Benarkah Mematikan AC Mobil saat Tanjakan Bisa Tambah Tenaga Mesin? Ini Fakta Teknisnya!

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Rabu, 28 Januari 2026 | 10:47 WIB
Benarkah Mematikan AC Mobil saat Tanjakan Bisa Tambah Tenaga Mesin? Ini Fakta Teknisnya!
Ilustrasi mobil menanjak. [Freepik]
Baca 10 detik
  • Mematikan AC mengurangi beban mesin karena kompresor menyedot tenaga (sekitar 2-5 HP) pada mobil kecil saat menanjak.
  • Mobil modern dengan ECU pintar memutus otomatis daya AC saat mendeteksi mesin bekerja keras menanjak.
  • Langkah mematikan AC manual tetap bermanfaat pada mobil kecil atau saat menghadapi tanjakan terjal untuk menjaga suhu mesin.

Suara.com - Pernahkah Anda berada di dalam mobil yang sedang berjuang menanjak di jalur curam seperti Puncak atau Cadas Pangeran, lalu tiba-tiba sang pengemudi mematikan AC?

Mitos atau fakta bahwa mematikan AC bisa membuat mobil lebih kuat menanjak sering kali menjadi perdebatan di kalangan pengguna mobil.

Banyak yang percaya bahwa dengan mematikan AC, beban mesin berkurang dan tenaga tambahan akan dialokasikan ke roda.

Namun, apakah hal ini benar-benar efektif untuk mobil-mobil modern saat ini? Simak penjelasan teknisnya berikut ini agar Anda tidak salah kaprah.

Logika di Balik Mematikan AC

Secara teknis, kompresor AC mobil digerakkan oleh drive belt yang terhubung langsung ke putaran mesin. Saat AC menyala, kompresor akan menyedot daya mesin (horse power) untuk mensirkulasikan freon.

Pada mobil dengan kapasitas mesin kecil, yakni 1.000cc hingga 1.200cc, beban kompresor AC ini cukup terasa, yakni sekitar 2 hingga 5 tenaga kuda (HP).

Di jalan datar, kehilangan 5 HP mungkin tidak terasa. Namun, saat menghadapi tanjakan terjal, setiap "tetes" tenaga sangat berharga.

Beban kompresor ini bisa menjadi penentu apakah mobil sanggup menanjak dengan mulus atau justru "ngos-ngosan".

Baca Juga: Terpopuler: Fitur Baru Xpander Makin Stabil di Tikungan, Mobil Gampang Dirawat Jarang ke Bengkel

Perbedaan Mobil Lawas dan Mobil Modern

Yang perlu dipahami, teknologi otomotif telah berkembang pesat. Ada perbedaan signifikan antara mobil keluaran lama dengan mobil modern dalam menyikapi beban AC:

1. Mobil Modern dengan ECU Pintar

Mobil-mobil keluaran terbaru terutama di atas tahun 2015 umumnya sudah dilengkapi dengan sensor beban pada Electronic Control Unit (ECU).

Ketika ECU mendeteksi mesin sedang bekerja keras (misalnya pedal gas diinjak dalam-dalam saat menanjak), sistem secara otomatis akan memutus arus ke kopling magnetik (magnetic clutch) kompresor AC.

Artinya, AC akan "mati" sementara secara otomatis untuk memberikan prioritas tenaga ke mesin, meskipun tombol AC di dashboard tetap menyala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI