Mudik Aman dan Lancar, Perhatikan Ban Mobil

Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 03 April 2024 | 13:35 WIB
Mudik Aman dan Lancar, Perhatikan Ban Mobil
Ilustrasi cara baca kode ban mobil. (freepik)

Suara.com - Kali ini, perjalanan mudik bukan hanya soal ketahanan menghadapi kemacetan, tapi juga kejelian dalam memastikan kondisi kendaraan prima, terutama ban mobil.

Ban adalah komponen penting dalam kendaraan. Mereka satu-satunya titik kontak antara mobil kesayangan dengan ganasnya aspal jalanan.

Jangan sampai ban kendaraan nanti rewel lantaran tak siap menghadapi tantangan di jalan.

Michelin Indonesia memberikan bocoran rahasia biar ban mobil siap tempur menghadapi segala kondisi cuaca

1. Tekanan Angin Ban: Jangan Asal Kencang

Pernah dengar istilah aquaplanning? Situasi di mana ban kehilangan traksi karena tergenang air?

Nah, ini bisa terjadi jika tekanan angin ban mobil kurang. Sebaliknya, ban yang kelebihan angin malah bikin mobil kurang nyaman dan handling berkurang.

Jadi, pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan mobil (biasanya ada di balik pintu depan, pilar B untuk mobil Jepang, atau di balik cover bensin untuk mobil Eropa).

2. Cek Alur Ban, Jangan Biarkan Kebotakan Menyerang

baca juga

Ban yang aus itu ibarat sepatu usang. Traksi berkurang, kendaraan jadi mudah slip, apalagi kalau jalanan basah.

Periksa secara visual dengan mencocokkan kedalaman alur ban dengan setengah kuku kelingking kalian.

Kalau masih dalam batas aman, selamat! Namun, jangan lupa untuk konsultasi rutin ke bengkel untuk spooring, balancing, dan rotasi ban agar performanya maksimal.

3. Waspada sinar Matahari

Parkir lama di bawah terik matahari bisa bikin ban mobil "keringetan" dan mengalami ozon crack. So, cari tempat teduh yak saat mudik nanti ketika parkir kendaraan.

4. Semir Ban? Pilih yang Tepat. Jangan Asal Kinclong

Ingin tampilan ban kinclong saat mudik? Hindari semir ban berbahan dasar minyak karena bisa bikin ban retak-retak.

Pilihlah semir "water based" yang lebih aman walaupun harganya sedikit lebih mahal.

Kalau mau yang irit, cuci ban dengan sabun saat mencuci mobil juga sudah cukup.

5. Jangan Lupakan Ban Serep

Karena lebih sering nganggur, ban serep butuh perhatian ekstra. Isi tekanan anginnya lebih tinggi dari standar (sekitar 40-50 Psi) dan cek kondisinya setiap 3 bulan. Ingat, ban serep yang prima bisa jadi penyelamat di saat-saat krusial!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Ketupat 2024: TNI Kerahkan 67.955 Personel, Kapal Perang, Helikopter hingga Pesawat Hercules

Operasi Ketupat 2024: TNI Kerahkan 67.955 Personel, Kapal Perang, Helikopter hingga Pesawat Hercules

News | Rabu, 03 April 2024 | 12:54 WIB

Tak Hanya Personel, TNI Kerahkan Kapal Perang dan Helikopter untuk Operasi Ketupat 2024

Tak Hanya Personel, TNI Kerahkan Kapal Perang dan Helikopter untuk Operasi Ketupat 2024

News | Rabu, 03 April 2024 | 12:37 WIB

Biar Mudik Lebaran Aman, Kiai Chalwani Anjurkan Baca Doa Ini

Biar Mudik Lebaran Aman, Kiai Chalwani Anjurkan Baca Doa Ini

Religi | Rabu, 03 April 2024 | 12:32 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×