- Mematikan AC mengurangi beban mesin karena kompresor menyedot tenaga (sekitar 2-5 HP) pada mobil kecil saat menanjak.
- Mobil modern dengan ECU pintar memutus otomatis daya AC saat mendeteksi mesin bekerja keras menanjak.
- Langkah mematikan AC manual tetap bermanfaat pada mobil kecil atau saat menghadapi tanjakan terjal untuk menjaga suhu mesin.
Suara.com - Pernahkah Anda berada di dalam mobil yang sedang berjuang menanjak di jalur curam seperti Puncak atau Cadas Pangeran, lalu tiba-tiba sang pengemudi mematikan AC?
Mitos atau fakta bahwa mematikan AC bisa membuat mobil lebih kuat menanjak sering kali menjadi perdebatan di kalangan pengguna mobil.
Banyak yang percaya bahwa dengan mematikan AC, beban mesin berkurang dan tenaga tambahan akan dialokasikan ke roda.
Namun, apakah hal ini benar-benar efektif untuk mobil-mobil modern saat ini? Simak penjelasan teknisnya berikut ini agar Anda tidak salah kaprah.
Logika di Balik Mematikan AC
Secara teknis, kompresor AC mobil digerakkan oleh drive belt yang terhubung langsung ke putaran mesin. Saat AC menyala, kompresor akan menyedot daya mesin (horse power) untuk mensirkulasikan freon.
Pada mobil dengan kapasitas mesin kecil, yakni 1.000cc hingga 1.200cc, beban kompresor AC ini cukup terasa, yakni sekitar 2 hingga 5 tenaga kuda (HP).
Di jalan datar, kehilangan 5 HP mungkin tidak terasa. Namun, saat menghadapi tanjakan terjal, setiap "tetes" tenaga sangat berharga.
Beban kompresor ini bisa menjadi penentu apakah mobil sanggup menanjak dengan mulus atau justru "ngos-ngosan".
Baca Juga: Terpopuler: Fitur Baru Xpander Makin Stabil di Tikungan, Mobil Gampang Dirawat Jarang ke Bengkel
Perbedaan Mobil Lawas dan Mobil Modern
Yang perlu dipahami, teknologi otomotif telah berkembang pesat. Ada perbedaan signifikan antara mobil keluaran lama dengan mobil modern dalam menyikapi beban AC:
1. Mobil Modern dengan ECU Pintar
Mobil-mobil keluaran terbaru terutama di atas tahun 2015 umumnya sudah dilengkapi dengan sensor beban pada Electronic Control Unit (ECU).
Ketika ECU mendeteksi mesin sedang bekerja keras (misalnya pedal gas diinjak dalam-dalam saat menanjak), sistem secara otomatis akan memutus arus ke kopling magnetik (magnetic clutch) kompresor AC.
Artinya, AC akan "mati" sementara secara otomatis untuk memberikan prioritas tenaga ke mesin, meskipun tombol AC di dashboard tetap menyala.