5 Merek Mobil China Terlaris di Indonesia: BYD Jadi Raja, Pemain Lama Nyungsep

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 13 Mei 2025 | 11:47 WIB
5 Merek Mobil China Terlaris di Indonesia: BYD Jadi Raja, Pemain Lama Nyungsep
BYD Seal. (BYD)

Suara.com - Ingat masa-masa saat mobil buatan China cuma dianggap pilihan terakhir untuk yang ngebet memiliki mobil? Saat semua orang menilai kualitasnya sebelah mata?

Nah, waktunya buang semua stereotip itu jauh-jauh! Data terbaru dari Gaikindo untuk April 2025 membawa kabar mengejutkan. Mobil pabrikan China bukan hanya naik kelas, mereka sekarang justru memimpin! Pemain utamanya? BYD. Dalam sebulan saja, mereka berhasil mengirim 3.496 unit ke dealer di seluruh Indonesia.

Angka ini naik 9,1 persen dari bulan sebelumnya. Ini bukan sekadar statistik biasa, ini adalah sinyal bahwa dominasi mereka makin nyata—dan yang lebih hebat lagi, sebagian besar unit yang dikirim adalah mobil listrik.

Lineup BYD pun nggak main-main. Ada Dolphin yang cocok untuk pencinta city car, Atto 3 si crossover elegan, Seal dengan tampilan sedan premium, M6 buat kebutuhan keluarga, hingga Sealion 7 untuk mereka yang menginginkan kenyamanan mewah.

Dan kabarnya, BYD masih menyimpan amunisi rahasia: Seagull, calon mobil listrik termurah yang bakal mengguncang pasar.

PT Chery Sales Indonesia (CSI) menghadirkan varian terbaru dari Chery Tiggo 8 series yaitu Tiggo 8 Chery Super Hybrid (CSH) untuk pasar Indonesia. (Foto: SUARA.com/Michele Alessandra)
PT Chery Sales Indonesia (CSI) menghadirkan varian terbaru dari Chery Tiggo 8 series yaitu Tiggo 8 Chery Super Hybrid (CSH) untuk pasar Indonesia. (Foto: SUARA.com/Michele Alessandra)

Di posisi kedua, ada Chery dengan total 1.620 unit. Mereka tampil percaya diri dengan model andalan seperti Tiggo Cross yang menyumbang 410 unit dan J6 dengan 199 unit. Walau belum menggeser BYD, performa Chery patut diacungi jempol—stabil dan konsisten.

Sementara itu, Wuling—brand yang sudah lama hadir di pasar Indonesia—harus puas di posisi ketiga. Mereka mencatatkan 1.240 unit, turun sekitar 33 persen dari bulan lalu.

Meski begitu, Wuling tetap menunjukkan daya saing dan masih menjadi salah satu pemain penting di panggung otomotif nasional.

Lalu ada kejutan dari Denza, sub-brand mewah milik BYD. Meskipun hanya mengandalkan satu model, yakni D9, mereka berhasil menjual 811 unit.

baca juga

Menariknya, meski harga mobil ini mencapai sekitar Rp950 juta, tetap saja banyak konsumen yang tak ragu untuk meminangnya. 

Di posisi kelima, muncul Geely, sang “anak hilang” yang kini kembali dengan semangat baru. Mereka mencatatkan 424 unit—langkah awal yang cukup kuat untuk menandai kebangkitan mereka di pasar Indonesia.

Geely Coolray. (Geely International)
Geely Coolray. (Geely International)

Merek lainnya pun tak mau ketinggalan. Aion dengan 362 unit, Morris Garage 113 unit, Neta 52 unit, DFSK 48 unit, dan BAIC dengan 41 unit. Meskipun angka mereka belum sefantastis BYD, namun kontribusi masing-masing menambah warna dalam persaingan mobil China yang semakin kompetitif. Lalu, apa sebenarnya yang sedang terjadi?

Bukan hanya perang angka, ini adalah transformasi besar. Mindset konsumen mulai bergeser dari “Made in China” yang dulu diragukan, menjadi “Made with Pride”—produk yang dibanggakan.

Kesenjangan teknologi yang dulu jadi penghalang, kini nyaris tak terasa. Dalam perang harga, mobil China tampil sebagai pemenang dengan spesifikasi tinggi dan harga bersahabat.

Dan yang paling signifikan, adopsi kendaraan listrik makin kencang dengan mobil China sebagai ujung tombak.

Dengan harga kompetitif, fitur melimpah, fokus pada elektrifikasi, dan layanan purnajual yang semakin baik, mobil-mobil China hadir bukan sekadar untuk meramaikan pasar—tapi untuk mendominasi.

Bisa dibilang, ini adalah era baru di industri otomotif. Dulu mungkin kita meremehkan. Tapi sekarang? Mereka yang berani mencoba, sudah menikmati kendaraannya. Sementara yang masih ragu, bisa jadi justru ketinggalan momen besar.

Kesimpulannya? Jangan pernah meremehkan pendatang baru—apalagi yang datang membawa teknologi canggih, harga terjangkau, dan visi masa depan. China sudah bukan lagi pemain pinggiran. 

Berikut daftar 10 besar merek mobil China terlaris di Indonesia April 2025:

  • 1. BYD: 3.496 unit
  • 2. Chery: 1.620 unit
  • 3. Wuling: 1.240 unit
  • 4. Denza: 811 unit
  • 5. Geely: 424 unit
  • 6. Aion: 362 unit
  • 7. Morris Garage: 113 unit
  • 8. Neta: 52 unit
  • 9. DFSK: 48 unit
  • 10. BAIC: 41 unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inikah Pesaing BYD yang Datang Dari Maskapai Penerbangan? Gunakan Chipset Snapdragon

Inikah Pesaing BYD yang Datang Dari Maskapai Penerbangan? Gunakan Chipset Snapdragon

Otomotif | Minggu, 11 Mei 2025 | 08:03 WIB

Preman Indonesia Jadi Sorotan Media Asing: Imbas Ormas Usik Pabrik Mobil Listrik BYD dan VinFast

Preman Indonesia Jadi Sorotan Media Asing: Imbas Ormas Usik Pabrik Mobil Listrik BYD dan VinFast

Otomotif | Sabtu, 10 Mei 2025 | 18:53 WIB

Penjualan Mobil Honda Anjlok Paling Parah di April 2025, Sudah Kalah dari BYD

Penjualan Mobil Honda Anjlok Paling Parah di April 2025, Sudah Kalah dari BYD

Otomotif | Jum'at, 09 Mei 2025 | 23:13 WIB

Terkini

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 14:45 WIB

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:05 WIB

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 10:21 WIB

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

×