Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 13 Mei 2026 | 15:50 WIB
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
Duo motor listrik Yamaha E01 dan Neos dipamerkan di IMOS 2024. [Suara.com/Liberty Jemadu]
baca 10 detik
  • PT YIMM saat ini masih mempelajari kondisi pasar serta ekosistem kendaraan listrik sebelum melakukan investasi produksi massal.
  • Yamaha melakukan uji coba motor listrik melalui skema kerja sama operasional B2B dengan mitra Grab Indonesia.
  • Perusahaan tetap fokus memasarkan produk motor hybrid yang efisien bahan bakar sebagai opsi kendaraan ramah lingkungan.

Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing atau YIMM masih memantau perkembangan pasar sepeda motor listrik di Indonesia sebelum mengambil langkah lebih jauh dalam bisnis kendaraan listrik.

Manager Public Relations Community dan YRA PT YIMM, Rifki Maulana menyatakan bahwa Yamaha saat ini masih mempelajari kondisi pasar serta kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

“Concern-nya Yamaha sama EV yang pasti, kita masih watch and learn. Kita masih lihat kondisi market-nya,” ujar Rifki di Jakarta, Rabu (13 Mei 2026).

Lanjut Rifki, investasi untuk memproduksi dan memasarkan kendaraan listrik membutuhkan biaya besar sehingga Yamaha memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

"Karena kan kita tahu, investasi itu kan bukan hal yang sedikit," ungkapnya.

Sejauh ini Yamaha baru menghadirkan motor listrik Yamaha Neo's melalui skema business to business (B2B) di Indonesia. 

Perusahaan menggandeng Grab Indonesia untuk menyediakan unit motor listrik bagi mitra pengemudi ojek online di wilayah Jabodetabek.

Yamaha NMAX Warrix Edition (2banh.vn)
Yamaha NMAX. (2banh.vn)

Kerja sama ini bertujuan sebagai uji coba operasional sekaligus mempelajari respons pasar terhadap ekosistem elektrifikasi.

Selain itu, perusahaan berlogo garpu tala ini juga sempat melakukan uji coba motor listrik Yamaha E01 di Indonesia. Sejumlah spekulasi menyebutkan, motor ini nantinya akan menjadi NMAX versi listrik.

baca juga

Selain mengamati tren EV Yamaha tetap fokus mengembangkan teknologi mesin yang hemat bahan bakar melalui sejumlah produk hybrid.

"Yang pasti, dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya, mesin-mesin dengan teknologi Blue Core efisiensi bahan bakarnya sudah jauh lebih baik," tegasnya.

Meski belum meluncurkan motor listrik murni untuk pasar ritel massal Yamaha telah menawarkan opsi kendaraan ramah lingkungan melalui lini hybrid. 

Model seperti Yamaha Fazzio Hybrid-Connected dan Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected menjadi bukti kesiapan merek ini dalam menghadirkan teknologi efisien bagi konsumen di berbagai kota besar Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sensasi Menjelajahi Keindahan Wisata Lampung di MAXI Tour Boemi Nusantara

Sensasi Menjelajahi Keindahan Wisata Lampung di MAXI Tour Boemi Nusantara

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:16 WIB

Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan

Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Ini Bedanya Yamaha Fino Indonesia dan Jepang, Harga Mirip Scoopy

Ini Bedanya Yamaha Fino Indonesia dan Jepang, Harga Mirip Scoopy

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 14:19 WIB

Terkini

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

×