Cuma Seharga Motor! Bedah Lengkap Innova Diesel 2004: Pajak Murah, Mesin "Badak", Tapi Awas Limbung

Farah Nabilla, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 05 Desember 2025 | 08:38 WIB
Cuma Seharga Motor! Bedah Lengkap Innova Diesel 2004: Pajak Murah, Mesin "Badak", Tapi Awas Limbung
Cuma Seharga Motor! Bedah Lengkap Innova Diesel 2004: Pajak Murah, Mesin "Badak", Tapi Awas Limbung (OLX)
baca 10 detik
  • Harga Innova Diesel 2004 kini mulai Rp 80 juta dengan estimasi pajak tahunan yang sangat terjangkau.
  • Keunggulan utama terletak pada mesin 2KD "Badak" yang tahan banting dan ketersediaan suku cadang melimpah.
  • Calon pembeli wajib waspada pada suara mesin yang kasar dan minimnya fitur keselamatan pada tipe terendah.

Suara.com - Mimpi memiliki mobil keluarga bermesin diesel yang tangguh kini bukan sekadar angan-angan bagi pemilik budget terbatas di penghujung tahun 2025.

Toyota Kijang Innova diesel lansiran 2004 kini sudah bisa Anda pinang dengan harga yang sangat mengejutkan, yakni mulai Rp 80 jutaan saja atau setara dengan skutik premium Honda Forza.

Namun, sebelum Anda mentransfer uang tabungan, simak bedah tuntas mulai dari pajak, kelebihan, hingga kekurangannya agar tidak menyesal di kemudian hari.

Mesin Legendaris 2KD yang Tak Ada Matinya

Alasan utama mobil ini masih menjadi primadona di bursa mobil bekas adalah mesinnya yang terkenal sangat bandel dan toleran.

Menggendong mesin diesel berkode 2KD-FTV berkapasitas 2.500 cc, Innova generasi awal ini menawarkan durabilitas tinggi yang sulit ditandingi mobil modern.

Dapur pacu ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 102 dk pada putaran 3.600 rpm.

Torsinya pun sangat melimpah, mencapai 200 Nm di putaran 1.400–3.200 rpm, membuatnya enteng melibas tanjakan ekstrem meski muatan penuh.

Selain performanya yang "badak", konsumsi bahan bakarnya yang irit menjadi penyelamat dompet di tengah tingginya harga BBM saat ini.

baca juga

Pajak Tahunan: Sahabat Kaum "Mendang-Mending"

Salah satu daya tarik terbesar memelihara mobil tua bangka (Motuba) seperti Innova 2004 adalah beban pajak yang ringan.

Karena usianya sudah menginjak 21 tahun, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil ini sudah mengalami penyusutan signifikan.

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, estimasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan Innova Diesel 2004 berkisar antara Rp 1.600.000 hingga Rp 2.300.000.

Angka ini tentu bervariasi tergantung tipe (E, G, atau V), progresif kepemilikan, dan peraturan daerah masing-masing.

Nominal tersebut tergolong sangat murah untuk ukuran mobil MPV 7-penumpang dengan mesin 2.500 cc.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Opsi Alternatif Honda HR-V Bekas, 80 Juta Udah Dapat Innova?

Terpopuler: Opsi Alternatif Honda HR-V Bekas, 80 Juta Udah Dapat Innova?

Otomotif | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:55 WIB

Rp80 Jutaan Dapat Kijang Innova Tahun Berapa? Tengok Konsumsi BBM dan Taksiran Pajak sebelum Beli

Rp80 Jutaan Dapat Kijang Innova Tahun Berapa? Tengok Konsumsi BBM dan Taksiran Pajak sebelum Beli

Otomotif | Kamis, 04 Desember 2025 | 14:01 WIB

Pilihan Mobil Keluarga untuk Liburan Akhir Tahun, Dijamin Muat Banyak

Pilihan Mobil Keluarga untuk Liburan Akhir Tahun, Dijamin Muat Banyak

Otomotif | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:33 WIB

Terkini

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×