Intip Mobil Retro Buatan Indonesia di Tahun 70-an: Esemka Kalah Unik, Avanza Kalah Irit

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 02 Mei 2025 | 16:18 WIB
Intip Mobil Retro Buatan Indonesia di Tahun 70-an: Esemka Kalah Unik, Avanza Kalah Irit
Mobil Srikandi kreasi anak bangsa di era 70-an. (All Car Index)

Suara.com - Indonesia mungkin tidak memiliki sejarah panjang dalam industri otomotif seperti Jepang, Jerman, atau Amerika Serikat.

Bahkan tak sedikit proyek mobil buatan dalam negeri yang gagal di negara ini, seperti sebut saja Timor, Bimantara dan yang terbaru adalah Esemka yang kehadirannya secara masif ke publik masih mengundang tanya.

Tetapi ternyata negeri ini pernah mencoba menciptakan mobil nasional di era 70-an. Salah satu kendaraan yang sempat muncul di jalanan adalah Srikandi 200, sebuah mobil mungil beroda tiga yang memiliki konsep mirip Reliant Robin—kendaraan unik yang sering muncul dalam serial Mr. Bean.

Meski bentuknya lebih menyerupai Bajaj, mobil ini hadir sebagai alternatif kendaraan perkotaan yang ringkas dan sangat irit bahan bakar.

Desain Unik dan Sederhana

Mobil Srikandi kreasi anak bangsa di era 70-an. (All Car Index)
Mobil Srikandi kreasi anak bangsa di era 70-an. (All Car Index)

Srikandi 200 dirancang oleh karoseri Wijaya Buana dengan tampilan yang sangat sederhana. Bentuknya kotak dengan sedikit lekukan, bahkan lampu depannya tampak seperti "mata bekicot" yang menonjol.

Kabinnya juga menjulang seperti rumah bekicot, memberikan kesan unik yang tidak biasa.

Mobil ini hanya memiliki dua pintu di samping dan satu pintu tambahan di belakang untuk akses ke ruang mesin. Material bodi diduga menggunakan fiberglass dengan kaca akrilik, mirip seperti kendaraan roda tiga lainnya pada era tersebut, seperti Helicak.

Nama "Srikandi" kemungkinan dipilih karena kendaraan ini ditargetkan untuk pasar wanita, mengingat ukurannya yang kecil dan mudah dikendarai, serta praktis saat mencari tempat parkir.

baca juga

Mesin Kecil, Konsumsi BBM Super Irit

Srikandi 200 mengusung mesin 200cc, yang berasal dari TGA-200 buatan Soviet (Rusia)—mesin yang juga digunakan pada Super Helicak.

Konfigurasi 1 silinder 2 tak dengan pendinginan udara mampu menghasilkan tenaga sebesar 8 Hp dan kecepatan maksimal hingga 70 km/jam.

Yang membuat mobil ini menarik adalah konsumsi bahan bakarnya yang luar biasa hemat.

Berdasarkan data dari PT. Sri Sembodo, kendaraan ini mampu menempuh 25 km hanya dengan 1 liter bensin, menjadikannya jauh lebih irit dibandingkan mobil-mobil masa kini seperti Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia.

Sistem penggerak roda belakang seperti Bajaj memungkinkan mobil ini tetap stabil, meskipun hanya memiliki tiga roda. Selain itu, Srikandi 200 telah dilengkapi dengan versneling mundur, yang menjadi fitur penting untuk kendaraan kecil ini.

Fitur Lengkap ala Mobil Konvensional

Meskipun lebih mirip sepeda motor dalam hal kapasitas mesin, Srikandi 200 tetap memiliki beberapa fitur layaknya mobil pada umumnya:

  • Stang kemudi berbentuk bulat, seperti mobil biasa.
  • Dua spion di bagian depan, bumper, dan sebuah wiper.
  • Jendela model geser, mirip dengan yang ada di Metro Mini atau angkot.
  • Kapasitas 4 penumpang, termasuk pengemudi.

Nasib Misterius Srikandi 200

Mobil Srikandi kreasi anak bangsa di era 70-an. (All Car Index)
Mobil Srikandi kreasi anak bangsa di era 70-an. (All Car Index)

Mobil yang dipasarkan oleh PT. Bahana Timur Motor ini tampaknya tidak berhasil menarik minat masyarakat.

Berbeda dengan kendaraan roda tiga lain seperti Bajaj, Bemo, dan Helicak, yang dipakai sebagai angkutan umum, Srikandi 200 tidak memiliki catatan sebagai kendaraan komersial.

Kemungkinan, bentuknya yang tidak biasa dan jumlah roda yang hanya tiga membuat orang enggan membelinya.

Kini, populasinya pun tidak diketahui dengan pasti. Tidak ada informasi apakah masih ada unit yang bertahan hingga sekarang, mengingat kendaraan ini tidak pernah menjadi model yang populer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Mobil Bekas Kecil dan Mudah Parkir di Bawah Rp100 Juta, Lengkap Estimasi Pajaknya

5 Rekomendasi Mobil Bekas Kecil dan Mudah Parkir di Bawah Rp100 Juta, Lengkap Estimasi Pajaknya

Otomotif | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:54 WIB

5 Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Keluarga Kecil: Irit, Pajak Murah, Nggak Nyusahin

5 Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Keluarga Kecil: Irit, Pajak Murah, Nggak Nyusahin

Otomotif | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:21 WIB

Polytron Luncurkan Mobil Listrik di Perayaan HUT 50 Tahun, Inikah Wujudnya?

Polytron Luncurkan Mobil Listrik di Perayaan HUT 50 Tahun, Inikah Wujudnya?

Otomotif | Jum'at, 02 Mei 2025 | 08:58 WIB

Agar Tak Was-was Baterai Habis, Ini 4 Cara Hemat Gunakan Mobil Listrik Saat Bepergian

Agar Tak Was-was Baterai Habis, Ini 4 Cara Hemat Gunakan Mobil Listrik Saat Bepergian

Otomotif | Kamis, 01 Mei 2025 | 19:37 WIB

Mobil Bekas Murah di Bawah 80 Juta untuk Buruh: Solusi Transportasi Hemat dan Handal

Mobil Bekas Murah di Bawah 80 Juta untuk Buruh: Solusi Transportasi Hemat dan Handal

Otomotif | Kamis, 01 Mei 2025 | 15:03 WIB

BYD Sealion 06 Siap Mengaspal di Indonesia: SUV Listrik Mewah dari Tiongkok Resmi Terdaftar

BYD Sealion 06 Siap Mengaspal di Indonesia: SUV Listrik Mewah dari Tiongkok Resmi Terdaftar

Otomotif | Kamis, 01 Mei 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:56 WIB

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:53 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:50 WIB

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×