- Mobil bekas seharga Rp30 jutaan menjadi opsi realistis bagi pemula dan keluarga kecil.
- Artikel ini merekomendasikan lima pilihan mobil bekas dengan harga terjangkau yang cocok untuk pengemudi baru.
- Rekomendasi meliputi sedan dan city car lawas yang masih layak pakai.
Suara.com - Memiliki kendaraan roda empat semakin realistis dengan pilihan mobil bekas. Bahkan dengan harga motor matic premium Rp30 jutaan, Anda dapat memilki mobil bekas yang masih layak pakai.
Mobil murah ini menjadi solusi praktis bagi pemula khususnya yang baru belajar menyetir karena harganya yang ramah kantong, irit bensin, tetap bertenaga sehingga lebih minim risiko.
Selain itu, mobil-mobil ini bisa dijadikan pilihan keluarga kecil atau pekerja perkotaan agar terhindar dari cuaca esktrem.
Berikut 5 rekomendasi mobil bekas Rp30 jutaan yang paling layak dipinang pemula yang baru belajar nyetir:
1. Suzuki Baleno Millenium (1997-2000)

Dengan desain yang masih terlihat cukup modern dan membulat, mobil ini sangat cocok untuk anak muda yang ingin tampil stylish.
Di pasaran mobil bekas, unit tahun 1997 hingga 1999 sering ditemukan di kisaran Rp 8 juta hingga Rp33 juta tergantung kondisi pajak dan bodi.
Kelebihan: Mesin 1.6L injeksi sangat irit dan responsif. Suku cadang melimpah dengan harga murah (banyak persamaan dengan Suzuki lain). Fitur kelistrikan seperti power window umumnya lengkap dan AC dikenal dingin.
Kekurangan: Kaki-kaki depan agak ringkih jika sering menghajar jalan rusak. Waspadai sistem radiator yang rawan overheat karena usia dan dashboard yang mudah retak kena panas.
Baca Juga: 5 Fakta Nissan Livina Bekas: Mesin Setangguh Xpander tapi Seharga Sigra Manual!
2. Toyota Corolla Twincam (1988-1991)

Bagi penggemar nuansa klasik atau retro, Toyota Corolla Twincam pilihan menarik. Meski usianya sudah lebih dari tiga dekade, mobil ini memiliki komunitas yang sangat solid di Indonesia. Twincam menawarkan kenyamanan suspensi yang empuk khas sedan Toyota tahun 90-an.
Kelebihan: Kenyamanan suspensi terbaik di kelasnya. Mesin karburatornya sangat bandel dan bisa ditangani bengkel manapun. Harga jual kembali cenderung stabil.
Kekurangan: Masalah utama adalah keropos pada bodi. Sistem karburator butuh penyetelan rutin agar tidak boros, serta fitur keselamatan yang sangat minim.
3. Hyundai Accent (1997-2000)

Hyundai Accent (sebelumnya dikenal sebagai Bimantara Cakra) dulunya diandalkan sebagai armada taksi. Namun kendaraan buatan Korea ini justru menjadi hidden gem bagi pencari mobil murah yang tahan banting.
Kelebihan: Mesin injeksi efisien, bantingan suspensi nyaman, dan handling lincah untuk dalam kota.
Kekurangan: Harga jual kembali rendah. Interior didominasi plastik keras yang mudah getas. Suku cadang bodi agak sulit dicari meski bagian mesin aman.
4. Daihatsu Ceria (2001-2003)
![Daihatsu Ceria. [Dok. Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/12/11689-daihatsu-ceria.jpg)
Bagi yang mencari mobil irit BBM dan mudah dikendarai oleh pemula yang baru lancar menyetir, Daihatsu Ceria adalah jawabannya. Sebagai city car mungil, mobil ini sangat praktis untuk menembus kemacetan dan masuk ke gang sempit.
Kelebihan: Tahun muda (di atas 2000). Konsumsi BBM sangat irit. Dimensi mungil memudahkan parkir dan manuver di gang sempit.
Kekurangan: Kabin sempit, tidak muat banyak barang. Mesin 3 silinder bergetar dan kurang tenaga untuk tanjakan curam atau luar kota. Beberapa sparepart mulai langka.
5. Mazda Interplay (1990-1992)

Mazda Interplay sempat menjadi simbol kemewahan anak muda di awal 90-an. Salah satu daya tarik utamanya adalah spidometer digital yang memberikan kesan futuristik. Dengan harga yang sangat terjangkau, Interplay menawarkan sensasi berkendara yang sporty untuk pemula.
Kelebihan: Spidometer digital yang futuristik. Posisi mengemudi ergonomis, fitur lengkap, dan mesin 1.6L bertenaga di jalan tol.
Kekurangan: Suku cadang relatif mahal. Kelistrikan panel digital rawan rusak dengan biaya perbaikan tinggi.