Tak Jadi ke China, Volvo 'Terpaksa' Pindahkan Produksi Mobil Listrik ke Belgia

Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:35 WIB
Tak Jadi ke China, Volvo 'Terpaksa' Pindahkan Produksi Mobil Listrik ke Belgia
Logo Volvo. [Shutterstock]

Suara.com - Volvo, pabrikan otomotif asal Swedia, baru saja mengumumkan keputusan strategis untuk memindahkan produksi mobil listriknya dari China ke Belgia. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kenaikan tarif impor mobil listrik yang diberlakukan oleh Uni Eropa terhadap produk China.

Dilansir dari IndiaTimes, Uni Eropa baru-baru ini memberlakukan tarif impor baru yang signifikan untuk produk-produk dari China, termasuk mobil listrik. Tarif impor mobil listrik naik menjadi 100 persen, empat kali lipat dari tarif sebelumnya sebesar 25 persen.

Kenaikan tarif ini bertujuan untuk melindungi industri manufaktur Uni Eropa dan meningkatkan kesadaran terhadap praktik bisnis tidak adil yang dilakukan oleh China.

Dihadapkan dengan situasi ini, Volvo dihadapkan pada dua pilihan: menghentikan penjualan mobil listrik buatan China di Eropa atau mencari solusi alternatif untuk menghindari tarif impor yang tinggi.

Awalnya, Volvo mempertimbangkan untuk menghentikan penjualan mobil listrik buatan China di Eropa. Namun, perusahaan ini kemudian memutuskan untuk memindahkan produksi mobil listriknya ke Belgia. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan beberapa faktor, di antaranya:

  • Menghemat biaya produksi: Dengan memindahkan produksi ke Belgia, Volvo dapat menghindari tarif impor yang tinggi dan menghemat biaya produksi.
  • Meningkatkan keuntungan: Menghemat biaya produksi memungkinkan Volvo untuk meningkatkan keuntungannya dari penjualan mobil listrik di Eropa.
  • Meningkatkan kualitas produksi: Volvo yakin bahwa dengan memindahkan produksi ke Belgia, kualitas produksi mobil listriknya akan terjamin.
  • Mengurangi biaya logistik: Lokasi produksi yang lebih strategis di Belgia diharapkan dapat membantu Volvo dalam mengurangi biaya logistik dan meningkatkan efisiensi distribusi.
  • Mengembangkan pasar di Eropa: Dengan lokasi produksi yang lebih dekat dengan pasar Eropa, Volvo diharapkan dapat lebih mudah dalam mengembangkan pasarnya di benua tersebut.

Keputusan Volvo untuk memindahkan produksi mobil listriknya ke Belgia merupakan langkah strategis yang diambil untuk mengatasi tantangan tarif impor dan memperkuat posisinya di pasar Eropa. Dengan langkah ini, Volvo diharapkan dapat tetap kompetitif dan terus menghadirkan mobil listrik berkualitas tinggi bagi konsumen di Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Siapkan Mobil Listrik Baru di GIIAS 2024, Konsumen Masih Keluhkan Belum Dapat Unit

BYD Siapkan Mobil Listrik Baru di GIIAS 2024, Konsumen Masih Keluhkan Belum Dapat Unit

Otomotif | Jum'at, 14 Juni 2024 | 12:28 WIB

4 Perusahaan EV Jadikan Indonesia Hub Produksi Mobil Listrik Proyeksi Ekspor

4 Perusahaan EV Jadikan Indonesia Hub Produksi Mobil Listrik Proyeksi Ekspor

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 10:30 WIB

Kenaikan Tarif Pilih Kasih: Tak Semua Mobil Listrik China Kena Kenaikan Biaya Impor yang Sama

Kenaikan Tarif Pilih Kasih: Tak Semua Mobil Listrik China Kena Kenaikan Biaya Impor yang Sama

Otomotif | Kamis, 13 Juni 2024 | 19:09 WIB

Terkini

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:15 WIB

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:05 WIB

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:02 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:25 WIB

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:05 WIB

×