- BYD memamerkan inovasi platform kendaraan listrik terbaru, yaitu e-Platform, pada ajang IIMS 2026 di Jakarta.
- e3 Platform Denza Z9 GT menerapkan tiga motor listrik dan teknologi Cell-to-Body untuk stabilitas dan keamanan.
- e4 Platform Yangwang U9 menggunakan empat motor independen, mencapai kecepatan 496,22 km/jam dengan material ringan.
Suara.com - BYD kini bukan sekadar produsen kendaraan melainkan pionir teknologi global yang menempatkan inovasi sebagai DNA utama. Melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, pabrikan otomotif asal China ini mempertegas posisinya dalam menjawab kebutuhan masa depan yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.
Lompatan besar ini terlihat dari pengembangan e-Platform generasi terbaru yang menjadi tulang punggung inovasi BYD. Arsitektur terintegrasi ini dirancang agar sistem penggerak dan kecerdasan kontrol bekerja harmonis dalam satu kesatuan.
Dalam pameran tersebut, BYD menyoroti e3 Platform yang tertanam pada Denza Z9 GT. Keunggulannya terletak pada penggunaan tiga motor listrik independen untuk mengatur distribusi tenaga secara presisi. Teknologi Cell-to-Body (CTB) juga diterapkan agar baterai menyatu langsung dengan bodi kendaraan. Desain ini meningkatkan kekakuan struktur sehingga mobil lebih stabil dan aman saat menghadapi benturan.
Denza Z9 GT juga dilengkapi fitur Independent Rear Wheel Steering yang memudahkan manuver di jalanan sempit kota besar. Untuk urusan kecerdasan, platform ini dibekali 33 sensor serta dua sensor LiDAR guna mendukung pemetaan lingkungan yang sangat akurat.
Inovasi yang lebih ekstrem hadir melalui e4 Platform yang digunakan oleh Yangwang U9. Berbeda dengan sebelumnya, platform ini memakai empat motor listrik independen yang memungkinkan kontrol individu pada setiap roda. Hasilnya sangat luar biasa karena mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 496,22 km per jam. Penggunaan material karbon fiber terintegrasi dan aluminium membuat bobot kendaraan tetap ringan namun memiliki kekuatan struktural yang tinggi.

Mengenai arah pengembangan ini, Luther Panjaitan selaku Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia memberikan penjelasannya.
“Sebagai perusahaan teknologi global, BYD percaya bahwa masa depan mobilitas dibangun melalui lompatan teknologi. DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem, dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa dan keselamatan secara konsisten. Pada sesi Technology Talk BYD hari ini, kami mengajak rekan-rekan untuk mengenal lebih jauh evolusi teknologi BYD, salah satunya adalah pengembangan e-Platform yang terus berevolusi dan menjadi landasan bagi berbagai terobosan kendaraan listrik BYD dari waktu ke waktu,” ujar Luther, di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Seluruh pengembangan ini membuktikan bahwa BYD tidak hanya mengejar performa di atas kertas, namun juga memastikan teknologi tersebut relevan dalam penggunaan sehari-hari. Integrasi sistem yang matang menjadi fondasi utama bagi ekosistem mobilitas masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan di kota-kota besar Indonesia.
Baca Juga: Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah