Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 04 Juni 2026 | 16:22 WIB
Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen
Motor konsep Kawasaki berbahan bakar hidrogen (Kawasaki Global)
baca 10 detik
  • Kawasaki mengembangkan motor hidrogen menggunakan mesin pembakaran internal dengan memanfaatkan teknologi hidrogen cair untuk menjaga performa mesin konvensional.
  • Toyota mengusung sistem sel bahan bakar yang mengubah hidrogen menjadi energi listrik demi efisiensi emisi yang lebih ramah lingkungan.
  • Inovasi tangki hidrogen portabel milik Toyota dirancang untuk mempermudah pengguna dalam pengisian bahan bakar dibandingkan sistem pengisian stasioner.

Suara.com - Di tengah gempuran motor listrik berbasis baterai, hidrogen muncul sebagai kandidat kuat yang menawarkan emisi nol.

Namun, dua raksasa otomotif asal Jepang, Kawasaki dan Toyota, ternyata punya cara yang sangat berbeda dalam meracik teknologi hidrogen untuk kendaraan roda dua masa depan mereka.

Perbedaan ini bukan sekadar soal desain, tapi soal filosofi mesin yang mereka gunakan.

Kawasaki dan metode "pembakaran internal"

Motor konsep Kawasaki berbahan bakar hidrogen (Kawasaki Global)
Motor konsep Kawasaki berbahan bakar hidrogen (Kawasaki Global)

Kawasaki memilih jalur yang tetap mempertahankan "jiwa" dari motor konvensional, yaitu melalui mesin pembakaran internal atau hydrogen internal combustion engine (ICE), menurut Cycle World.

Sederhananya, Kawasaki tetap menggunakan piston dan ruang bakar seperti motor bensin saat ini, namun bahan bakarnya diganti menjadi hidrogen.

Tantangan terbesar dari teknologi ini adalah ukuran tangki hidrogen yang biasanya memakan banyak tempat karena kepadatan energinya yang rendah secara volume dibandingkan bensin.

Untuk mengatasi masalah ukuran tersebut, paten terbaru Kawasaki menunjukkan pengembangan teknologi hidrogen cair.

Hidrogen dalam bentuk cair jauh lebih padat energi dibandingkan versi gas yang dikompresi, sehingga tangkinya bisa dibuat lebih ringkas.

baca juga

Namun, hidrogen cair harus disimpan dalam suhu sangat dingin, mencapai -423 derajat Fahrenheit, agar tetap stabil.

Kawasaki bahkan merancang sistem pompa bahan bakar unik yang terintegrasi dengan mesin, yang terlihat seperti silinder piston tambahan pada blok mesinnya, guna mengalirkan bahan bakar ke ruang bakar dengan tekanan tinggi.

Toyota dan fuel cell-nya

Suzuki dan Toyota kolaborasi kendaraan bahan bakar hidrogen (Firstpost, Gemini AI)
Suzuki dan Toyota kolaborasi kendaraan bahan bakar hidrogen (Firstpost, Gemini AI)

Berbanding terbalik dengan Kawasaki, Toyota lebih memilih pendekatan yang sangat efisien dan modern lewat teknologi fuel cell atau sel bahan bakar.

Dalam sistem ini, hidrogen tidak dibakar di dalam mesin, melainkan diubah melalui reaksi kimia bersama oksigen untuk menghasilkan energi listrik.

Listrik inilah yang kemudian menggerakkan motor. Satu-satunya emisi yang dibuang dari sistem ini hanyalah air murni, menjadikannya teknologi yang sangat ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:10 WIB

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:20 WIB

Honda Scoopy Rawan Terkapar: Yamaha Punya Pesaing dengan Harga Under Rp15 Juta, Fitur Canggih

Honda Scoopy Rawan Terkapar: Yamaha Punya Pesaing dengan Harga Under Rp15 Juta, Fitur Canggih

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:20 WIB

Toyota Patenkan Motor Fuel Cell Hidrogen: Solusi Canggih Pakai Sistem Cabut Pasang Tangki

Toyota Patenkan Motor Fuel Cell Hidrogen: Solusi Canggih Pakai Sistem Cabut Pasang Tangki

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:32 WIB

Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan

Terpopuler: Motor Listrik Yamaha Bisa Jalan 169 Km, Mewahnya Mobil Dadan

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terkini

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:39 WIB

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:34 WIB

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!

Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah

Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Dikelola dengan Akal Sehat, Setoran Dividen BUMN Justru Melonjak 400%

Dikelola dengan Akal Sehat, Setoran Dividen BUMN Justru Melonjak 400%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG

Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial

Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Prabowo Soroti Tambang Ilegal di Babel, DPR Ikut Bersuara soal Oknum Aparat

Prabowo Soroti Tambang Ilegal di Babel, DPR Ikut Bersuara soal Oknum Aparat

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:25 WIB

×