Suara.com - Motor listrik kini semakin diminati masyarakat Indonesia karena dianggap lebih hemat, praktis, dan ramah lingkungan dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Selain biaya operasional yang rendah, keunggulan lain dari motor listrik adalah kemudahan pengisian daya yang bisa dilakukan langsung di rumah.
Banyak orang masih bertanya-tanya, apakah rumah dengan daya listrik 900 VA bisa digunakan untuk mengisi baterai motor listrik? Jawabannya bisa.
Mayoritas motor listrik modern sudah dirancang dengan konsumsi daya yang relatif rendah, sehingga aman digunakan di rumah dengan daya minimal 900 VA.
Proses pengisian baterai pun cukup sederhana. Pengguna hanya perlu melepas baterai dari motor (umumnya berada di bawah jok), lalu mengisi daya menggunakan colokan listrik biasa.
Beberapa model bahkan memungkinkan pengisian langsung tanpa melepas baterai, selama posisi motor dekat dengan sumber listrik.
Untuk pengisian dari 0 persen hingga penuh, rata-rata membutuhkan waktu sekitar 3–4 jam.
Selain di rumah, pengisian juga bisa dilakukan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan menggunakan voucher token dari PLN.
Namun, bagi pengguna harian, charging di rumah tetap menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis.
Berikut ini lima rekomendasi motor listrik low watt yang bisa diisi daya di rumah dengan listrik 900 VA, lengkap dengan harga dan spesifikasinya.
1. United MX-1200

United MX-1200 menjadi salah satu motor listrik yang dirancang untuk kebutuhan harian masyarakat Indonesia. Motor ini mengusung desain modern dengan performa yang cukup mumpuni di kelasnya.
Ditenagai motor listrik dengan top power 2.200 watt dan baterai Graphene 72V 21,8 Ah, United MX-1200 mampu melaju hingga kecepatan maksimum 65 km/jam.
Untuk sekali pengisian penuh, motor ini bisa menempuh jarak hingga 80 km, cukup ideal untuk mobilitas dalam kota.
Yang menarik, motor ini sudah mendukung teknologi Internet of Things (IoT) melalui aplikasi U-Key.
Fitur ini memungkinkan pengguna memantau gaya berkendara, menghitung penghematan biaya, hingga mengetahui jumlah emisi karbon yang berhasil ditekan.