Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 24 Maret 2026 | 12:08 WIB
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
Ilustrasi mobil listrik
baca 10 detik
  • CEO Volkswagen, Oliver Blume, memuji pola perencanaan industri China yang dinilai sangat terstruktur, disiplin, dan sistematis.
  • Pujian ini disampaikan di tengah kondisi Volkswagen menghadapi restrukturisasi PHK massal hingga 50.000 pekerjaan di Jerman hingga 2030.
  • Penjualan global VW turun 0,5% pada 2025, namun pengiriman kendaraan listrik (BEV) mereka melonjak signifikan mencapai 32 persen.

Suara.com - CEO Volkswagen Oliver Blume memberikan pernyataan mengejutkan mengenai peta persaingan otomotif global yang semakin ketat.

Ia secara terbuka memuji pola perencanaan industri China yang dinilai jauh lebih terstruktur dan disiplin dibandingkan Jerman. Blume menyebut pendekatan Tiongkok berjalan sangat sistematis dengan skala prioritas yang tajam.

“Tiongkok bertindak dengan cara yang sangat terencana dan memiliki prioritas yang jelas, strukturnya diatur secara optimal,” ujar Oliver, dikutip Selasa (24/3/2026).

Pujian ini muncul di tengah krisis yang menghantam Volkswagen dengan cara PHK massal. Bahkan perusahaan raksasa ini berencana memangkas hingga 50.000 pekerjaan di Jerman hingga tahun 2030 sebagai langkah restrukturisasi. 

Blume menekankan bahwa industri otomotif Eropa tidak boleh menutup mata terhadap kemajuan pesat di Asia.

“Hal yang sangat positif yang kami alami di Tiongkok adalah tingkat disiplin yang tinggi dan kemauan untuk mengeksekusi,” kata Blume.

Saat ini kondisi pasar Volkswagen di China memang sedang tidak baik-baik saja. Laporan resmi menunjukkan penjualan di Negeri Tirai Bambu merosot 8 persen menjadi 2,69 juta unit. 

Persaingan di China sangat brutal dengan kehadiran lebih dari 150 produsen mobil yang bergerak sangat dinamis.

Secara global pengiriman kendaraan Volkswagen pada 2025 tercatat mencapai 8,98 juta unit atau turun tipis 0,5 persen. Meski penjualan mobil konvensional tertekan segmen kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV justru melonjak signifikan hingga 32 persen. 

baca juga

Sebanyak 983.100 unit mobil listrik berhasil dikirimkan ke konsumen dengan kontribusi 11 persen dari total penjualan global.

Lonjakan permintaan BEV di Eropa menjadi motor penggerak utama. Sebaliknya penjualan mobil listrik di China sempat tertahan karena perusahaan sedang menyiapkan model baru hasil pengembangan lokal untuk menghadapi dominasi merek domestik yang semakin kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian

Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:06 WIB

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:56 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota

Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×