Padahal, fitur keselamatan aktif dan pasif sangat penting untuk menunjang keamanan keluarga. Jika dibandingkan dengan kompetitor yang lebih baru, beberapa varian lama Avanza memang terasa tertinggal dalam aspek perlindungan pengemudi dan penumpang.
4. Beberapa Komponen Rentan Bermasalah Seiring Usia
Walau mesin Avanza dikenal cukup bandel, bukan berarti tanpa masalah. Pada unit dengan usia pakai tinggi, beberapa keluhan yang cukup sering muncul antara lain mesin terasa ngempos, idle tidak stabil, hingga konsumsi bahan bakar yang mulai boros akibat komponen yang menua.
Sistem pendingin seperti radiator juga bisa mengalami penurunan performa jika tidak dirawat rutin, yang berpotensi menyebabkan mesin cepat panas.
Selain itu, komponen kaki-kaki seperti bushing dan shockbreaker kerap memerlukan penggantian lebih cepat apabila mobil sering digunakan di jalan rusak.
Semua ini sebenarnya wajar untuk kendaraan berumur, namun tetap perlu diperhitungkan sebagai potensi biaya tambahan setelah membeli unit bekas.
5. Handling dan Stabilitas Bukan yang Terbaik di Kelasnya
Sebagai MPV keluarga yang dirancang untuk efisiensi dan daya angkut, Avanza bukanlah mobil yang menonjol dalam hal pengendalian. Setirnya cenderung ringan dan kurang memberikan umpan balik maksimal, terutama pada generasi terdahulu.
Saat dipacu dalam kecepatan tinggi, bodi mobil bisa terasa sedikit limbung, khususnya ketika melewati tikungan atau saat harus melakukan manuver mendadak.
Hal ini bukan berarti mobil tidak aman, namun karakter berkendaranya memang lebih cocok untuk penggunaan santai dan stabil daripada agresif. Bagi pengemudi yang terbiasa dengan mobil sedan atau crossover yang lebih stabil, adaptasi mungkin diperlukan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni