Pemerintahan Prabowo Ngaku Maung Gunakan Basis Mobil Korea, Potret Ini Jadi Bukti Nyata?

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:15 WIB
Pemerintahan Prabowo Ngaku Maung Gunakan Basis Mobil Korea, Potret Ini Jadi Bukti Nyata?
Bangkai mobil yang diduga mobil Korea terparkir di halaman luas (X)

Suara.com - Kehadiran Maung Garuda MV3 sebagai mobil Kepresidenan RI membuat heboh publik. Pasalnya, mobil yang diklaim karya anak bangsa ini memiliki sejumlah fitur yang tak kalah hebat dari pabrikan Jepang dan Eropa.

Tetapi tak sedikit publik yang mempertanyakan apakah Maung Garuda ini benar-benar menggunakan bahan lokal. Ada juga yang menyebut kalau Maung ini menggunakan basis dari mobil Korea Selatan.

Pihak pemerintahan Prabowo akhirnya buka suara terkait isu yang beredar tersebut. Melalui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Anto Mukti Putranto, Maung dibangun dari basis mobil Korea Selatan SsangYong dan Mercedes-Benz asal Jerman.

"Yang 30 persen itu dari Korea, Mercy (Mercedes-Benz), SsangYong, kerangka dasar, mesin, sama kerangka," jelas Anto.

Lalu beredar potret dimana deretan bangkai mobil yang diduga SsangYong terparkir di halaman luas. Apakah ini menjadi bukti kuat jika Maung menggunakan basis mobil Korea?

Bangkai mobil yang diduga mobil Korea terparkir di halaman luas (X)
Bangkai mobil yang diduga mobil Korea terparkir di halaman luas (X)

Potret bangkai mobil ini pertama kali diunggah oleh akun X Robe1807. Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan deretan bangkai mobil yang bentuknya tak utuh terparkir di halaman luas.

Dalam captionnya, ia menyebut jika Maung menggunakan sasis bangkai mobil ini.

"Body dari Ssangyong Rexton Dcab yang dijadikan basis dari Maung V3 dan Garuda oleh @pindad, diketahui lokasinya berada di Bandung." tulis caption dari unggahan tersebut.

Sang pengunggah pun menyayangkan kalau Pindad terlalu overclaim dengan menyebut karya anak bangsa.

baca juga

"Bangga boleh kok, cuman ya tetep aja kurang suka dengan overclaim dari pindad nya yang bilang "karya anak bangsa"" tutupnya.

Meski kini pemerintahan Prabowo akhirnya mengaku kalau menggunakan basis mobil Korea, kini produksi Maung akan terus berlanjut.

Nantinya Maung akan menjadi kendaraan dinas untuk para menteri di pemerintahan Prabowo Subianto. Rencananya Februari tahun depan akan didistribusikan ke para menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi dan Pencapaian: Dua Sisi Mata Uang Kepemimpinan Jokowi

Kontroversi dan Pencapaian: Dua Sisi Mata Uang Kepemimpinan Jokowi

Your Say | Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:54 WIB

Segera Diproduksi 5000 Unit, Maung Buatan Pindad Punya TKDN 70 Persen

Segera Diproduksi 5000 Unit, Maung Buatan Pindad Punya TKDN 70 Persen

Otomotif | Kamis, 31 Oktober 2024 | 06:05 WIB

Prabowo Wajibkan Menteri Pakai Maung, MUI: Sejalan Rekomendasi Ijtima Ulama

Prabowo Wajibkan Menteri Pakai Maung, MUI: Sejalan Rekomendasi Ijtima Ulama

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 23:55 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×