- Ganti minyak rem rutin cegah rem blong (Vapor Lock).
- Jadwal ganti minyak rem idealnya setiap 24.000 km atau 24 bulan.
- Servis motor perlu dilakukan demi kencan aman dengan pengereman optimal.
Suara.com - Hari Valentine 14 Februari dan bertepatan di malam minggu memang paling syahdu jika dinikmati sambil motoran berdua menyusuri jalanan kota yang romantis. Namun, jangan sampai momen indah bareng pasangan berubah jadi bencana hanya karena masalah teknis yang sepele yaitu rem blong.
Ternyata, bentuk perhatian terbaik ke pasangan di hari kasih sayang bukan cuma memberikan cokelat atau bunga, tetapi juga memastikan motor dalam kondisi prima dan aman untuk boncengan. Salah satu komponen yang sering terlupakan namun sangat krusial adalah minyak rem.
Mengapa Minyak Rem Sangat Penting?
Minyak rem bukan sekadar cairan biasa. Ia berfungsi mendorong piston di kaliper agar kampas rem dapat menjepit cakram dengan presisi.
Selain itu, minyak rem bertugas menyerap panas ekstrem yang muncul akibat gesekan logam antara kampas dan cakram saat pengereman terjadi.
Astra Motor Yogyakarta, selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, menekankan bahwa merawat minyak rem adalah kunci keselamatan berkendara.
Berikut adalah 5 manfaat utama mengganti minyak rem secara rutin:

1. Pengereman Optimal dan Aman
Minyak rem yang baru memastikan tekanan hidrolik disalurkan secara sempurna ke kaliper. Hasilnya, rem cakram akan terasa lebih pakem dan responsif, memberikan rasa aman saat harus berhenti mendadak.
2. Mencegah Rem Blong (Vapor Lock)
Baca Juga: Ini Pentingnya Ganti Minyak Rem Motor, Tak Peka Keselamatan dalam Bahaya
Minyak rem bersifat higroskopis, artinya mudah menyerap uap air. Jika terlalu lama tidak diganti, kadar air yang tinggi akan menurunkan titik didih minyak rem.
Hal ini memicu munculnya gelembung udara (uap air) yang menyebabkan rem terasa "ngempos" atau blong, yang dikenal dengan istilah Vapor Lock.
3. Mencegah Korosi dan Karat
Minyak rem yang sudah kotor dan terkontaminasi air dapat memicu karat pada sistem pengereman, mulai dari master rem, selang, hingga kaliper. Penggantian rutin akan menjaga komponen logam ini tetap awet.
4. Memperpanjang Usia Komponen Rem
Dengan rutin mengecek minyak rem, Anda terhindar dari tumpukan kotoran yang berisiko merusak seal karet di dalam sistem. Jika seal rusak, kebocoran minyak rem tidak terhindarkan dan biaya perbaikan akan jauh lebih mahal.
5. Performa Stabil (Terutama Sistem ABS)
Bagi pengguna motor dengan sistem ABS, konsistensi tekanan pengereman sangat bergantung pada kualitas cairan rem. Minyak rem yang bersih menjaga performa sistem pengereman tetap stabil meski dalam kondisi pengereman berat.

Kapan Harus Diganti?
Danang Priyo Kumoro, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, memberikan panduan teknis bagi para pengendara. Menurutnya, minyak rem wajib diganti secara berkala setiap 24 bulan atau setiap 24.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.
“Agar performa sepeda motor tetap baik dan komponen terawat, pengendara wajib melakukan pengecekan dan servis berkala di AHASS. Di sana, motor akan ditangani langsung oleh teknisi profesional,” ujar Danang.
Persiapan kencan yang matang tidak hanya soal tempat makan yang enak, tapi juga soal keamanan di perjalanan.
Sebelum menjemput 'Ayang', pastikan Anda melakukan pengecekan ke bengkel resmi.
Bagi konsumen Honda di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Anda dapat langsung mengunjungi AHASS terdekat atau lebih praktis dengan melakukan booking servis melalui aplikasi Motorku X. Dengan rem yang pakem, kencan pun jadi lebih tenang dan berkesan. Selamat hari kasih sayang!