- Mitsubishi Kuda menjadi pilihan mobil bekas populer karena mesin 4D56 miliknya sangat tangguh menggunakan bahan bakar Biosolar bersubsidi.
- Sistem injeksi mekanis konvensional pada mesin Kuda membuatnya lebih toleran terhadap solar berkualitas rendah dibandingkan mobil diesel modern.
- Penggunaan Biosolar mampu menghemat biaya operasional secara signifikan bagi pemilik dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar diesel nonsubsidi yang mahal.
Sulfur tinggi ini dapat mempercepat pengotoran pada filter solar dan menimbulkan kerak di ruang bakar. Karena itu, pemilik Kuda yang setia minum Biosolar disarankan:
- Ganti filter solar lebih sering, idealnya setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali—lebih cepat dari interval normal.
- Lakukan pengurasan tangki secara berkala untuk membuang endapan.
- Jangan biarkan mobil terlalu lama diam dengan tangki penuh Biosolar, karena dapat memicu pertumbuhan mikroba.
Dengan disiplin perawatan ekstra ini, Kuda diesel bisa bertahan sangat lama tanpa harus "dimanjakan" dengan Dexlite mahal.
Kalkulasi Biaya: Sebulan Pakai Biosolar vs Dexlite
Mari kita hitung penghematan riilnya. Asumsikan Anda menggunakan Kuda untuk mobilitas harian sejauh 1.200 km per bulan, dengan konsumsi rata-rata 10 km/liter.
Dengan Biosolar (Rp6.800/liter): 120 liter x Rp6.800 = Rp816.000/bulan
Dengan Dexlite (Rp26.000/liter): 120 liter x Rp26.000 = Rp3.120.000/bulan
Selisih: Rp2.304.000 per bulan. Dalam setahun, Anda menghemat hampir Rp27,6 juta—cukup untuk membeli setengah dari harga unit Kuda itu sendiri! Inilah alasan utama mengapa Kuda diesel mendadak jadi "hot stuff" di pasaran bekas.

3 Alasan Membeli Mitsubishi Kuda Diesel
1. Harga Bekas "Miring", Jantung Pajero
Inilah MPV diesel 7-penumpang yang kini bisa ditebus mulai dari Rp50 jutaan hingga Rp90 jutaan. Harga termurah bahkan menyentuh Rp32 juta untuk unit tahun awal dengan kondisi standar.
Sebagai gambaran, Pajero Sport bekas termurah dengan mesin 4D56 masih dijual di kisaran Rp170 jutaan. Dengan Kuda, Anda mendapatkan DNA mesin yang sama—minus turbo—dengan selisih lebih dari Rp100 juta.
2. Irit BBM dan Toleran Biosolar
Konsumsi BBM Kuda diesel tergolong irit untuk ukuran MPV 2.500cc: 8-10 km/liter dalam kota dan 12-14 km/liter di luar kota. Pasangkan dengan Biosolar yang harganya cuma seperempat Dexlite, maka biaya operasionalnya bahkan lebih rendah dari city car bensin modern.
3. Perawatan Mudah dan Suku Cadang Melimpah
Mesin 4D56 sudah puluhan tahun beredar di Indonesia. Suku cadangnya berlimpah, dari bengkel resmi hingga kios pinggir jalan. Harga sparepart pun relatif murah dibanding mesin diesel modern. Mekanik di pelosok desa pun paham cara memperbaiki mesin ini.