Geely Auto Ancam Posisi BYD Setelah Berhasil Jual 3 Juta Unit Mobil Sepanjang 2025

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 06 Januari 2026 | 15:35 WIB
Geely Auto Ancam Posisi BYD Setelah Berhasil Jual 3 Juta Unit Mobil Sepanjang 2025
ilustrasi mobil listrik saat hujan atau banjir.
baca 10 detik
  • Geely Auto mencatat total penjualan 3,0246 juta unit di tahun 2025, tumbuh signifikan 39% secara tahunan.
  • Keberhasilan didorong oleh peningkatan penjualan Kendaraan Energi Baru (NEV) mencapai 1,6878 juta unit.
  • Geely menargetkan penjualan 3,45 juta unit di tahun 2026 dengan fokus pada elektrifikasi.

Suara.com - Geely Auto mencatatkan sejarah manis pada penutupan tahun 2025 dengan performa penjualan yang sangat agresif. Pabrikan asal Tiongkok ini berhasil membukukan total penjualan tahunan mencapai 3,0246 juta unit. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 39 persen secara tahunan atau year on year.

Pencapaian ini memperkuat posisi Geely sebagai salah satu raksasa otomotif global. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadikan mereka pesaing terdekat BYD di pasar otomotif dunia termasuk Indonesia. Strategi ekspansi yang konsisten pada segmen kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle menjadi kunci utama kesuksesan perusahaan sepanjang tahun lalu.

Penjualan unit NEV Geely tercatat melonjak hingga 90 persen dengan angka mencapai 1,6878 juta unit. Performa ini tidak hanya melampaui target internal perusahaan namun juga mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Geely. Menariknya Geely sempat menaikkan target penjualan dari 2,71 juta unit menjadi 3 juta unit pada pertengahan tahun lalu.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan BYD yang justru memangkas target tahunan mereka. Jarak persaingan antara dua raksasa otomotif asal Negeri Tirai Bambu ini pun kini terpantau semakin rapat. Merek Geely tetap menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi sebesar 2,4499 juta unit untuk pasar domestik Tiongkok.

Salah satu bintang utama dalam portofolio mereka adalah model Geely China Star. Model ini sukses menembus target dengan total penjualan tahunan mencapai 1,2141 juta unit.

Selain itu Geely Galaxy tampil sebagai motor pertumbuhan baru dengan penjualan 1,2358 juta unit atau melonjak tajam 150 persen. Merek ini bahkan mengukir sejarah dengan menembus angka satu juta unit hanya dalam waktu 29 bulan saja.

Merek lain seperti Lynk & Co juga memberikan kontribusi positif dengan penjualan 350.500 unit. Sementara itu brand mobil listrik premium Zeekr mencatatkan angka 224.100 unit sepanjang tahun 2025. Tidak hanya jago kandang Geely juga semakin tancap gas di pasar internasional dengan angka ekspor mencapai 420.100 unit.

Menatap tahun 2026 Geely Auto memasang target yang jauh lebih menantang. Perusahaan membidik total penjualan sebanyak 3,45 juta unit atau naik 14 persen dari capaian tahun sebelumnya. Fokus utama mereka tetap berada pada jalur elektrifikasi dengan target penjualan NEV mencapai 2,22 juta unit untuk tahun ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiamat Mobil Listrik China Puluhan Merek Terancam Bangkrut pada 2026

Kiamat Mobil Listrik China Puluhan Merek Terancam Bangkrut pada 2026

Otomotif | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:36 WIB

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 14:25 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru di Indonesia Januari 2026, BYD, Chery, Geely, Wuling dan Hyundai

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru di Indonesia Januari 2026, BYD, Chery, Geely, Wuling dan Hyundai

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×