- Chery Sales Indonesia menyiapkan 22 bengkel siaga dan promo servis Lebaran 5-31 Maret 2026 untuk populasi 34 ribu unit mobil.
- Chery menawarkan beragam pilihan kendaraan, termasuk Super Hybrid (CSH), ICE, dan BEV, mendukung kebutuhan perjalanan jauh seperti mudik.
- Chery membagikan panduan mudik kendaraan listrik mencakup pemeriksaan teknis dan perencanaan rute pengisian daya baterai yang efisien.
Suara.com - Chery Sales Indonesia (CSI) terus memastikan ketenangan pikiran kepada para konsumen setia dengan dukungan layanan purna jual selama momen mudik lebaran 2026.
Diketahui populasi mobil Chery di Indonesia telah bertumbuh makin banyak dari tahun ke tahun hingga kini diperkirakan sudah lebih dari 34 ribu unit.
Sebagian mobil-mobil konsumen itu akan bergerak mudik pada tahun ini, jadi keberadaan bengkel siaga dapat membantu menyiapkan rencana perjalanan lebih baik, terutama soal penanganan dalam kondisi darurat.
Chery sendiri telah meyiapkan 22 bengkel siaga yang tersebar di sejumlah titik. Bukan cuma bengkel siaga, Chery Indonesia juga menggelar promo servis Lebaran pada 5-31 Maret 2026. Program ini mencakup potongan harga sparepart hingga 30 persen, diskon 10 persen biaya jasa servis, termasuk penggantian oli, untuk semua model Chery.
Selain memperkuat layanan purnajual, merek otomotif asal China ini juga menghadirkan berbagai pilihan kendaraan dengan teknologi powertrain yang beragam.

Mulai dari mesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE), Battery Electric Vehicle (BEV), hingga Chery Super Hybrid (CSH) yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas konsumen, termasuk perjalanan jarak jauh saat mudik. Bagi konsumen yang mengutamakan kapasitas kabin luas untuk perjalanan keluarga, SUV bermesin konvensional seperti Chery Tiggo 8.
Mudik Lebaran Gunakan Mobil Listrik
Menjelang periode mudik Lebaran, Chery Indonesia membagikan panduan bagi para pengguna kendaraan listrik agar perjalanan jarak jauh dapat berlangsung aman, nyaman, dan efisien.
Persiapan kendaraan serta perencanaan rute menjadi faktor penting untuk memastikan pengalaman berkendara bersama keluarga tetap lancar selama perjalanan.

“Perjalanan mudik dengan kendaraan listrik pada prinsipnya tetap aman dan nyaman selama kendaraan dipersiapkan dengan baik. Kami selalu menyarankan pelanggan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan di bengkel resmi sebelum perjalanan, sekaligus merencanakan rute termasuk titik pengisian daya agar perjalanan dapat berlangsung lebih tenang dan efisien,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, Kamis (19/3/2026).
Secara umum, persiapan mudik dengan mobil listrik tidak jauh berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Namun terdapat beberapa komponen penting yang perlu diperiksa untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan.
Sebelum melakukan perjalanan, pemilik kendaraan listrik disarankan untuk melakukan pengecekan pada beberapa komponen seperti sistem pengereman, kondisi dan tekanan ban, sistem pendingin (coolant) agar suhu komponen tetap ideal, dan baterai 12 volt yang mendukung sistem kelistrikan kendaraan.
Selain kondisi kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi aspek penting dalam menjaga efisiensi energi kendaraan listrik. Beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga efisiensi energi selama perjalanan.
Pastikan baterai kendaraan terisi hingga 100% sebelum berangkat, rencanakan rute perjalanan serta lokasi SPKLU di sepanjang jalur mudik, hindari beban kendaraan berlebihan, gunakan gaya berkendara stabil di bawah 100 kpj, pastikan tekanan ban optimal dan terakhir gunakan AC kabin secara bijak untuk menjaga konsumsi energi.
"Bagi pemilik kendaraan listrik yang tidak membawa mobilnya saat mudik, menjaga kondisi baterai tetap stabil juga perlu diperhatikan. Jika kendaraan ditinggalkan selama 1–2 minggu, disarankan minimal State of Charge (SOC) baterai minimal 50 persen sebelum ditinggalkan," jelas Budi.