Tahun Baru, Kendaraan Prima: Tips Perawatan Rutin untuk Mobil Kesayangan

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 16 Januari 2025 | 07:50 WIB
Tahun Baru, Kendaraan Prima: Tips Perawatan Rutin untuk Mobil Kesayangan
Ilustrasi servis mobil. (Pexels/cottonbro)

Suara.com - Awal tahun sering dimanfaatkan untuk memulai kebiasaan baru yang lebih baik, termasuk dalam merawat kendaraan Anda. Perawatan rutin bukan hanya tentang menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga langkah cerdas untuk menghemat biaya operasional, memperpanjang usia mobil, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales, perawatan kendaraan adalah investasi jangka panjang:

"Ini bukan hanya soal menjaga mesin, tetapi juga keselamatan berkendara dan efisiensi bahan bakar," katanya dikutip dari ANTARA pada Kamis (16/1/2024). 

Berikut panduan perawatan yang wajib diperhatikan:

1. Oli Mesin & Filter Oli

Ilustrasi ganti oli mobil. [Pertamina Lubricants]
Ilustrasi ganti oli mobil. [Pertamina Lubricants]

Ganti oli mesin secara berkala, setiap 10.000 km atau enam bulan. Langkah ini menjaga pelumasan optimal dan menghindari keausan komponen mesin.

2. Busi

Ilustrasi busi mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi busi mobil. [Shutterstock]

Pastikan busi bersih dan berfungsi baik untuk pembakaran optimal. Periksa setiap 20.000 km, dan ganti jika diperlukan untuk menghemat bahan bakar.

3. Radiator Coolant

baca juga
Warganet membersihkan radiator mobil dengan minuman ringan.(Facebook/Yova Yhm Simoncelli)
Warganet membersihkan radiator mobil dengan minuman ringan.(Facebook/Yova Yhm Simoncelli)

Cairan pendingin mencegah mesin overheat. Periksa setiap tiga bulan, dan ganti setiap 40.000 km atau dua tahun sekali, terutama jika sering berkendara di kondisi ekstrem.

4. Filter Udara

Filter udara yang kotor [Envato Elements/joebelanger].
Filter udara yang kotor [Envato Elements/joebelanger].

Ganti filter udara setiap 20.000–40.000 km, terutama di daerah berpolusi tinggi. Filter yang bersih mendukung pembakaran efisien dan menjaga performa mesin.

5. Cairan Rem

Ilustrasi mengisi minyak rem (Shutterstock).
Ilustrasi mengisi minyak rem (Shutterstock).

Periksa volume dan kualitas cairan rem setiap tiga bulan, serta ganti setiap 40.000 km. Sistem pengereman yang optimal penting untuk keselamatan berkendara.

Dengan jadwal perawatan yang tepat, mobil Anda tidak hanya nyaman dan aman dikendarai, tetapi juga lebih efisien dan tahan lama. Tahun baru, kendaraan prima!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Buka-bukaan Kenapa Tak Kunjung Jualan Mobil Listrik di Indonesia

Xiaomi Buka-bukaan Kenapa Tak Kunjung Jualan Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 15 Januari 2025 | 23:48 WIB

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Dipastikan Masuk Indonesia!

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Dipastikan Masuk Indonesia!

Otomotif | Rabu, 15 Januari 2025 | 22:25 WIB

Ini Aturan Hukum Penggunaan Mobil Dinas, Benarkah Raffi Ahmad Melakukan Pelanggaran?

Ini Aturan Hukum Penggunaan Mobil Dinas, Benarkah Raffi Ahmad Melakukan Pelanggaran?

Entertainment | Rabu, 15 Januari 2025 | 22:00 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×