Ketergantungan pada FSD, Pengemudi Tesla Sadari Risiko Menurunnya Kesadaran Berkendara

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 05 Februari 2025 | 09:41 WIB
Ketergantungan pada FSD, Pengemudi Tesla Sadari Risiko Menurunnya Kesadaran Berkendara
Ilustrasi mobil Tesla. (Unsplash/Vlad Tchompalov)

Suara.com - Seorang pemilik Tesla mengungkap fakta mengejutkan tentang kebiasaannya dalam mengemudi setelah hampir selalu menggunakan fitur Full-Self Driving (FSD) pada mobilnya.

Dilansir dari UNILAD, teknologi mobil tanpa pengemudi yang dulu hanya muncul di film fiksi ilmiah kini telah menjadi kenyataan. Tesla pertama kali menguji fitur FSD pada kelompok kecil pengemudi di AS pada Oktober 2020 dan mulai tersedia lebih luas di Amerika Utara sejak November 2022.

Hingga Januari 2024, perusahaan Elon Musk mengklaim bahwa penggunanya telah menempuh tiga miliar mil dengan FSD (Supervised).

Dampak Ketergantungan pada FSD

Dalam sebuah unggahan di forum Reddit R/TeslaLounge, seorang pengemudi mengakui bahwa setelah terbiasa mengandalkan FSD, ia merasa kesadarannya saat mengemudi manual jauh lebih terbatas dibanding sebelumnya.

"Saat saya mengambil alih kemudi secara manual, saya baru menyadari betapa terbatasnya kesadaran saya terhadap kondisi sekitar. Saya merasa rentan dengan cara yang sebelumnya tidak pernah saya sadari," tulisnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi lalu lintas yang penuh ketidakpastian semakin terasa setelah menyadari bahwa setiap pengemudi memiliki emosi dan energi yang berbeda-beda saat berada di jalan.

Namun, menurutnya, jika semua mobil di jalan menggunakan FSD secara bersamaan, maka akan tercipta harmoni total di jalan raya tanpa pengaruh pengemudi yang mabuk, kelelahan, stres, atau kurang berpengalaman.

Tesla Model S Plaid dengan setir model pesawat terbang [MotorTrend].
Ilustrasi Tesla Model S Plaid dengan setir model pesawat terbang [MotorTrend].

Respons Beragam dari Pengguna Tesla

baca juga

Pernyataan ini memicu perdebatan di kalangan pengguna Tesla. Beberapa pengemudi setuju bahwa FSD membuat perjalanan lebih nyaman, sementara yang lain justru merasa lebih cemas ketika fitur ini aktif.

"Saya suka FSD karena membuat lalu lintas lebih mudah dihadapi. Tapi kita juga kehilangan sesuatu dalam prosesnya," kata seorang pengguna.

Di sisi lain, ada yang menilai bahwa masa depan berkendara akan sepenuhnya dikendalikan oleh teknologi ini. "Dalam 40-60 tahun ke depan, semua mobil akan menggunakan FSD, dan hanya orang kaya yang mampu membeli asuransi mahal untuk mengendarai mobil secara manual," ujar pengguna lain.

Namun, ada juga yang skeptis. "Saya justru merasa sebaliknya. Saya tidak terlalu percaya dengan FSD dan lebih gugup saat mobil yang mengemudi sendiri," tulis seorang pengemudi.

Sementara itu, beberapa pihak menilai bahwa teknologi ini masih belum siap untuk digunakan secara luas. "FSD memang alat yang berguna, tetapi belum cukup aman untuk diandalkan sepenuhnya, terutama di tempat saya tinggal," komentar pengguna lainnya.

Kontroversi Keselamatan FSD

Meskipun Tesla terus mengembangkan fitur ini, masih ada berbagai kekhawatiran terkait keamanannya. Pada Februari 2023, perusahaan harus menarik kembali sekitar 362.000 kendaraan dengan perangkat lunak FSD setelah regulator AS menemukan bahwa sistem tersebut belum sepenuhnya mematuhi aturan lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mencatat adanya 60 kecelakaan dan satu korban jiwa yang melibatkan FSD antara Agustus 2022 hingga Agustus 2023.

Tesla sendiri mengingatkan pengguna bahwa FSD tetap memerlukan pengawasan penuh dari pengemudi. "Fitur ini membutuhkan perhatian penuh setiap saat. Pengemudi harus selalu siap mengambil kendali, terutama di tikungan buta, persimpangan, dan jalan sempit," tulis Tesla dalam panduan resminya.

Ketergantungan pada teknologi seperti FSD dapat meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga memunculkan tantangan baru dalam menjaga kesadaran dan keterampilan mengemudi manual. Sejauh mana teknologi ini bisa menggantikan peran pengemudi manusia masih menjadi perdebatan yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Unik Mobil Listrik: Ini Kelemahan Fatal yang Jarang Diketahui

Fakta Unik Mobil Listrik: Ini Kelemahan Fatal yang Jarang Diketahui

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2025 | 15:00 WIB

Tak Cuma China, Dua Negara Ini Ikut Jadi Korban Perang Dagang AS, Tesla Terancam?

Tak Cuma China, Dua Negara Ini Ikut Jadi Korban Perang Dagang AS, Tesla Terancam?

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2025 | 11:59 WIB

Duh! Elon Musk Dikecam di Eropa, Seruan Boikot Tesla Menggema

Duh! Elon Musk Dikecam di Eropa, Seruan Boikot Tesla Menggema

Otomotif | Kamis, 30 Januari 2025 | 13:11 WIB

Terkini

The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir

The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Perkuat Ekosistem Digital dan Komunitas, bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Perkuat Ekosistem Digital dan Komunitas, bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Reaktivasi BRI Kartu Kredit Touch Banjir Diskon, Nasabah Terpilih Dapat e-Voucher

Reaktivasi BRI Kartu Kredit Touch Banjir Diskon, Nasabah Terpilih Dapat e-Voucher

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:25 WIB

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe

Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Apakah Boleh Ganti Oli Motor 7 Bulan Sekali? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Ganti Oli Motor 7 Bulan Sekali? Ini Penjelasannya

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Sunyinya Lokasi Dugaan Penyerangan Pengurus BEM UI di Tebet

Sunyinya Lokasi Dugaan Penyerangan Pengurus BEM UI di Tebet

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara

Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×