Cadangan Nikel Indonesia Antara Ambisi Kendaraan Listrik dan Ancaman Lingkungan di Raja Ampat

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 09 Juni 2025 | 17:52 WIB
Cadangan Nikel Indonesia Antara Ambisi Kendaraan Listrik dan Ancaman Lingkungan di Raja Ampat
Ilustrasi mobil listrik. (Unsplash/Michael Fousert)

Suara.com - Proyek penambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, tengah menjadi perbincangan karena dinilai merusak lingkungan. Dimana sumber daya alam nikel Indonesia terus menjadi sorotan di tengah transisi transportasi menuju kendaraan listrik.

Nikel di Indonesia menjadi sasaran karena merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia menilai, kendaraan listrik dianggap efektif menekan masifnya pelepasan emisi karbon ke udara yang berdampak buruk bagi lingkungan.

Oleh karena itu, setiap upaya penyediaan kendaraan listrik mulai dari pengembangan, produksi, hingga pemasaran mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Bahkan dalam debat Caalon Wakil Presiden (Cawapres) tahun lalu, nikel sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik sempat menjadi topik hangat.

"Indonesia ini negara besar, kita harus bersyukur Indonesia memiliki sudah kaya, di antaranya cadangan nikel terbesar di dunia, timah terbesar nomor dua," ujar Gibran Rakabuming Raka yang saat itu menjadi Cawapres nomor urut 2, dikutip Senin (9 Juni 2025).

Indonesia sendiri memang terkenal sebagai rumah Nikel. Menurut ESDM, Indonesia merupakan negara yang memiliki cadangan nikel terbesar di dunia selain Australia yakni dengan 22 persen dari total cadangan dunia.

Peran Penting Nikel dalam Baterai Kendaraan Listrik

Nikel, logam putih keperakan dengan simbol kimia Ni, adalah mineral tangguh yang punya banyak manfaat. Kekuatan, kepadatan, dan ketahanan luar biasa terhadap suhu tinggi serta korosi bikin nikel jadi pilihan utama di berbagai industri.

Salah satu kegunaan utamanya adalah sebagai bahan baku pembuatan baja tahan karat (stainless steel) yang sering ditemukan di peralatan dapur, elektronik, transportasi, bahkan komponen luar angkasa.

baca juga

Selain itu, nikel juga sangat baik sebagai penghantar listrik dan panas. Kemampuannya untuk diolah menjadi unsur lain seperti grafit dan litium menjadikan nikel memiliki peran penting dalam industri kendaraan listrik. Grafit dan litium ini adalah komponen inti dari anoda dan katoda, bagian fundamental dalam setiap baterai kendaraan listrik.

Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].
Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].

Dari bijih nikel yang ditambang, kemudian diproses menjadi grafit dan litium. Keduanya lantas diubah menjadi sel baterai, lalu dirangkai dalam sebuah modul baterai (battery pack) yang menggerakkan mobil listrik. Jadi tidak mengherankan bila nikel kini menjadi komoditas yang sangat dicari.

Melonjaknya produksi kendaraan listrik secara global membuat permintaan nikel turut meroket. Ini karena nikel adalah salah satu bahan baku utama untuk baterai kendaraan listrik.

Keuntungan penggunaan nikel dalam baterai bisa menghasilkan kepadatan energi yang lebih tinggi dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan biaya yang lebih efisien. Jadi bisa dikatakan nikel merupakan kunci penting dalam masa depan kendaraan listrik.

Penjualan Mobil Listrik Naik Pesat

Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pangsa pasar battery electric vehicle (BEV) di tahun 2024 mencapai 5 persen dengan total penjualan sebanyak 43.188 unit. Angka ini merupakan bagian dari total penjualan kendaraan roda empat atau lebih yang mencapai 865.723 unit.

Perbandingan ini sangat mencolok jika melihat data tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, pangsa pasar BEV masih sangat kecil, yaitu 1,7 persen atau sekitar 17.051 unit dari total penjualan kendaraan sebanyak 1.005.802 unit. Kenaikan drastis ini menunjukkan semakin kuatnya minat dan penerimaan masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Mobil Listrik Untuk Keluarga Terbaik Juni 2025, Mulai dari Rp 300 Jutaan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Untuk Keluarga Terbaik Juni 2025, Mulai dari Rp 300 Jutaan

Otomotif | Senin, 09 Juni 2025 | 10:47 WIB

Kapal Pengangkut Mobil Listrik China Terbakar di Tengah Laut, Muat Mobil Chery dan GWM

Kapal Pengangkut Mobil Listrik China Terbakar di Tengah Laut, Muat Mobil Chery dan GWM

Otomotif | Jum'at, 06 Juni 2025 | 23:39 WIB

Kesan Pertama Bawa Mobil Listrik Geely EX5 untuk Harian

Kesan Pertama Bawa Mobil Listrik Geely EX5 untuk Harian

Otomotif | Kamis, 05 Juni 2025 | 19:24 WIB

Terkini

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:15 WIB

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:05 WIB

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:02 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:25 WIB

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:05 WIB

×