Innova Pecah Ban di Cipali, Ratna Listy Panik! Ini 3 Biang Kerok Ban Mobil Bisa Meleleh

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 10 Desember 2025 | 17:14 WIB
Innova Pecah Ban di Cipali, Ratna Listy Panik! Ini 3 Biang Kerok Ban Mobil Bisa Meleleh
Ilustrasi Innova dan kondisi ban Mobil Ratna Listy yang meleleh OLX, Instagram)
baca 10 detik
  • Artis Ratna Listy alami insiden ban Innova pecah dan "meleleh" di Tol Cipali KM 95.
  • Analisis 3 dugaan penyebab ban hancur: kurang angin, usia karet, hingga rem macet.
  • Pelajaran berharga bagi pengemudi agar rutin cek kondisi ban sebelum perjalanan jarak jauh.

Suara.com - Momen menegangkan dialami oleh artis senior Ratna Listy saat dalam perjalanan menuju Madiun via Tol Cipali.

Ban Toyota Kijang Innova yang ditumpanginya mendadak pecah dan hancur berkeping-keping di KM 95, nyaris berujung petaka.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi kita semua tentang bahaya tersembunyi yang mengintai di balik karet bundar kendaraan.

Simak analisis lengkap mengenai dugaan penyebab insiden tersebut agar mobil Anda tidak mengalami nasib serupa.

Kronologi Kejadian: Pecah, Meleleh, dan Berasap

Ratna membagikan pengalaman tidak terduga tersebut melalui akun media sosial pribadinya.

Menurut kesaksiannya, kejadian berlangsung sangat cepat dan membuat seluruh penumpang di dalam kabin panik.

Ban mobilnya bukan sekadar pecah biasa, melainkan seperti meleleh hingga mengeluarkan kepulan asap saat mobil masih melaju.

Beruntung, sang sopir dengan sigap berhasil mengendalikan laju kendaraan dan menepikan Innova ke bahu jalan.

baca juga

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kondisi ban terlihat rusak parah hingga hanya menyisakan serpihan karet di velg.

Unggahan tersebut sontak dibanjiri komentar warganet yang mencoba menganalisis penyebab teknis di balik kejadian nahas itu.

3 Dugaan Kuat Penyebab Ban Meleleh

Berdasarkan diskusi panas di kolom komentar dan analisis teknis otomotif, ada tiga faktor utama yang dicurigai menjadi biang keroknya.

Insiden yang dialami Ratna Listy ini menjadi studi kasus nyata yang sangat relevan bagi setiap pemilik mobil.

Berikut adalah tiga "tersangka" utama yang wajib Anda waspadai:

1.Tekanan Angin Kurang

Ini adalah dugaan paling populer di kalangan netizen dan paling masuk akal secara teknis.

Ban yang kekurangan tekanan angin akan memiliki dinding samping (sidewall) yang melentur secara berlebihan saat berputar di kecepatan tinggi.

Lenturan terus-menerus ini menghasilkan panas ekstrem (overheating) yang membuat struktur karet menjadi lemah, getas, dan akhirnya hancur.

2. Usia Ban Sudah Kadaluarsa

Banyak pemilik mobil hanya fokus pada ketebalan tapak ban tanpa mempedulikan usia karetnya.

Faktanya, kompon karet ban memiliki masa pakai ideal yang kelenturannya akan menurun drastis seiring waktu.

Secara umum, kelenturan ban hanya bertahan maksimal dua hingga tiga tahun setelah diproduksi, terlepas dari seberapa sering mobil digunakan.

Ban yang sudah tua dan keras sangat rentan pecah mendadak saat dipaksa bekerja keras di jalan tol.

3. Masalah pada Sistem Pengereman/Roda

Panas berlebih pada ban juga bisa berasal dari komponen lain di sekitar roda.

Kampas rem yang macet atau menjepit piringan cakram secara terus-menerus akan menghasilkan friksi panas yang merambat ke velg dan ban.

Selain itu, bearing roda yang rusak atau seret juga bisa menjadi sumber panas abnormal yang memicu kerusakan fatal pada ban.

Insiden ini menjadi pengingat berharga bahwa keselamatan perjalanan sangat bergantung pada hal-hal kecil yang sering kita abaikan.

Rutin mengecek tekanan angin dan kondisi fisik ban adalah ritual wajib yang tidak boleh ditawar sebelum memulai perjalanan jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Perbaikan Innova Zenix Hybrid Pasca Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Setara Mobil Baru

Biaya Perbaikan Innova Zenix Hybrid Pasca Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Setara Mobil Baru

Otomotif | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:09 WIB

Cuma Seharga Motor! Bedah Lengkap Innova Diesel 2004: Pajak Murah, Mesin "Badak", Tapi Awas Limbung

Cuma Seharga Motor! Bedah Lengkap Innova Diesel 2004: Pajak Murah, Mesin "Badak", Tapi Awas Limbung

Otomotif | Jum'at, 05 Desember 2025 | 08:38 WIB

Terpopuler: Opsi Alternatif Honda HR-V Bekas, 80 Juta Udah Dapat Innova?

Terpopuler: Opsi Alternatif Honda HR-V Bekas, 80 Juta Udah Dapat Innova?

Otomotif | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×