Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:15 WIB
Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya
Ilustrasi mobil PHEV. [Dok. Ist]
baca 10 detik
  • Riset Fraunhofer Institute di Eropa menemukan konsumsi BBM PHEV nyata melebihi klaim pabrikan hingga tiga kali lipat.
  • Mesin bensin PHEV aktif lebih sering dari perkiraan, bahkan saat mode listrik diutamakan, karena perilaku pengguna.
  • Regulator Eropa khawatir efisiensi tidak realistis ini menyebabkan lonjakan emisi karbon, sehingga perlu revisi metode uji.

Suara.com - Mobil plug-in hybrid (PHEV) sering dianggap sebagai solusi pintar bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa rasa khawatir akan jarak tempuh. Teknologi ini menjanjikan efisiensi tinggi serta emisi rendah melalui perpaduan motor listrik dan mesin bensin konvensional.

Namun laporan terbaru dari Fraunhofer Institute di Jerman justru mengungkap sisi gelap yang cukup mengejutkan mengenai konsumsi bahan bakar kendaraan jenis ini di kondisi nyata. Berdasarkan data riset terhadap hampir satu juta kendaraan di Eropa terungkap bahwa konsumsi bahan bakar mobil PHEV di jalan raya jauh dari klaim pabrikan.

Penelitian tersebut menunjukkan rata-rata mobil PHEV menggunakan bahan bakar lebih dari 300 persen dibandingkan hasil pengujian resmi pemerintah. Jika dalam standar WLTP mobil ini diklaim hanya butuh 1,57 liter untuk 100 kilometer kenyataan di lapangan justru menyentuh angka 6,12 liter untuk jarak yang sama.

Selisih ini mencapai hampir 3,9 kali lipat dari klaim awal dan membuat efisiensi PHEV terlihat setara dengan mobil bermesin diesel konvensional. Mesin bensin pada sistem PHEV ternyata bekerja jauh lebih aktif dari yang dibayangkan untuk mendukung akselerasi atau menjalankan sistem pemanas kabin. Bahkan dalam mode yang memprioritaskan baterai sekalipun konsumsi BBM tetap berada di kisaran 2,98 liter per 100 km yang berarti dua kali lipat lebih boros dari data regulasi resmi.

Faktor perilaku pengguna juga memegang peranan penting dalam tingginya konsumsi energi ini. Pemilik mobil dari merek yang lebih terjangkau cenderung lebih rajin melakukan pengisian daya listrik. Sebaliknya pemilik kendaraan premium justru tercatat paling jarang melakukan pengisian daya baterai secara mandiri. Studi mencatat bahwa lebih dari setengah unit Porsche dalam pengujian tidak pernah diisi ulang daya listriknya sama sekali. Kondisi ini mengubah baterai yang berat menjadi sekadar beban tambahan sehingga mesin bensin bekerja ekstra keras.

Situasi ini kini menjadi alarm bagi regulator otomotif di kawasan Eropa karena potensi sumbangan emisi karbon yang besar. Tanpa adanya perombakan aturan penghitungan efisiensi yang lebih realistis penggunaan PHEV dikhawatirkan akan menyumbang emisi tambahan hingga puluhan juta ton dalam dua dekade ke depan. Langkah revisi metode uji kini sedang dipertimbangkan agar data yang sampai ke konsumen benar-benar mencerminkan penggunaan rill di jalanan kota besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Mobil Listrik Termurah Jarak Tempuh Jauh 300 Km Bisa Mudik Lintas Provinsi, Tak Takut Bensin Mahal

6 Mobil Listrik Termurah Jarak Tempuh Jauh 300 Km Bisa Mudik Lintas Provinsi, Tak Takut Bensin Mahal

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:15 WIB

5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai

5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 13:04 WIB

Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia

Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia

Otomotif | Minggu, 01 Maret 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Kapan Marselino Ferdinan Debut Bersama Persija Jakarta? Shin Tae-yong Beri Sinyal

Kapan Marselino Ferdinan Debut Bersama Persija Jakarta? Shin Tae-yong Beri Sinyal

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Cara Memilih Earphone Kabel yang Bagus, Cek 4 Hal Ini Sebelum Membeli

Cara Memilih Earphone Kabel yang Bagus, Cek 4 Hal Ini Sebelum Membeli

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi

Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Pendiri Metland Nanda Widya Sabet Penghargaan Filantropi Dunia

Pendiri Metland Nanda Widya Sabet Penghargaan Filantropi Dunia

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Biaya Haji 2027 Tembus Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Haji 2027 Tembus Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Kulit Sawo Matang dan Berminyak? Ini 3 Rekomendasi Bedak Wardah dan Shade yang Pas

Kulit Sawo Matang dan Berminyak? Ini 3 Rekomendasi Bedak Wardah dan Shade yang Pas

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

Apa Itu Bakteri Yersinia Pestis? Diduga Bocor di Lab RUsia, Sumber dari Wabah Black Death

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari

Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:29 WIB

×