Sistem pendingin pada motor biasanya menggunakan model cairan, yakni radiator. Komponen ini berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tidak terlalu panas dan tetap optimal digunakan sepanjang hari.
Untuk memastikan bagian ini berfungsi optimal, Anda hanya harus memastikan volume cairan radiator tetap aman sesuai batas yang direkomendasikan, memastikan tidak ada kewajaran pada sistem pendingin, dan mengganti cairan radiator sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sistem pendingin yang bekerja dengan baik akan membantu suhu motor tetap dalam kondisi normal meski cuaca sedang panas terik.
4. Hindari Parkir di Tempat Panas
Sebisa mungkin parkirkan motor di tempat teduh atau di bawah bayangan yang bertahan lama. Ketika berhenti, praktis semua fungsi komponen di dalam motor akan banyak yang berhenti beroperasi.
Untuk itu guna menghindari peningkatan suhu yang terlalu tinggi saat motor diparkir, sangat dianjurkan untuk memarkirkan motor di area yang teduh.
Alternatif lain dapat dilakukan dengan menggunakan penutup motor saat parkir di luar ruangan, atau menghindari parkir terlalu lama di bawah terik matahari.
Terdengar sederhana, tapi bisa membantu Anda menghemat sejumlah pengeluaran akibat kerusakan pasif.
5. Tetap Lakukan Servis Berkala
Meski terkadang cuaca di luar rumah terasa sangat panas, tapi usahakan untuk tetap melakukan servis berkala sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Pengecekan menyeluruh ini dapat membantu Anda menjaga semua komponen tetap berfungsi dengan baik, dan mendeteksi jika terjadi kerusakan pada komponen yang ada.
Kerusakan kecil bisa jadi pemicu kerusakan lain, yang jelas akan merugikan jika terjadi. Cara merawat motor saat cuaca panas ini jadi salah satu kunci utama agar motor tetap bisa digunakan untuk mendukung setiap perjalanan Anda.
Itu tadi beberapa cara merawat motor saat cuaca panas yang bisa dibagikan dalam artikel singkat kali ini, semoga menjadi artikel yang bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian