- Huruf F pada indikator berarti Full, sedangkan E kerap disalahartikan sebagai Empty atau kosong.
- Fakta sebenarnya, huruf E melambangkan kata Emergency yang berarti motor butuh segera diisi bensin.
- Saat jarum menyentuh E, masih tersisa cadangan BBM sekitar 10 persen di dalam tangki
Suara.com - Di tengah ramainya harga BBM di Indonesia yang ternyata tak jadi naik, para pengendara motor dituntut untuk selalu cermat memantau indikator bahan bakar kendaraannya. Jangan sampai ketidaktahuan membaca indikator BBM justru membuat Anda mogok dan terpaksa repot mendorong motor di pinggir jalan.
Ngomong-ngomong soal indikator bensin, fitur yang satu ini punya peran sangat vital untuk mengetahui sisa bahan bakar di dalam tangki.
Kalau kita perhatikan, pada panel speedometer motor, baik versi analog maupun layar digital, pasti terdapat dua huruf utama yang jadi patokan pengendara, yaitu F dan E. Posisi huruf F biasanya berada di bagian atas atau kanan layar, sementara E nangkring santai di bagian bawah atau sebelah kiri.
Bagi sebagian besar pemotor, makna huruf F sudah bukan rahasia lagi.
Huruf ini merupakan singkatan dari kata Full alias penuh. Artinya, ketika Anda baru saja mampir ke pom bensin dan mengisi tangki hingga luber, jarum indikator otomatis akan naik menunjuk lurus ke arah huruf F.
Nah, yang sering menjadi perdebatan dan salah kaprah di kalangan masyarakat adalah huruf E.
Kebanyakan orang secara spontan mengartikan huruf E sebagai Empty atau kosong.

Alhasil, begitu jarum menyentuh garis merah di huruf E, banyak pengendara langsung panik karena takut motornya mati mendadak di tengah jalan. Padahal, tebakan ini ternyata keliru.
Usut punya usut, huruf E di indikator bensin sebenarnya merupakan singkatan dari Emergency atau keadaan darurat.
Pabrikan otomotif sengaja memberikan kode ini sebagai sinyal peringatan bahwa kondisi bahan bakar motor Anda sudah masuk zona darurat dan minta segera diisi kembali.
Meski berstatus darurat, Anda sama sekali tidak perlu buru-buru panik.
Faktanya, saat jarum indikator benar-benar menyentuh huruf E, tangki bensin kendaraan Anda tidak sepenuhnya kering kerontang.
Umumnya, pabrikan sudah merancang agar masih ada sisa cadangan bahan bakar sekitar 10 persen dari total kapasitas tangki motor.
Jadi, bensin yang tersisa masih sangat cukup untuk memberikan Anda waktu luang mencari SPBU terdekat sebelum motor benar-benar mogok.
Mulai sekarang, ubah pandangan Anda saat melihat indikator bensin. Huruf E bukanlah vonis bensin habis total, melainkan alarm Emergency yang berbaik hati mengingatkan Anda untuk segera menepi ke pom bensin. Jangan sampai salah kaprah lagi, ya!