Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 07 Mei 2026 | 19:35 WIB
Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat
Suzuki Jimny. [Global Suzuki].
baca 10 detik
  • Suzuki Jimny versi listrik sedang menjalani uji coba medan bersalju menggunakan kamuflase untuk memastikan ketangguhan sistem penggerak empat rodanya.
  • Desain eksterior Jimny listrik menampilkan fasia depan dengan kisi-kisi tertutup serta lampu utama yang lebih ramping dan modern.
  • Pengembangan ini merupakan strategi Suzuki menghadapi regulasi emisi ketat di pasar global agar model ikonik tersebut tetap eksis.

Suara.com - Kabar kehadiran Suzuki Jimny versi listrik speerinya bukan lagi sekadar rumor belaka. Baru - baru ini mobil ikonik dari Suzuki tersebut diduga tengah melakukan pengujian berat di medan bersalju dengan balutan stiker kamuflase.

Melansir IndiaToday, momen ini menjadi bukti kuat bahwa proyek Suzuki Jimny EV telah memasuki tahap pengembangan serius.

Dalam pengujian tersebut, kendaraan ini dipaksa melewati lingkungan dengan traksi rendah guna memastikan kemampuan penggerak empat rodanya tetap tangguh untuk kebutuhan off-road.

Meski seluruh bodinya disamarkan, siluet khas Jimny yang mengotak dengan kaca depan tegak masih terlihat sangat jelas.

Perubahan mencolok tampak pada bagian fascia depan. Kisi-kisi radiator terlihat lebih tertutup yang merupakan ciri khas mobil listrik karena tidak membutuhkan pendinginan sebesar mesin konvensional. Lampu depan juga tampil dengan desain horizontal yang lebih ramping dan modern.

Langkah ini tergolong mengejutkan mengingat pernyataan Presiden Toshihiro Suzuki pada akhir 2024 lalu. Saat itu ia sempat meragukan kehadiran Jimny versi listrik karena khawatir bobot baterai akan merusak kelincahan mobil ini. 

"Penggunaan baterai berukuran besar berpotensi menghilangkan karakter utama Suzuki Jimny sebagai SUV off-road yang ringan dan lincah," kata Toshihiro.

Namun dinamika pasar global tampaknya mengubah arah strategi perusahaan asal Jepang ini. Sejak pertengahan 2025, Suzuki Jimny dilaporkan mulai menghilang dari pasar Eropa akibat regulasi emisi yang semakin ketat. 

Kehadiran versi listrik menjadi solusi logis agar mobil legendaris ini tetap bisa melaju di berbagai belahan dunia termasuk memenuhi ekspektasi konsumen di kota besar Indonesia. 

baca juga

Hingga saat ini Suzuki memang belum memberikan pernyataan resmi mengenai spesifikasi teknis secara mendalam. Meski demikian kehadiran prototipe Suzuki Jimny EV mengindikasikan bahwa versi produksi massal kemungkinan besar akan segera diperkenalkan ke publik dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:54 WIB

7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:27 WIB

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Perawatan Tidak Ribet, Harga Mirip: Mending Suzuki Nex, Nex Cross atau Address untuk Mahasiswa?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

×