Geely dan Wuling Marah Bakal Dikenai Tarif Impor Tinggi oleh Eropa, BYD Anteng

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 14 Juni 2024 | 16:47 WIB
Geely dan Wuling Marah Bakal Dikenai Tarif Impor Tinggi oleh Eropa, BYD Anteng
Geely dan Wuling marah besar dikenai tarif impor tinggi oleh Eropa. [Geely via ANTARA].

Suara.com - Geely dan SAIC-GM-Wuling Automobile, dua raksasa otomotif China, geram setelah terancam terkena tarif impor tinggi di Eropa. Kedua perusahaan mengatakan tarif impor tinggi untuk produknya di Eropa tidak adil dan bahkan mengancam akan melakukan perhitungan dengan perusahaan Eropa di Tiongkok.

Sebelumnya Uni Eropa, berdasarkan penyelidikan sejak tahun 2023 lalu, memvonis produsen mobil listrik China menerima subsidi besar dari Beijing sehingga bisa menjual mobil dengan harga lebih murah. Alhasil, merek-merek Eropa sukar bersaing dengan mobil-mobil China.

Karenanya Uni Eropa menetapkan tarif impor tinggi untuk tiga merek China, Geely, Wuling dan BYD. Wuling akan dikenai tarif 38,1 persen, Geely dikenai 20 persen dan BYD 17,4 persen. Sementara beberapa merek lain dikenai tarif impor 21 persen.

Geely, seperti dilansir dari media Tiongkok Global Times, Kamis (14/6/2024) mengatakan kebijakan Uni Eropa itu justru akan merugikan perusahaan-perusahaan Eropa sendiri dan merusak hubungan datang dengan China.

"Geely mendukung perdagangan bebas, persaingan yang adil, dan patuh dengan aturan internasional. Selama 20 tahun Geely sudah berinvestasi banyak di Eropa, meningkatkan inovasi dan menciptakan ribuan lapangan kerja," tegas Geely, yang juga menguasai merek mobil Volvo.

Sementara Wuling mengaku kecewa dikenai tarif impor paling tinggi. Perusahaan mengatakan Eropa melanggar prinsip-prinsip pasar serta merusak rantai pasok industri otomotif global.

Wuling membantah menerima subsidi dari pemerintah China dan mengatakan akan membangun pabrik serta fasilitas riset di Eropa, seiring dengan meningkatnya penjualan mereka di Benua Biru.

Ada pun BYD, yang dikenai tarif paling kecil, tak berkomentar banyak. Sejumlah analis mengatakan tarif yang dikenakan Eropa tak akan banyak berpengaruh pada raja mobil listrik dunia itu.

Tetapi pemerintah China juga berang. Uni Eropa dituding melanggar aturan organisasi perdagangan dunia atau WTO. Eropa juga dituding menerapkan kebijakan proteksionisme, meski selama bertahun-tahun selalu mempromosikan perdagangan bebas.

"China berhak untuk menggugat Uni Eropa di WTO dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi perusahaan-perusahaan lokal," tegas Ye Hadong, juru bicara Kementerian Perdagangan China.

Di saat yang sama merek-merek mobil Eropa seperti BMW, Mercedes-Benz dan Volkswagen juga memprotes kebijakan Uni Eropa. Mereka mengatakan kebijakan itu tidak adil dan melanggar prinspip perdagangan bebas dan hanya akan merusak daya saing industri otomotif Eropa.

Perusahaan otomotif Eropa wajar gentar. China merupakan salah satu pasar terbesar mobil-mobil Eropa. Sebanyak 32 persen penjualan mobil BMW di Januari - Maret 2024 berasal dari China. Sementara 30 persen pasar Mercedes-Benz dan Volkswagen di periode yang sama juga berasal dari China.

Selain itu, pemerintah China juga sudah memberi sinyal akan membalas dengan mengenakan tarif impor tinggi untuk produk-produk andalan Eropa, seperti wine dan produk berbasis susu yang menjadi andalan Prancis di Tiongkok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apes Nasib BYD, Jadi Sponsor Euro 2024 Tapi Dipersulit Jualan Mobil di Eropa

Apes Nasib BYD, Jadi Sponsor Euro 2024 Tapi Dipersulit Jualan Mobil di Eropa

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 22:01 WIB

Giliran Turki Pasang Tarif Tinggi, Invasi Mobil Listrik China Terganjal?

Giliran Turki Pasang Tarif Tinggi, Invasi Mobil Listrik China Terganjal?

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 17:10 WIB

Digempur Mobil China, Suzuki Tutup Pabrik di Thailand

Digempur Mobil China, Suzuki Tutup Pabrik di Thailand

Otomotif | Jum'at, 07 Juni 2024 | 18:35 WIB

Terkini

Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal

Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:40 WIB

Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?

Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 05:50 WIB

NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 19:20 WIB

Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync

Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:50 WIB

Dominasi Pebalap Belia Binaan AHM di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026

Dominasi Pebalap Belia Binaan AHM di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:35 WIB

Terpopuler: Solar Non Subsidi Meroket Bikin Mobil Diesel Tak Dilirik, Motor Irit Kini Makin Menarik

Terpopuler: Solar Non Subsidi Meroket Bikin Mobil Diesel Tak Dilirik, Motor Irit Kini Makin Menarik

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan

Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Laris di China dan Bersiap ke Indonesia, Ini Fitur Mobil Listrik Murah Chery QQ3

Laris di China dan Bersiap ke Indonesia, Ini Fitur Mobil Listrik Murah Chery QQ3

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 17:29 WIB

Gaya Hidup Keren Ala Yamaha Youth Community Ajak Remaja Sadar Keselamatan Jalan

Gaya Hidup Keren Ala Yamaha Youth Community Ajak Remaja Sadar Keselamatan Jalan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 17:05 WIB