Skandal Kementerian: Ketika Pejabat Diduga Memanfaatkan Sopir Kantor untuk Urusan Pribadi

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 03 Februari 2025 | 17:09 WIB
Skandal Kementerian: Ketika Pejabat Diduga Memanfaatkan Sopir Kantor untuk Urusan Pribadi
Ilustrasi sopir taksi online (Pexels/Jackson David)

Suara.com - Skandal heboh yang melibatkan salah satu pejabat di kementerian. Pejabat tersebut menggunakan sopir dari kementerian untuk urusan pribadi.

Dilansir dari ABC News, pejabat di Kementerian Transportasi negara bagian New South Wales (NSW), Australia bernama Haylen nekat 'meminjam' sopir kementerian untuk acara pribadi.

Pada penghujung Januari 2025, saat kebanyakan warga Australia masih menikmati liburan panjang, sopir kementerian justru harus 'bekerja' 13 jam. Tugasnya?

Menjemput Sang Menteri dari peristirahatan mewahnya di Caves Beach, lalu mengantarnya bersama lima sobat untuk bersantap di restoran bergengsi Brokenwood Wines.

"Perjalanan dinas selama hari kerja," begitu tercatat di dokumen resmi. Namun siapa sangka, 'perjalanan dinas' ini ternyata lebih mirip tur kuliner mewah yang membuat kantong pembayar pajak meringis.

Dari pukul 8 pagi hingga hampir 9 malam, van Kia berkapasitas delapan penumpang itu menjadi taksi pribadi para pejabat yang sedang bersantai.

"Saya khilaf," aku Haylen dengan nada menyesal saat badai kritik menerjang. Meski aturan memperbolehkan, tapi nurani publik berkata lain.

Bahkan Perdana Menteri Chris Minns pun angkat bicara, menyebut tindakan ini "jelas tidak dapat diterima" - sebuah tamparan diplomatik yang cukup keras untuk seorang menteri.

Mark Speakman dari kubu oposisi tak mau ketinggalan mencuri momentum. Dengan tajam ia menyebut insiden ini sebagai "penghinaan terhadap pembayar pajak".

baca juga

Tuntutan pengunduran diri pun bergema, tidak hanya untuk Haylen tapi juga untuk Rose Jackson, menteri lain yang ikut dalam 'piknik mewah' tersebut.

Menteri Transportasi negara bagian New South Wales (NSW) di Australia, Jo Haylen (Instagram)
Menteri Transportasi negara bagian New South Wales (NSW) di Australia, Jo Haylen (Instagram)

Menariknya, di tengah kecaman publik, Haylen masih sempat memuji sopirnya sebagai "orang yang sangat baik dan sangat profesional".

Sebuah pujian yang mungkin tak sebanding dengan 13 jam waktu yang terbuang untuk mengantar jemput para pejabat yang sedang bersantai.

Kisah ini menjadi pengingat pahit bahwa jabatan publik bukanlah tiket untuk berfoya-foya dengan uang rakyat.

Meski Haylen bersikeras bertahan di kursinya, setidaknya insiden ini telah memaksa pemerintah NSW meninjau ulang aturan penggunaan fasilitas negara. Siapa sangka, sepiring makan siang bisa memicu reformasi kebijakan?

Sementara itu, para pembayar pajak NSW mungkin sedang berpikir: berapa banyak 'perjalanan dinas' serupa yang lolos dari pengawasan publik?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip 2 Mobil Menteri Agus Andrianto yang Pecat Semua Pejabat Imigrasi Soetta Usai Pungli WNA China

Mengintip 2 Mobil Menteri Agus Andrianto yang Pecat Semua Pejabat Imigrasi Soetta Usai Pungli WNA China

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 07:05 WIB

Truk Tanpa Sopir Berbobot 40 Ton: Mungkinkah Aman di Jalanan?

Truk Tanpa Sopir Berbobot 40 Ton: Mungkinkah Aman di Jalanan?

Video | Senin, 03 Februari 2025 | 09:00 WIB

Kekayaan Agus Andrianto di LHKPN, Menteri yang Berani Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta usai Kasus Pungli WNA China

Kekayaan Agus Andrianto di LHKPN, Menteri yang Berani Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta usai Kasus Pungli WNA China

Lifestyle | Minggu, 02 Februari 2025 | 11:49 WIB

Terkini

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:00 WIB

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:55 WIB

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:49 WIB

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:45 WIB

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:42 WIB

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:41 WIB

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

×