Dipakai Campuran BBM, Ketahui Manfaat dan Dampak Etanol untuk Kendaraan

Husna Rahmayunita

Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:44 WIB
Dipakai Campuran BBM, Ketahui Manfaat dan Dampak Etanol untuk Kendaraan
Foto: Ilustrasi Bio Etanol (Unsplash)

Suara.com - Kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dicampur dengan etanol tengah ramai dibicarakan di Indonesia.

Kebijakan yang disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk menciptakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. PT Pertamina (Persero) pun telah disiapkan untuk memproduksi BBM oplosan ini.

Namun, rencana ini bukannya tanpa polemik. Kandungan etanol pada base fuel Pertamina belakangan menjadi sorotan, terutama setelah beredar kabar bahwa sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta seperti Vivo Energy dan BP-AKR menunda rencana pembelian pasokan dari Pertamina. Alasannya karena kandungan etanol yang mereka temukan mencapai sekitar 3,5 persen.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar sebelumnya memang sempat mengonfirmasi bahwa base fuel Pertamina mengandung etanol hingga 3,5% atau yang dikenal sebagai E3,5.

Dia menegaskan kadar ini masih sesuai dengan regulasi pemerintah yang membolehkan campuran etanol hingga 20%. Walau begitu bagi beberapa SPBU swasta, kandungan itu dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi teknis mereka sehingga memicu penundaan pasokan.

Di tengah tarik-ulur ini, penting bagi masyarakat untuk memahami secara mendalam apa saja kelebihan dan kekurangan penggunaan etanol sebagai campuran BBM. Simak penjelasan berikut ini.

Manfaat Etanol Sebagai Campuran BBM

Ilustrasi bahan bakar yang mengandung etanol (Suara x Gemini)
Ilustrasi bahan bakar yang mengandung etanol (Suara x Gemini)

Etanol yang merupakan biofuel berbasis tanaman seperti tebu dan jagung menawarkan berbagai benefit yang menjanjikan antara lain:

1. Pengurangan Emisi Gas Berbahaya
Etanol memiliki kandungan oksigen, yang secara ilmiah membantu proses pembakaran dalam mesin menjadi lebih sempurna. Hasilnya, gas buang berbahaya seperti Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), dan Nitrogen Oksida (NOx) dapat berkurang secara signifikan, menjadikannya pilihan yang lebih bersih.

2. Peningkatan Angka Oktan
Etanol dikenal memiliki nilai oktan yang tinggi. Dengan mencampurkannya ke dalam bensin, kualitas oktan bensin secara keseluruhan dapat meningkat, yang baik untuk performa mesin modern.

baca juga

3. Sumber Energi Terbarukan
Berasal dari hasil panen pertanian, etanol adalah sumber energi terbarukan. Penggunaannya membantu Indonesia mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang terbatas.

4. Netral Karbon (Siklus CO2)
Proses pertumbuhan tanaman bahan baku etanol (seperti tebu) secara alami menyerap Karbon Dioksida (CO 2) dari atmosfer. Ketika etanol dibakar, CO2 yang dilepaskan adalah CO2 yang sama yang telah diserap, sehingga tidak menambah beban gas rumah kaca baru di atmosfer.

Dampak Etanol Sebagai Campuran BBM

Meskipun ramah lingkungan, etanol juga membawa sejumlah tantangan yang harus dipertimbangkan antara lain:

1. Potensi Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros
Etanol memiliki kandungan energi per liter yang lebih rendah daripada bensin murni. Artinya, kendaraan mungkin membutuhkan volume bahan bakar yang sedikit lebih banyak untuk menempuh jarak yang sama, berpotensi membuat konsumsi BBM lebih boros.

2. Risiko Korosi dan Kerusakan Komponen
Sifat alkohol dalam etanol dapat bersifat korosif. Komponen pada kendaraan lama, terutama yang tidak dirancang untuk menahan campuran etanol tinggi, berisiko mengalami kerusakan atau korosi pada sistem bahan bakar.

3. Masalah Penyerapan Air (Fase Separation)
Etanol mudah menyerap uap air dari udara. Jika terjadi penyerapan air berlebihan, etanol dan bensin dapat mengalami "pemisahan fase" di tangki. Ini menurunkan kualitas bensin dan berpotensi merusak saluran bahan bakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Oplosan Etanol Bakal Jadi Standar Baru? 5 Fakta Kebijakan E10 yang Bikin Geger

BBM Oplosan Etanol Bakal Jadi Standar Baru? 5 Fakta Kebijakan E10 yang Bikin Geger

Otomotif | Rabu, 08 Oktober 2025 | 07:58 WIB

Bahlil: BBM Wajib Dicampur Etanol 10 Persen

Bahlil: BBM Wajib Dicampur Etanol 10 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 21:20 WIB

Pertamina Klaim Masih Negosiasi dengan SPBU Swasta soal Pembelian BBM

Pertamina Klaim Masih Negosiasi dengan SPBU Swasta soal Pembelian BBM

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 21:25 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×