:24 WIB

Totalitas tanpa Batas! BYD Rilis Supercar yang Mampu Melesat Hingga 309 Km/Jam

Totalitas tanpa Batas! BYD Rilis Supercar yang Mampu Melesat Hingga 309 Km/Jam

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 15:32 WIB

Terkini

Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!

Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan

Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru

Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia

Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:35 WIB

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Surakarta | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

×