Suara.com - MG, merek otomotif di bawah naungan SAIC, siap memperluas sayapnya dengan mulai membangun kendaraan di Mesir pada kuartal kedua 2026.
Langkah strategis ini menjadi bagian penting dari ekspansi global MG yang sedang berlangsung. Pabrik ini akan mendekatkan MG ke pasar Eropa dan Afrika, sekaligus mengurangi ketergantungan pada manufaktur di Tiongkok, tempat semua kendaraan MG saat ini diproduksi.
Dikutip dari Carscoops, di pekan terakhir 2024, SAIC menandatangani kesepakatan dengan Al Mansour Automotive Group dari Mesir, dengan komitmen investasi sebesar 135 juta dolar AS di negara tersebut.
Pabrik baru ini akan berlokasi di zona industri New October City, yang disebut Mesir sebagai salah satu "kota generasi keempat" terbaru.
Pabrik MG akan mencakup area seluas 126.000 meter persegi dan mampu memproduksi 50.000 kendaraan setiap tahunnya pada fase pertama.

Kapasitas ini nantinya akan ditingkatkan menjadi 100.000 unit. Pabrik ini juga akan dilengkapi dengan body shop seluas 8.000 meter persegi, bengkel cat besar, area perakitan, gudang tertutup, dan bangunan kantor administratif.
Situs ini diperkirakan akan menciptakan hingga 10.000 pekerjaan langsung dan tidak langsung.
Menurut Car News China, model facelift MG5 akan menjadi model pertama yang diproduksi di pabrik ini. Diperkenalkan pada bulan Agustus, MG5 terbaru memiliki fascia depan dan belakang yang diperbarui serta ukurannya sedikit lebih besar dari pendahulunya.
Banyak perubahan juga dilakukan pada interior, termasuk pemasangan sepasang layar 12,3 inci. Beberapa SUV dan kendaraan energi baru lainnya akan diproduksi di pabrik ini kemudian.

MG sangat bersemangat untuk menjangkau pasar baru, dan pabrik di Mesir ini bisa membantu mereka mencapai tujuan tersebut.
Selama 18 bulan terakhir, rumor beredar tentang rencana MG untuk mendirikan pabrik khusus kendaraan listrik di Eropa.
Merek ini mempertimbangkan untuk membangun pabrik di Spanyol, Hungaria, atau Republik Ceko, namun opsi pertama diyakini menjadi pilihan utama.
Membangun kendaraan listrik di Spanyol akan membantu MG menghindari tarif baru pada kendaraan listrik buatan Tiongkok yang diimpor dan dijual di seluruh Eropa.