5 Motor Matic Bekas Terbaik untuk Pekerja Muda, Lawan Macet Ibu Kota dengan Gaya

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 20:36 WIB
5 Motor Matic Bekas Terbaik untuk Pekerja Muda, Lawan Macet Ibu Kota dengan Gaya
Ilustrasi pemuda sedang menerobos kemacetan yang ada di jalan raya. (Ai.Google)

Ini berarti pengeluaran untuk bensin bisa ditekan seminimal mungkin.

Kelincahan: Dengan bobot hanya sekitar 93 kg dan dimensi yang super ramping, BeAT adalah jagoan selap-selip sejati.

Bermanuver di antara mobil-mobil yang padat merayap saat jam sibuk terasa begitu mudah, memangkas waktu tempuh secara signifikan.

Harga Pasaran Bekas (2016-2019): Rp 8 jutaan - Rp 11 jutaan.

2. Honda Vario 125/150: Naik Kelas dengan Gaya dan Performa

Honda Vario. [astra-honda.com]
Honda Vario. [astra-honda.com]

Jika Anda menginginkan motor yang sedikit lebih besar, lebih bertenaga, namun tetap efisien dan lincah, Honda Vario adalah jawabannya.

Vario menawarkan posisi berkendara yang lebih gagah dan fitur yang lebih premium dibandingkan adiknya, BeAT.

Ketangguhan: "Mesin Vario itu bandel banget," adalah kutipan yang sering terdengar di kalangan penggunanya.

Generasi Vario 125 atau 150 dikenal memiliki durabilitas mesin yang sangat baik untuk pemakaian harian.

baca juga

Build quality-nya yang solid memberikan rasa percaya diri saat berkendara.

Keiritan BBM: Meski berkapasitas lebih besar, Vario tetap menawarkan efisiensi bahan bakar yang impresif.

Berkat teknologi eSP dan PGM-FI, konsumsi BBM Vario 125 bisa dengan mudah mencapai 50 km/liter, sebuah angka yang sangat bersahabat untuk motor di kelasnya.

Kelincahan: Walaupun bodinya lebih bongsor dari BeAT, desain Vario yang meruncing dan handling yang stabil membuatnya tetap lincah untuk meliuk-liuk di kemacetan.

Dek yang rata juga memberikan fleksibilitas untuk membawa barang tambahan.

Harga Pasaran Bekas (2015-2018): Rp 10 jutaan - Rp 15 jutaan.

3. Yamaha Xeon RC/GT 125: Pilihan Sporty yang Gesit

Yamaha Xeon 125 GT. (OLX)
Yamaha Xeon 125 GT. (OLX)

Bagi Anda yang berjiwa muda dan ingin tampil sedikit beda dengan nuansa sporty, Yamaha Xeon RC atau GT 125 bekas bisa menjadi pilihan yang menarik. Desainnya yang agresif dan tajam membuatnya terlihat menonjol di jalanan.

Ketangguhan: Xeon dibekali mesin 125cc berpendingin cairan (liquid-cooled) yang membuatnya lebih tahan panas saat terjebak macet parah.

Mesin ini terkenal dengan akselerasinya yang spontan, cocok untuk Anda yang suka tarikan awal yang bertenaga.

Keiritan BBM: Sudah mengadopsi sistem injeksi YMJet-FI, Xeon RC menawarkan konsumsi BBM yang cukup baik.

Meski tidak seirit BeAT, motor ini memberikan keseimbangan yang pas antara performa dan efisiensi.

Kelincahan: Performa mesinnya yang gesit adalah keunggulan utama Xeon.

Motor ini sangat asyik diajak bermanuver cepat dan menyalip di kepadatan lalu lintas, memberikan sensasi berkendara yang lebih sporty.

Harga Pasaran Bekas (2013-2015): Rp 7 jutaan - Rp 9 jutaan.

4. Suzuki Address FI: Si Praktis yang Sering Terlupakan

Suzuki Address FI memperkenalkan empat varian warna baru pada Rabu (18/7). [Dok PT. Suzuki Indomobil Sales]
Suzuki Address FI memperkenalkan empat varian warna baru pada Rabu (18/7). [Dok PT. Suzuki Indomobil Sales]

Suzuki Address mungkin bukan nama pertama yang terlintas, namun motor ini adalah "kuda hitam" yang menawarkan kepraktisan luar biasa.

Motor ini sangat cocok untuk pekerja yang butuh fungsionalitas tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan.

Ketangguhan: Kualitas motor Suzuki tidak bisa dianggap remeh.

Mesin 113cc injeksinya terbukti andal dan minim getaran, memberikan pengalaman berkendara yang halus bahkan di tengah kemacetan.

Keiritan BBM: Suzuki Address mampu mencatatkan konsumsi BBM rata-rata hingga 47,9 km/liter.

Keunggulan lainnya adalah kapasitas tangki bensinnya yang mencapai 5,2 liter, terbesar di kelasnya, yang berarti Anda tidak perlu terlalu sering mampir ke SPBU.

Kelincahan & Kenyamanan: Suspensi Address dikenal nyaman, mampu meredam jalanan bergelombang dengan baik.

Bodinya yang ramping membuatnya mudah diajak bermanuver, sementara bagasinya yang luas (20,6 liter) bisa menampung banyak barang bawaan, termasuk helm.

Harga Pasaran Bekas (2015-2018): Rp 7 jutaan - Rp 10 jutaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Motor Bekas Kawasaki Termurah Agustus 2025: Modal Minimal Rp3 Jutaan

5 Rekomendasi Motor Bekas Kawasaki Termurah Agustus 2025: Modal Minimal Rp3 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:44 WIB

Viral Pekerja Tambang Morowali Dihadang Pocong, Ini 3 Fakta yang Bikin Merinding!

Viral Pekerja Tambang Morowali Dihadang Pocong, Ini 3 Fakta yang Bikin Merinding!

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:13 WIB

5 Rekomendasi Motor Bekas Suzuki Termurah Agustus 2025: Irit, dan Nyaman Dipakai Harian

5 Rekomendasi Motor Bekas Suzuki Termurah Agustus 2025: Irit, dan Nyaman Dipakai Harian

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 16:43 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×