Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah

Agatha Vidya Nariswari | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Sabtu, 04 April 2026 | 13:35 WIB
Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah
Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah (Freepik)
  • Konflik global mengancam pasokan BBM, memicu lonjakan penjualan mobil listrik secara signifikan di Indonesia.
  • Lonjakan adopsi EV berisiko memindahkan masalah dari krisis BBM menjadi krisis infrastruktur listrik nasional.
  • Pembelian EV dinilai menguntungkan untuk jangka panjang, namun tidak perlu panic buying saat ini.

Suara.com - Lonjakan harga dan ancaman kelangkaan BBM akibat eskalasi konflik global seolah menjadi katalisator sempurna bagi meledaknya tren mobil listrik. Mengingat situasi dunia yang sedang tidak menentu, adopsi EV di Indonesia kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan jalur aman demi menghindari krisis energi.

Tidak ada satu pun pihak yang benar-benar diuntungkan dari sebuah peperangan, bahkan bagi negara yang memulainya. Situasi memanas yang melibatkan Donald Trump dan Iran saat ini membuktikan betapa rentannya rantai pasok global.

Selat Hormuz, jalur urat nadi distribusi minyak dunia yang dikuasai Iran, kini menjadi zona merah bagi banyak kapal logistik. Efek dominonya jelas: ancaman krisis energi global di depan mata.

Beruntung, Indonesia punya posisi tawar yang cukup unik. Lewat lobi tingkat tinggi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berhasil memastikan beberapa kapal tanker minyak kita bisa melenggang aman melintasi Selat Hormuz.

Langkah ini patut diapresiasi karena sukses menjaga harga bahan bakar di Tanah Air tetap rasional. Coba bandingkan dengan Amerika Serikat, di mana harga bensin sudah menembus angka gila-gilaan, lebih dari 8 dolar AS per galon.

Meski pasokan masih terbilang aman, bayang-bayang kelangkaan energi ini rupanya memicu pergeseran tren di masyarakat. Apalagi Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan visi berani agar jalanan Indonesia dipenuhi kendaraan bebas emisi, sementara mobil bensin biarlah menjadi mainan orang kaya saja.

Entah karena sentimen perang atau dorongan dari pemerintah, pasar otomotif di awal tahun 2026 mencatat anomali luar biasa. Prediksi para pakar otomotif meleset total.

Sebelumnya, mereka yakin tahun ini akan menjadi panggung bagi mobil hybrid, mengingat infrastruktur charging yang belum merata. Namun kenyataannya, penjualan kendaraan berbasis baterai murni justru terbang hingga lebih dari 100 persen.

Masyarakat seolah melakukan panic buying. Pabrikan seperti BYD, Wuling, hingga VinFast panen pesanan hingga tiga kali lipat.

Ilustrasi Mobil Listrik
Ilustrasi Mobil Listrik

Hebatnya lagi, euforia ini tidak hanya terjadi di showroom mobil baru. Unit bekas yang biasanya butuh waktu lama untuk laku, kini jadi rebutan pembeli. Alasan mereka sederhana: daripada pusing memikirkan harga bensin yang tak pasti, lebih baik segera colok listrik.

Pertanyaannya, apakah eksodus besar-besaran ini adalah jalan keluar yang mutlak? Jawabannya tentu iya, tapi ada syarat tak kasat mata yang mengikuti.

Kita harus realistis memandang kapasitas daya nasional. Beralih secara masif tanpa kesiapan infrastruktur sejatinya hanya memindahkan penyakit.

Bayangkan jika ada satu juta unit yang dicolok serentak, beban tambahan puluhan gigawatt akan langsung menghantam sistem kelistrikan kita. Untuk kota-kota besar mungkin masih bisa bernapas, tapi di daerah? Ini bisa jadi bom waktu.

Kasusnya mirip seperti drama rekayasa lalu lintas di jalanan kita. Ketika perempatan pintu tol macet parah, pemerintah daerah sering kali mengubah jalurnya menjadi sistem putaran memutar.

Apakah macetnya hilang? Tentu tidak. Titik macetnya saja yang bergeser ke lokasi sebelum putaran. Krisis energi pun berpotensi mengalami hal serupa; kita lolos dari kelangkaan bensin, tapi terperangkap dalam krisis pasokan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan

Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 20:54 WIB

Terpopuler: Promo MyPertamina April 2026 hingga 5 Motor Listrik Rp5 Jutaan Terbaik

Terpopuler: Promo MyPertamina April 2026 hingga 5 Motor Listrik Rp5 Jutaan Terbaik

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 06:35 WIB

5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken

5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Terpopuler: Skandal Keamanan Toyota Dapat Bintang 0, Mobil Keluarga Murah

Terpopuler: Skandal Keamanan Toyota Dapat Bintang 0, Mobil Keluarga Murah

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:46 WIB

Budget Pas-pasan? Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater Paling Irit dan Murah Buat Keluarga Muda

Budget Pas-pasan? Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater Paling Irit dan Murah Buat Keluarga Muda

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:27 WIB

Skandal Keamanan Toyota Starlet Terbongkar Raih Nol Bintang Global NCAP

Skandal Keamanan Toyota Starlet Terbongkar Raih Nol Bintang Global NCAP

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:15 WIB

VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga

VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:56 WIB

Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini

Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:54 WIB

Daihatsu Bagi Hadiah Motor Hingga Mobil Lewat Program Kumpul Sahabat Serentak

Daihatsu Bagi Hadiah Motor Hingga Mobil Lewat Program Kumpul Sahabat Serentak

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:35 WIB

BYD Akui Pede Hadapi Gempuran Merek Mobil Listrik Baru di Indonesia

BYD Akui Pede Hadapi Gempuran Merek Mobil Listrik Baru di Indonesia

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:05 WIB

Desain Mirip Forza tapi Bawa Aura Suzuki, Inikah Calon Burgman yang Ditunggu-tunggu?

Desain Mirip Forza tapi Bawa Aura Suzuki, Inikah Calon Burgman yang Ditunggu-tunggu?

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

Feng Shui Ungkap Warna Mobil dan Letak Garasi Ini Bisa Bikin Suami Gampang 'Kecantol' Wanita Lain

Feng Shui Ungkap Warna Mobil dan Letak Garasi Ini Bisa Bikin Suami Gampang 'Kecantol' Wanita Lain

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:05 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 46 Ribu Unit dan Kuasai Segmen Mobil Murah

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 46 Ribu Unit dan Kuasai Segmen Mobil Murah

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:54 WIB