Honda PCX (2010)
Honda PCX generasi pertama di Indonesia menggunakan mesin berkapasitas 125 cc berpendingin cairan, 4-tak, SOHC, yang didukung teknologi Idling Stop System (ISS) dan sistem injeksi PGM-FI.
Mesin ini berfokus pada efisiensi bahan bakar dan kehalusan. Meski kapasitasnya lebih kecil dari NMAX, PCX 125 dikenal sangat irit.
Di atas kertas, performanya mungkin tidak secepat NMAX 155, tetapi untuk penggunaan dalam kota, karakternya yang santai dan halus sangat nyaman.
Fitur dan Kelengkapan
Yamaha NMAX (2015)

Fitur NMAX 2015 terbilang cukup lengkap pada masanya, termasuk:
- Panel instrumen digital.
- Rem cakram depan-belakang dengan opsi ABS dual channel.
- Lampu LED depan dan belakang.
- Fitur Oil Trip Meter dan V-Belt Trip.
Honda PCX (2010)

PCX 125 CBU (2010) memiliki beberapa fitur yang menjadi daya tarik tersendiri, antara lain:
- Sistem pencahayaan full LED (menjadi pionir pada masanya).
- Idling Stop System (ISS), fitur yang mematikan mesin saat motor berhenti lebih dari 3 detik untuk menghemat bahan bakar.
- Combi Brake System (CBS) untuk distribusi pengereman yang lebih optimal.
- Desain setang naked dengan aksen krom yang memberikan kesan mewah.
- Bagasi yang luas.
Kelebihan dan Kekurangan
Yamaha NMAX (2015)
Kelebihan:
- Performa mesin lebih bertenaga berkat teknologi VVA.
- Rem ABS dual channel (opsional) menawarkan keamanan lebih.
- Posisi berkendara yang nyaman.
- Harga bekas lebih stabil.
Kekurangan:
- Suspensi belakang cenderung keras.
- Beberapa keluhan pada kampas rem belakang yang cepat habis.
- Adanya keluhan pada tensioner rantai keteng pada beberapa unit.
Honda PCX (2010)
Kelebihan:
- Desain elegan dan mewah yang timeless.
- Kualitas built-up dari Thailand yang dikenal baik.
- Mesin halus dan sangat irit bahan bakar berkat ISS.
- Fitur yang canggih pada masanya seperti ISS dan lampu LED.
Kekurangan:
- Kapasitas mesin 125 cc terasa kurang bertenaga jika dibandingkan dengan NMAX 155.
- Suku cadang dan perawatannya bisa lebih sulit dan mahal karena merupakan unit CBU.
- Rem belakang masih menggunakan tromol, bukan cakram seperti NMAX.
- Beberapa unit PCX CBU mengalami masalah gredek pada bagian CVT yang perlu perawatan ekstra.
Memilih antara Yamaha NMAX bekas seri pertama dan Honda PCX CBU keluaran pertama sangat bergantung pada prioritas Anda.
Jika Anda mencari motor dengan performa mesin yang lebih bertenaga, fitur keamanan ABS yang lebih lengkap, dan harga bekas yang stabil, maka Yamaha NMAX 2015 bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Namun, jika Anda mendambakan motor dengan aura premium, mesin yang sangat halus dan hemat bahan bakar, serta fitur-fitur canggih yang menjadi pelopor pada masanya, maka Honda PCX 125 CBU 2010 layak dipertimbangkan.
Anda akan mendapatkan motor dengan kualitas buatan terbaik dan fitur-fitur yang masih relevan hingga saat ini, meskipun harus berkompromi dengan performa yang tidak sekuat NMAX dan ketersediaan suku cadang yang mungkin lebih terbatas.
Baik NMAX maupun PCX sama-sama menawarkan kenyamanan dan gaya berkendara yang berbeda. Penting untuk selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi motor sebelum membeli, terutama pada bagian mesin dan kelistrikan, agar tidak menyesal di kemudian hari.
Kontributor : Rizqi Amalia