53 Titik SPKLU di Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik, Liburan Nataru Bebas Cemas

Chyntia Sami Bhayangkara, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:52 WIB
53 Titik SPKLU di Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik, Liburan Nataru Bebas Cemas
Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • 53 titik SPKLU siap layani perjalanan libur Nataru 2025.
  • Tersedia Ultra Fast Charging 200 kW di titik strategis.
  • Wajib manajemen waktu, antrean di rest area tak terelakkan.

Suara.com - Populasi mobil listrik di Indonesia yang terus meroket mengubah lanskap perjalanan liburan Natal dan tahun baru (Nataru) kali ini menjadi lebih hijau dan senyap.

Kendaraan setrum kini bukan lagi sekadar mainan dalam kota, melainkan armada andalan keluarga untuk melibas aspal Trans Jawa menuju kampung halaman atau destinasi wisata.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu lagi dihantui rasa cemas kehabisan daya di tengah jalan tol yang panjang.

Infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah digenjot secara masif di titik-titik krusial sepanjang jalur mudik.

Meski fasilitas sudah tersedia, rasio jumlah mobil dan alat charging belum sepenuhnya seimbang, sehingga potensi antrean tetap menjadi tantangan nyata.

Pada rest area Trans Jawa, SPKLU tersedia dengan beragam kapasitas daya, mulai dari pengisian standar hingga yang super cepat.

Pengguna wajib pintar memilih lokasi pemberhentian agar waktu liburan tidak habis hanya untuk menunggu baterai penuh.

Berikut adalah panduan lengkap lokasi 53 SPKLU di Tol Trans Jawa yang telah saya kurasi untuk memudahkan manajemen perjalanan Anda.

Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Zona Jabodetabek & Jawa Barat (Awal Perjalanan)

baca juga

Ini adalah fase krusial untuk memastikan baterai aman sebelum masuk jalur tengah yang panjang.

Perhatikan Rest Area KM 57A dan KM 62B yang sudah dilengkapi DC 200 kW, ini adalah "Hidden Gem" untuk pengisian kilat (15-30 menit 80 persen).

Tol Jagorawi:

  • KM 10A (DC 60 kW)
  • KM 21B (DC 50 kW)
  • KM 45A (DC 60 kW)

Tol Jakarta–Tangerang:

  • KM 13A (DC 60 kW)
  • KM 14B (AC & DC 82,5 kW)

Tol Jakarta–Cikampek (Japek):

  • KM 6B (AC 22 kW, DC 25 kW, DC 200 kW)
  • KM 19A & 19B (DC 50 kW & DC 24 kW)
  • KM 39A & 42B (DC 50 kW)
  • KM 57A & 62B (AC 22 kW, DC 50 kW, DC 200 kW)

Tol Cipularang & Padaleunyi:

  • KM 72A & 72B (DC 50 kW & DC 24 kW)
  • KM 88A & 88B (AC 22 kW, DC 24–200 kW)
  • KM 97B (DC 60 kW)
  • KM 125B (DC 120 kW)
  • KM 147A (DC 50 kW & DC 200 kW)
  • KM 149B (DC 50 kW & DC 24 kW)

Zona Jawa Tengah (Jalur Panjang)

Di rute ini, manajemen daya sangat vital karena jarak antar rest area mulai berjauhan.

Manfaatkan KM 379A Batang yang memiliki kapasitas besar hingga 200 kW untuk istirahat makan siang sambil charging.

Tol Palikanci:

  • KM 207A (AC 24 kW, DC 24–100 kW)
  • KM 208B (DC 50 kW & DC 24 kW)

Tol Batang–Semarang:

  • KM 360B (DC 50 kW)
  • KM 379A (AC 7,4–22 kW, DC 66–200 kW)
  • KM 389B (AC 7,4–22 kW, DC 50–100 kW)
  • KM 391A (DC 50 kW)

Tol Semarang–Solo:

  • KM 424B, 429A, 439A (DC 50 kW)
  • KM 444B (DC 50 kW & DC 200 kW)
  • KM 456B (AC 7,4 kW)
  • KM 487A & 487B (DC 50 kW)

Zona Jawa Timur (Destinasi Akhir)

Memasuki Jawa Timur, opsi charging cukup merata dengan kemampuan fast charging standar.

Tol Solo–Ngawi–Kertosono:

  • KM 519A/B (DC 24 kW & DC 50 kW)
  • KM 538A/B (DC 22 kW & DC 50 kW)
  • KM 575A/B (AC 22 kW, DC 50–100 kW)
  • KM 597A/B (DC 22 kW & DC 50 kW)
  • KM 626A/B (AC 22 kW, DC 100–200 kW)

Tol Surabaya–Mojokerto:

  • KM 725A (AC 22 kW, DC 50–100 kW)
  • KM 726B (DC 50 kW)

Tol Surabaya–Malang & Gempol–Pasuruan:

  • KM 753B & 754A (DC 50 kW)
  • KM 66A/B & 84A/B (DC 50 kW)
  • KM 792A/B (DC 50 kW)

Tips "Smart EV User" (Total Cost of Ownership):

Menggunakan mobil listrik untuk jarak jauh bukan hanya soal hemat BBM, tapi soal "Time Management".

  • Pahami Daya: Charger DC 200 kW bisa mengisi baterai mobil modern (seperti Ioniq 5 atau EV6) dari 10 persen ke 80 persen dalam 18 menit. Namun, jika Anda menggunakan charger DC 50 kW, proses yang sama bisa memakan waktu hampir 1 jam.
  • Biaya: Tarif SPKLU Fast Charging saat ini berkisar Rp 2.466 per kWh + biaya layanan. Untuk perjalanan 300km, biaya listriknya hanya sekitar Rp 100.000 - Rp 150.000, jauh lebih murah dibanding bensin yang bisa tembus Rp 350.000.
  • Strategi: Jangan menunggu baterai 0 persen. Isilah daya saat baterai tersisa 20-30 persen di rest area yang sepi, meskipun kapasitas chargernya kecil, daripada antre berjam-jam di rest area favorit.

Selamat menikmati liburan Nataru 2025 dengan kendaraan masa depan Anda!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chery Exeed Siapkan Mobil Listrik Premium Tahun Depan, Jarak Tempuh 1.700 KM

Chery Exeed Siapkan Mobil Listrik Premium Tahun Depan, Jarak Tempuh 1.700 KM

Otomotif | Kamis, 25 Desember 2025 | 16:13 WIB

Tren Mudik Hijau Melesat: Pengguna Mobil Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Siagakan 4.516 SPKLU

Tren Mudik Hijau Melesat: Pengguna Mobil Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Siagakan 4.516 SPKLU

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:33 WIB

Spesifikasi Aion V, Mobil Listrik Cocok untuk Ibu Rumah Tangga agar Nyaman Antar Jemput Anak

Spesifikasi Aion V, Mobil Listrik Cocok untuk Ibu Rumah Tangga agar Nyaman Antar Jemput Anak

Otomotif | Rabu, 24 Desember 2025 | 20:03 WIB

Terkini

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:05 WIB

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 10:21 WIB

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

×