Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 13 Mei 2026 | 16:17 WIB
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
Penampungan motor ilegal di kawasan Kemandoran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya membongkar sindikat penyelundupan 1.494 motor ilegal di sebuah gudang di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
  • Sindikat tersebut telah mengekspor 99.000 unit motor ke negara Afrika sejak tahun 2022 dengan modus operandi mutilasi kendaraan.
  • Aksi ilegal ini merugikan negara sebesar Rp177 miliar dan menetapkan Direktur PT Indobike 26 berinisial WS sebagai tersangka utama.

Suara.com - Polda Metro Jaya baru saja membongkar praktik gelap pengiriman motor ilegal skala besar di sebuah gudang di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (11/5/2026).

Kasus ini bukan sekadar pencurian motor biasa, melainkan operasi sindikat internasional yang sangat terorganisir.

Berikut adalah lima fakta mencengangkan di balik penggerebekan gudang motor ilegal tersebut yang perlu kamu ketahui.

Gudang Penampungan Berisi Ribuan Unit

Polisi menemukan sebuah gudang besar di Jalan Kemandoran VIII, Grogol Utara, yang dijadikan markas penadahan. Di lokasi tersebut, petugas menyita sebanyak 1.494 unit sepeda motor.

Pemandangan di dalam gudang cukup kontras, di mana terdapat motor yang masih tampak gres terbungkus plastik, sementara sebagian lainnya terlihat usang dan penuh debu.

Ribuan motor ini dikumpulkan untuk kemudian diselundupkan ke luar negeri tanpa dokumen kepemilikan yang sah seperti BPKB atau faktur resmi.

Sudah Mengekspor 99 Ribu Motor Sejak 2022

Ternyata operasi ini sudah berlangsung cukup lama. Berdasarkan hasil penyelidikan, sindikat ini telah beroperasi selama empat tahun terakhir, tepatnya sejak tahun 2022.

baca juga

Skalanya pun sangat masif, di mana mereka tercatat sudah mendistribusikan sekitar 99.000 unit sepeda motor ke pasar internasional.

Direktur PT Indobike 26 berinisial WS telah ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kasus ini karena tidak mampu menunjukkan bukti kepemilikan sah atas ribuan kendaraan tersebut.

Penampungan motor ilegal di kawasan Kemandoran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. [Suara.com/Faqih]
Penampungan motor ilegal di kawasan Kemandoran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. [Suara.com/Faqih]

Modus Mutilasi Motor untuk Pengiriman

Untuk memudahkan proses pengiriman dan menyamarkan identitas kendaraan, sindikat ini melakukan modus "mutilasi".

Dari total motor yang disita, sebanyak 537 unit ditemukan dalam kondisi sudah terbongkar atau dipreteli komponen-komponennya.

Bagian-bagian motor ini dikemas sedemikian rupa agar lebih mudah masuk ke dalam peti kemas dan dikirim secara ilegal untuk menghindari kecurigaan petugas kepabeanan. Sisanya, sebanyak 957 unit ditemukan masih dalam kondisi utuh.

Tujuan Ekspor ke Benua Afrika

Target pasar dari motor-motor ilegal ini bukanlah dalam negeri, melainkan negara-negara di Benua Afrika.

Secara spesifik, pihak kepolisian menyebutkan bahwa motor-motor tersebut hendak dikirim menuju negara Togo dan kepulauan Tahiti.

Kendaraan ini diduga didapat dari pengepul yang memanfaatkan pengalihan jaminan fidusia secara ilegal.

Polisi masih mendalami apakah ada penggunaan data pribadi orang lain atau akses ilegal dalam pengajuan kredit motor-motor tersebut.

Kerugian Publik Mencapai Ratusan Miliar

Aksi penyelundupan ini memberikan dampak ekonomi yang sangat besar Meskipun sindikat ini meraup keuntungan sekitar Rp 26 miliar.

Tak cuma korban pencurian, negara juga harus menanggung kerugian yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 177 miliar.

Kerugian ini berasal dari hilangnya potensi penerimaan pajak serta pungutan kepabeanan yang seharusnya masuk ke kas negara dari sektor ekspor.

Tersangka WS kini terancam hukuman penjara maksimal enam tahun dengan jeratan pasal berlapis, mulai dari penadahan, penggelapan, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus

Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:05 WIB

Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini

Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:28 WIB

Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal

Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:50 WIB

5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel

5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:38 WIB

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:15 WIB

2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:05 WIB

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×