Memahami Makna Marka Jalan Kuning dan Putih, Apa Sih Bedanya?

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 29 Maret 2024 | 15:28 WIB
Memahami Makna Marka Jalan Kuning dan Putih, Apa Sih Bedanya?
Ilustrasi marka jalan, diambil di wilayah New York, Amerika Serikat [Envato Elements/Christopher_Boswell].

Suara.com - Marka jalan, meskipun terlihat sepele, sebenarnya memiliki peran yang sangat penting dalam keselamatan berkendara. Namun, seringkali diabaikan oleh banyak pengendara, baik pengguna mobil atau motor.

Salah satu hal yang sering menimbulkan kebingungan adalah perbedaan antara marka jalan berwarna kuning dan putih.

Padahal, pemahaman tentang kedua marka ini dapat membantu meningkatkan keselamatan di jalan raya. Begini maknanya menurut hasil rangkuman dari berbagai sumber:

Arti Marka Jalan Kuning

Marka jalan berwarna kuning jarang ditemui di jalanan Indonesia, tetapi justru memiliki makna yang sangat penting. Warna kuning pada marka jalan menandakan jalan nasional, yang berarti jalur yang digunakan untuk perjalanan antarkota atau antarprovinsi.

Sejumlah pekerja menyelesaikan pengecatan marka jalan di jalur pantura Widasari, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2022). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/wsj]
Sejumlah pekerja menyelesaikan pengecatan marka jalan di jalur pantura Widasari, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2022). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/wsj]

Perbedaan Marka Jalan Kuning:

  • Garis Kuning Tanpa Putus: Jarang ditemukan di Indonesia, garis kuning tanpa putus menandakan bahwa pengendara diizinkan untuk menyalip kendaraan yang berada di jalur sebelahnya, tetapi tidak boleh keluar dari jalur kuning tersebut.
  • Garis Kuning Putus-Putus di Sisi Tepi Jalan: Garis kuning putus di sisi tepi jalan menunjukkan bahwa pengendara boleh mendahului kendaraan dari sisi tepi jalan. Namun, tetap harus memperhatikan keamanan dan kondisi jalan serta pengendara lainnya.
  • Dua Garis Kuning Tanpa Putus: Ditemui di jalur utama lintas kota, dua garis kuning tanpa putus menandakan bahwa pengendara dilarang untuk menyalip kendaraan di depannya.

Arti Marka Jalan Putih

Marka jalan berwarna putih biasanya digunakan di jalan-jalan selain jalan nasional, seperti jalan provinsi atau kabupaten.

Kendaraan meintas di bawah marka jalan elektronik di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (7/8). [suara.com/Oke Atmaja]
Kendaraan meintas di bawah marka jalan elektronik di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (7/8). [suara.com/Oke Atmaja]

Perbedaan Marka Jalan Putih:

baca juga
  • Garis Putih Tanpa Putus: Garis putih tanpa putus biasanya ditemukan di jembatan, di tengah jalan, atau di tikungan. Garis ini menunjukkan bahwa pengendara tidak boleh mendahului kendaraan lain dan harus tetap berada di jalurnya.
  • Garis Putih Putus: Garis putih yang putus-putus memperbolehkan pengendara untuk mendahului atau mengubah lajur, namun tetap harus memperhatikan keamanan dan arah berlawanan.
  • Dua Garis Putih: Seperti halnya dengan garis kuning, dua garis putih tanpa putus menandakan larangan bagi pengendara untuk mendahului kendaraan di depannya.

Mengetahui perbedaan antara marka jalan kuning dan putih sangat penting bagi pengendara, karena hal ini dapat meningkatkan kesadaran dan keselamatan di jalan raya.

Dengan memahami arti marka jalan, diharapkan pengendara dapat berkendara dengan lebih aman dan bertanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Ungkap Inilah Jenis Perawatan Paling Rutin di Mobil Listrik, Setara Ganti Oli

Riset Ungkap Inilah Jenis Perawatan Paling Rutin di Mobil Listrik, Setara Ganti Oli

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 14:41 WIB

Perubahan Sikap Sandra Dewi Sebelum dan Sesudah Menikah Ketika Mobilnya Alami Tabrakan, Bak Bumi dan Langit

Perubahan Sikap Sandra Dewi Sebelum dan Sesudah Menikah Ketika Mobilnya Alami Tabrakan, Bak Bumi dan Langit

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 14:15 WIB

Senyum Memesona Sandra Dewi saat Keluar dari Kendaraan Warna Hitam, Jangan Kaget Lihat Harga Mobilnya

Senyum Memesona Sandra Dewi saat Keluar dari Kendaraan Warna Hitam, Jangan Kaget Lihat Harga Mobilnya

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 13:07 WIB

Honda Tunjuk Pucuk Pimpinan Baru di Indonesia

Honda Tunjuk Pucuk Pimpinan Baru di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 13:30 WIB

Ternyata Ini Komponen Sepeda Motor Yamaha yang Paling Banyak Diganti Sebelum Mudik Lebaran

Ternyata Ini Komponen Sepeda Motor Yamaha yang Paling Banyak Diganti Sebelum Mudik Lebaran

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 10:47 WIB

Harga Mobil Listrik Xiaomi SU7 Tak Lebih Mahal dari Innova Zenix? Daya Tempuh Lebihi Jarak Jogja-Jakarta

Harga Mobil Listrik Xiaomi SU7 Tak Lebih Mahal dari Innova Zenix? Daya Tempuh Lebihi Jarak Jogja-Jakarta

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 09:53 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×