7 Tips Menyalakan Motor Matic Habis Kebanjiran agar Tak Rusak, Cek Bagian Penting Ini!

Nur Khotimah

Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:23 WIB
7 Tips Menyalakan Motor Matic Habis Kebanjiran agar Tak Rusak, Cek Bagian Penting Ini!
tips motor matic habis kebanjiran. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Viral di TikTok sebuah video yang menunjukkan motor matic yang habis kebanjiran bisa kembali digunakan usai tutup ruang fan belt dibuka.

Sayang, tak terlalu jelas bagaimana cara membuka ruang fan belt karena kameramen video tersebut kurang tepat saat mengambil gambar. Hal itu pun menuai protes dari netizen.

"Banyune kudune dwadahi, terus disiramne sing nyoting (airnya harusnya ditampung, lalu dipakai untuk menyiram kameramen)," kata netizen protes.

"Rasane kudu turu ngisor ban sampai tak miring-miringne hp-ne (Rasanya harus tidur di bawah ban (karena tidak kelihatan) sampai aku miring-miringkan hp)," tulis yang lain.

"Kameramu marakke mumet kang. Seng ndi seng dibuka ben banyune metu. (Pengambilan gambar Anda membuat pusing. Mana yang harus dibuka agar airnya keluar)," komentar lainnya.

Begitulah kira-kira isi komentar dalam video TikTok mokoaje_teknisi. Lantas, bagaimana sebenarnya cara yang benar untuk menyalakan motor matic setelah kehujanan? Simak informasi berikut untuk jawabannya.

Tips Menyalakan Motor Matic Habis Kebanjiran

ilustrasi motor matic untuk touring (freepik)
ilustrasi motor matic. (Freepik)

1. Jangan langsung menyalakan mesin

Kesalahan paling umum yang dilakukan pengendara adalah langsung menyalakan motor setelah kehujanan deras. Padahal, air bisa saja sudah masuk ke sistem kelistrikan atau ruang mesin. Menyalakan motor dalam kondisi lembap dapat menyebabkan korsleting atau bahkan merusak ECU.

Langkah terbaik adalah menunggu hingga beberapa menit sambil memeriksa kondisi fisik motor. Pastikan tidak ada bagian yang terendam air terlalu lama, terutama di sekitar knalpot, filter udara, dan ruang CVT. Jika terlihat air menetes dari area tersebut, jangan hidupkan mesin dulu sebelum dibersihkan.

baca juga

2. Keringkan bagian kunci kontak dan tombol starter

Salah satu tips menyalakan motor matic setelah kehujanan yang wajib Anda lakukan adalah mengeringkan bagian kelistrikan luar seperti tombol starter, kunci kontak, dan sakelar lampu. Gunakan kain kering atau tisu tebal untuk menyerap air.

Jika motor Anda menggunakan sistem keyless, pastikan remote dan sensornya juga kering agar tidak mengalami gangguan sinyal. Untuk tombol starter, bisa semprotkan sedikit cairan penetran seperti WD-40 agar sisa air cepat menguap dan mencegah karat.

3. Cek kondisi busi dan soketnya

Busi merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembakaran mesin. Jika terkena air, motor bisa susah dinyalakan atau bahkan tidak hidup sama sekali. Karena itu, buka tutup busi menggunakan kunci khusus, lalu lap hingga benar-benar kering.

Anda juga bisa menyemprotkan udara atau cairan pengering di sekitar soket busi untuk memastikan tidak ada kelembapan yang tersisa.

Setelah itu, pasang kembali dengan benar dan coba hidupkan motor. Jika suara mesin tersendat atau mati lagi, hentikan dulu dan periksa kembali kemungkinan adanya air di ruang bakar.

4. Periksa ruang CVT dan fan belt

Ruang CVT adalah bagian paling sering kemasukan air saat motor matic kehujanan atau melewati genangan. Air yang terjebak di dalamnya dapat membuat sabuk CVT (fan belt) selip dan menimbulkan bunyi aneh saat motor dinyalakan.

Untuk mengatasinya, buka tutup CVT menggunakan kunci T10 atau kunci soket, lalu miringkan motor agar air keluar. Setelah itu, lap area dalam dengan kain kering. Bila memungkinkan, semprotkan udara dari kompresor agar area dalam cepat kering.

Langkah ini penting karena jika fan belt dibiarkan lembap, getarannya bisa meningkat dan mempercepat aus pada kampas kopling serta pulley.

5. Pastikan filter udara tidak basah

Bagian lain yang perlu Anda periksa dalam tips menyalakan motor matic habis kehujanan adalah filter udara. Jika bagian ini basah, udara yang masuk ke ruang bakar akan tercampur air sehingga mesin tersendat.

Buka kotak filter udara dan lihat kondisinya. Bila basah, keluarkan dan jemur hingga kering, atau ganti dengan yang baru jika sudah terlalu kotor. Jangan menyalakan motor sebelum bagian ini benar-benar kering, karena bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna.

6. Cek kondisi oli mesin dan transmisi

Jika motor Anda kehujanan cukup parah atau sempat terendam, oli bisa tercampur air. Tandanya adalah warna oli berubah menjadi kecokelatan dan tampak seperti susu. Dalam kondisi ini, jangan memaksakan motor untuk hidup.

Segera ganti oli mesin dan oli transmisi di bengkel agar pelumas tidak merusak komponen dalam. Oli yang tercemar air akan kehilangan daya pelumasnya, sehingga gesekan antarbagian mesin bisa menyebabkan keausan parah.

7. Gunakan starter manual terlebih dahulu

Jika Anda yakin semua bagian sudah kering, cobalah hidupkan mesin menggunakan kick starter terlebih dahulu. Hindari langsung menggunakan tombol starter elektrik agar tidak membebani aki. Dengan starter manual, Anda bisa memastikan mesin masih bisa berputar tanpa risiko korsleting.

Setelah mesin hidup, biarkan idle selama beberapa menit agar sisa air di knalpot dan sistem pembakaran menguap sempurna.

Menyalakan motor setelah kehujanan memang tidak bisa sembarangan. Dengan mengikuti delapan langkah di atas, Anda bisa mencegah kerusakan dini pada sistem kelistrikan maupun mesin.

Kini, Anda tahu cara paling aman dalam tips menyalakan motor matic habis kehujanan agar kendaraan tetap awet dan siap menghadapi cuaca ekstrem kapan pun.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mending Honda BeAT atau Scoopy untuk Motor Pertama? Intip Spek, Harga, dan Pajaknya

Mending Honda BeAT atau Scoopy untuk Motor Pertama? Intip Spek, Harga, dan Pajaknya

Otomotif | Rabu, 29 Oktober 2025 | 07:30 WIB

Federal Racing Matic Kini Kantongi Standar API SN untuk Perlindungan Motor Matic

Federal Racing Matic Kini Kantongi Standar API SN untuk Perlindungan Motor Matic

Otomotif | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:59 WIB

Strategi Federal Oil Edukasi Para Pengguna Motor Matic Terhindar dari Oli Palsu

Strategi Federal Oil Edukasi Para Pengguna Motor Matic Terhindar dari Oli Palsu

Otomotif | Minggu, 12 Oktober 2025 | 13:04 WIB

Terkini

Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak

Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak

Bogor | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!

Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:14 WIB

×