- One way mudik berlaku 17-20 Maret dari Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Semarang-Solo.
- Skema contraflow diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi pada periode arus mudik-balik.
- Ganjil genap berlaku di Tol Karawang-Kalikangkung dan Tangerang-Merak selama masa angkutan Lebaran.
Suara.com - Lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan.
Untuk mengantisipasi kemacetan parah, pemerintah kembali menyiapkan rekayasa lalu lintas skala besar yang meliputi sistem satu arah (one way), contraflow, hingga ganjil genap.
Langkah ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Bagi Anda yang berencana pulang ke kampung halaman, mencatat jadwal ini adalah kunci agar perjalanan tetap nyaman dan tidak terjebak penutupan akses jalan.
Jadwal One Way Mudik dan Balik Lebaran 2026
Sistem one way dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas jalan tol bagi kendaraan yang bergerak searah. Berikut adalah detail jadwalnya:
1. Arus Mudik (Jakarta menuju Semarang/Solo)
Sistem satu arah diberlakukan mulai dari Km 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga Km 421 Tol Semarang–Solo.
- Mulai: 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB
- Berakhir: 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Catatan Penting: Sebelum one way dimulai, petugas akan melakukan pembersihan jalur pada 17 Maret pukul 10.00–12.00 WIB.
Selama periode ini, kendaraan dari arah timur (Jawa Tengah/Jawa Timur) tidak dapat masuk menuju Jakarta melalui jalur tol tersebut.
2. Arus Balik (Semarang menuju Jakarta)
Arah one way akan dibalik untuk memfasilitasi kendaraan yang kembali ke arah Ibu Kota.
- Mulai: 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB
- Berakhir: 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Normalisasi arus lalu lintas dijadwalkan selesai pada 30 Maret 2026 pukul 02.00 WIB. Khusus bagi pengguna Tol Cisumdawu, kendaraan dapat keluar melalui GT Cimalaka atau Cisumdawu Jaya untuk menyesuaikan dengan skema yang berlaku.

Skema Contraflow untuk Kelancaran Jalur
Selain one way, sistem contraflow (lawan arus) juga akan diterapkan di titik-titik krusial untuk memecah kepadatan tanpa menutup jalur sepenuhnya.