Dampak Buruk Gonta-ganti Oli Motor Sembarangan, Begini Efeknya

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Jum'at, 29 November 2024 | 20:30 WIB
Dampak Buruk Gonta-ganti Oli Motor Sembarangan, Begini Efeknya
Oli motor matic berbeda dengan motor manual. Motor matic menggunakan kopling kering. [Antara]

Suara.com - Mengganti oli motor sembarangan bisa berdampak buruk pada mesin dan keseluruhan performa kendaraan.

Pemilihan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat mempercepat keausan komponen, meningkatkan risiko kerusakan, dan mengurangi efisiensi bahan bakar.

Berikut adalah beberapa dampak negatif yang perlu Anda ketahui.

Ilustrasi ganti oli motor. (Suzuki Indonesia)
Ilustrasi ganti oli motor. (Suzuki Indonesia)

1. Mesin Cepat Aus

Menggunakan oli yang tidak sesuai dapat mempercepat proses keausan pada mesin. Komponen seperti silinder dan piston akan lebih cepat mengalami keausan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan serius dan biaya perbaikan yang tinggi.

2. Mesin Cepat Panas

Oli dengan kekentalan yang tidak cocok tidak dapat menyerap dan mendistribusikan panas dengan baik, sehingga mesin menjadi lebih mudah panas. Suhu yang tinggi ini tidak hanya mengurangi performa mesin tetapi juga dapat merusak komponen penting.

3. Performa Mesin Menurun

Menggunakan oli campuran antara yang baru dan yang lama dapat menyebabkan pembentukan kerak yang mengganggu pelumasan optimal. Akibatnya, tarikan motor menjadi berat dan performa mesin menurun drastis.

Baca Juga: Honda Luncurkan Activa e dan QC1, Begini Spesifikasinya

4. Kinerja Mesin Terhambat

Kelebihan oli dalam mesin dapat menghalangi ruang gerak komponen mesin, menyebabkan kinerja mesin tidak optimal dan motor menjadi kurang responsif. Selalu ikuti rekomendasi kapasitas oli dari pabrikan untuk menghindari masalah ini.

5. Motor Boros Bahan Bakar

Mesin yang cepat panas akibat oli yang tidak sesuai akan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Hal ini membuat pengeluaran untuk bahan bakar menjadi lebih tinggi dan mengurangi efisiensi bahan bakar kendaraan Anda.

6. Selip pada Kopling

Menggunakan oli matic untuk mesin dengan kopling basah bisa menyebabkan selip pada kopling, yang dapat mempengaruhi kinerja kendaraan dan menjadi sangat berbahaya dalam situasi darurat.

7. Usia Mesin Memendek

Oli yang tidak dapat melumasi mesin dengan baik membuat mesin bekerja lebih keras dan memperpendek umur pakainya. Kerusakan bisa terjadi lebih cepat dan membutuhkan perawatan lebih sering, yang akan menguras dompet Anda.

8. Motor Mati Mendadak

Oli yang terlalu kering mengganggu distribusi di dalam mesin, membuat ring piston mengering dan menyebabkan mesin mati mendadak meskipun bahan bakar masih ada. Situasi ini bisa sangat berbahaya saat berkendara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI