Waspada! Kemunculan Airbag Mobil Palsu Mengancam Keselamatan

Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 29 Juni 2024 | 11:43 WIB
Waspada! Kemunculan Airbag Mobil Palsu Mengancam Keselamatan
Ilustrasi 'airbag' pada mobil. [Shutterstock/Thieury]

Suara.com - Kantung udara atau airbag merupakan salah satu fitur keselamatan penting yang kini menjadi standar di banyak mobil. Fungsinya adalah melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan.

Namun, di balik fungsinya yang vital, terdapat bahaya tersembunyi yang perlu diwaspadai, yaitu kehadiran airbag palsu. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus airbag palsu kian marak dan telah menelan korban jiwa.

Bahaya Airbag Palsu

Airbag palsu sangat sulit dibedakan dengan produk asli, tetapi risikonya sangat tinggi. Menurut laporan terbaru, dalam setahun terakhir, tercatat lima kasus kematian atau luka parah akibat airbag palsu. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat airbag palsu ini biasanya tidak melalui uji keselamatan yang ketat seperti produk asli.

Fitur Toyota Yaris yakni 7 titik SRS Airbag (Youtube)
Fitur Toyota Yaris yakni 7 titik SRS Airbag (Youtube)

Sumber Airbag Palsu

Dilansir dari Carscoops, Dewan Anti-Pemalsuan Otomotif, yang terdiri dari General Motors, Ford Motor, dan Volkswagen, menyatakan bahwa angka kasus airbag palsu menunjukkan kemungkinan besar terdapat lebih banyak airbag palsu yang beredar.

Airbag palsu ini biasanya dijual dengan harga 75 persen lebih murah dibandingkan airbag asli dan banyak dipasang oleh bengkel umum yang tidak menyadari keasliannya.

Beberapa komponen airbag palsu dilacak berasal dari China dan Amerika Serikat, dan sering kali menggunakan komponen dari mobil bekas.

Upaya Pencegahan

baca juga

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah perlu diambil. Para diler mobil harus waspada saat melakukan kampanye penarikan kembali untuk menghindari pemasangan produk palsu. Selain itu, eBay, Amazon, dan Alibaba telah melarang penjualan airbag di platform mereka setelah permintaan dari para pembuat mobil.

Kasus Nyata

Kasus terbaru yang memprihatinkan melibatkan seorang ibu dua anak bernama Destiny Byassee, yang tewas saat airbag palsu di Chevrolet Malibu-nya meledak seperti granat dalam kecelakaan ringan. Investigasi mengungkapkan bahwa airbag tersebut berasal dari Jilin, produsen di China yang tidak sah sebagai pemasok suku cadang pengganti. Diduga airbag tersebut dipasang oleh bengkel di Florida tanpa sepengetahuan perusahaan rental dan penjual mobil bekas yang sebelumnya memiliki mobil tersebut.

Kehadiran airbag palsu merupakan ancaman serius bagi keselamatan pengemudi dan penumpang. Penting untuk selalu memastikan keaslian airbag dan hanya mempercayai bengkel resmi dalam pemasangan komponen keselamatan ini. Dengan kesadaran dan kewaspadaan, kita dapat menghindari risiko berbahaya dari airbag palsu dan menjaga keselamatan di jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Mobil Listrik Suzuki Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Andalkan Platform Milik Toyota

Calon Mobil Listrik Suzuki Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Andalkan Platform Milik Toyota

Otomotif | Jum'at, 28 Juni 2024 | 18:35 WIB

Sopir Ambulans di Sampit yang Dihalang Rombongan Jokowi Mendadak Minta Maaf

Sopir Ambulans di Sampit yang Dihalang Rombongan Jokowi Mendadak Minta Maaf

Video | Jum'at, 28 Juni 2024 | 16:00 WIB

5 Cara Mengidentifikasi Pesan Palsu di WhatsApp

5 Cara Mengidentifikasi Pesan Palsu di WhatsApp

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2024 | 16:02 WIB

Terkini

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:05 WIB

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:02 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:25 WIB

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:05 WIB

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:35 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

×