Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
Logo Honda mobil. (autoblog)
baca 10 detik
  • Honda membatalkan rencana investasi pembangunan pabrik kendaraan listrik dan baterai senilai 11 miliar dolar AS di Kanada.
  • Keputusan penghentian proyek ini diambil karena perlambatan pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang terjadi di Amerika Utara.
  • Pembatalan ini diprediksi menyebabkan kerugian finansial perusahaan hingga mencapai 15,6 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2026.

Suara.com - Honda membawa kabar mengejutkan dengan rencana membatalkan proyek pembangunan pabrik kendaraan listrik serta fasilitas produksi baterai di Kanada. Investasi raksasa senilai 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp179 triliun tersebut awalnya digadang-gadang menjadi tonggak sejarah transisi energi Honda di Amerika Utara.

Melansir laporan Insideevs, proyek ambisius ini kabarnya tidak akan dilanjutkan setelah sebelumnya sempat mengalami penundaan selama dua tahun. Keputusan pahit tersebut diambil di tengah kondisi pasar kendaraan listrik yang mulai menunjukkan perlambatan pertumbuhan, terutama di wilayah Amerika Serikat.

Jika merujuk pada rencana awal yang diumumkan pada 2024, fasilitas ini dirancang untuk memiliki kapasitas produksi hingga 240.000 unit kendaraan listrik pertahun. Tidak hanya itu, Honda juga merencanakan pembangunan pabrik baterai dengan kapasitas mencapai 36 gigawatt-hour GWh per tahun untuk mendukung ekosistem produksi mereka.

Seharusnya pabrik tersebut mulai beroperasi pada 2027 untuk memperkuat posisi Honda dalam persaingan melawan raksasa otomotif lain seperti General Motors dan Ford Motor Company.

Namun kenyataan pasar yang lesu memaksa Honda membekukan proyek tersebut tanpa batas waktu yang ditentukan. Langkah ini memperpanjang daftar pemangkasan lini kendaraan listrik Honda.

Sebelumnya, perusahaan juga telah menghentikan pengembangan sejumlah model baru seperti Honda 0 Series SUV, Saloon, hingga Acura RSX.

Bahkan kerja sama pengembangan Acura ZDX dengan General Motors harus berakhir lebih cepat setelah hanya bertahan selama satu tahun. Perubahan strategi elektrifikasi yang mendadak ini diprediksi akan memicu konsekuensi finansial yang besar.

Honda diperkirakan menghadapi potensi kerugian hingga 15,6 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2026. Hingga saat ini, pihak Honda belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar pembatalan proyek tersebut, namun langkah ini dinilai sebagai respons perusahaan terhadap dinamika pasar EV global yang semakin tidak menentu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:39 WIB

6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa

6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Karhutla Padang Sugihan Ancam Habitat Gajah Sumatera, 2.300 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Padang Sugihan Ancam Habitat Gajah Sumatera, 2.300 Hektare Lahan Terbakar

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 19:51 WIB

Serum Vitamin C untuk Atasi Flek Hitam dan Kulit Kusam Rekomendasi Dokter

Serum Vitamin C untuk Atasi Flek Hitam dan Kulit Kusam Rekomendasi Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:50 WIB

Seperti Pelukan Hangat! 5 Pilihan Parfum Warm Vanilla yang Lembut di Hidung

Seperti Pelukan Hangat! 5 Pilihan Parfum Warm Vanilla yang Lembut di Hidung

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:50 WIB

Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR

Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:46 WIB

100 Satwa Dievakuasi dari Lokasi Karhutla, Ular hingga Biawak dan Ada yang Mati

100 Satwa Dievakuasi dari Lokasi Karhutla, Ular hingga Biawak dan Ada yang Mati

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:46 WIB

Bebas Bruntusan! 4 Acne Cleansing Balm Angkat Makeup Waterproof hingga Pori

Bebas Bruntusan! 4 Acne Cleansing Balm Angkat Makeup Waterproof hingga Pori

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:45 WIB

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

7 Wallpaper HP Pembawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

7 Wallpaper HP Pembawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:31 WIB

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

×