Pertamax Meroket Rp16 Ribuan, Amankah 'Downgrade' ke Pertalite? Pakar Ungkap Fakta Tak Terduga

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 10 Juni 2026 | 14:04 WIB
Pertamax Meroket Rp16 Ribuan, Amankah 'Downgrade' ke Pertalite? Pakar Ungkap Fakta Tak Terduga
Pertamax Meroket Rp 16 Ribuan, Amankah 'Downgrade' ke Pertalite? Pakar Ungkap Fakta Tak Terduga (AntaraNews)
baca 10 detik
  • Pindah dari Pertamax ke Pertalite aman jika spesifikasi manual kendaraan hanya mensyaratkan minimal RON 90.
  • Menurut Stanto, mesin tidak memiliki "kebiasaan" BBM, melainkan spesifikasi teknis yang wajib dipatuhi.
  • Pertalite pada mesin kompresi tinggi memicu timing pengapian salah, boros BBM, detonasi, hingga piston rusak.

Suara.com - Kenaikan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter pada Rabu (10/6) sukses membuat banyak pemilik kendaraan roda dua putar otak.

Selisih harga yang cukup mencolok dengan Pertalite (RON 90) memicu satu pertanyaan klasik di kalangan bikers: "Motor saya dari baru selalu diisi Pertamax, kalau sekarang beralih ke Pertalite apakah mesinnya akan kaget dan rusak?"

Banyak yang beranggapan bahwa mesin memiliki semacam "kebiasaan" atau "kecanduan" terhadap jenis BBM tertentu. Menanggapi hal ini, Rustanto, Technical Engineer PT United Tractors dari kanal YouTube Rustanto_AutoInfo, membongkar tuntas mitos tersebut berdasarkan data teknis (technical data sheet) dari Pertamina.

1. Kualitas Dasar (Base Gasoline) Ternyata Mirip

Jika melihat kualitas dasar bahan bakar, Pertalite dan Pertamax sebenarnya tidak terpaut jauh. Hal ini dibuktikan dengan tingkat kandungan sulfur di dalamnya.

"Dari datasheet yang saya download, dua BBM ini antara Pertalite dan Pertamax memiliki kualitas base gasoline yang tidak terpaut jauh kualitasnya. Ini bisa dilihat dari sulfur content antara Pertamax dan Pertalite ini memiliki sulfur content yang sama," ungkap Rustanto

2. Perbedaan Utama: Angka Oktan (RON) dan Zat Aditif

Perbedaan paling signifikan yang membuat harga Pertamax lebih mahal ada pada teknologi zat aditif dan angka oktan (RON).

"Perbedaan yang paling signifikan antara Pertalite dan Pertamax adalah angka oktannya. Pertalite itu perbedaan paling signifikan ada di teknologi zat aditif untuk menaikkan angka oktan," jelas Rustanto, yang juga mengutip penjelasan Pertamina terkait penggunaan aditif berteknologi Pertatec pada Pertamax untuk membersihkan ruang bakar.

baca juga
Harga BBM Pertamax belum mengalami kenaikan setelah harga BBM Turbo melonjal. [Gemini AI].
Harga BBM Pertamax belum mengalami kenaikan setelah harga BBM Turbo melonjal. [Gemini AI].

3. Mesin Tidak Punya "Kebiasaan", Tapi Punya "Spesifikasi"

Aman atau tidaknya beralih dari Pertamax ke Pertalite bukan bergantung pada kebiasaan motor, melainkan pada spesifikasi bawaan pabrik.

Rustanto dengan tegas meluruskan anggapan salah yang sering beredar di komunitas otomotif.

"Bukan masalah kebiasaannya. Namanya mesin itu bukan masalah kebiasaan, tetapi masalah spesifikasi. Kalau spesifikasinya masih masuk, dia aman. Kalau spesifikasinya tidak masuk, ya pasti akan ada efek yang timbul di situ," tegasnya.

Jika buku manual motor Anda mensyaratkan minimal RON 90, maka melakukan downgrade dari Pertamax ke Pertalite 100% aman.

Ibaratnya, spesifikasi mesin Anda memang meminta standar "nilai B" (Pertalite), namun selama ini Anda memberinya "nilai A" (Pertamax). Kembali ke "nilai B" tidak akan merusak mesin.

4. Efek Buruk Memaksa Pertalite ke Mesin RON 92

Masalah baru akan muncul jika Anda bersikeras mencekoki mesin berkompresi tinggi (seperti NMax terbaru atau PCX 160 yang butuh RON 92) dengan Pertalite demi berhemat.

Bahan bakar tersebut tidak akan kuat menahan tekanan di ruang bakar dan meledak sebelum waktunya.

"Ketika bahan bakar ini digunakan di sebuah kendaraan atau mesin yang memiliki kompresi tinggi, dia akan berpotensi terbakar sebelum busi memercikkan bunga api. Artinya di sini tidak sesuai dengan timing pengapian," papar Rustanto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan efek berantai yang sangat merugikan bagi mesin.

"Efeknya apa? Tentu saja pembakaran tidak sempurna, timbul kerak, engine low power, boros BBM, bahkan detonasi. Kasus yang terberat bisa menyebabkan kerusakan di area ruang bakar atau di piston," pungkasnya.

Sebelum Anda memutuskan untuk pindah haluan dari Pertamax demi menyelamatkan isi dompet, cek dulu buku manual kendaraan Anda.

Sesuaikan pemilihan BBM dengan rasio kompresi mesin, bukan berdasarkan perasaan atau kebiasaan masa lalu. Jangan sampai niat berhemat puluhan ribu di SPBU justru berujung pada tagihan jutaan rupiah di bengkel akibat turun mesin!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Mobil Hybrid yang Bisa Jadi Pilihan di Tengah Kenaikan Harga Pertamax

Daftar Mobil Hybrid yang Bisa Jadi Pilihan di Tengah Kenaikan Harga Pertamax

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:33 WIB

BBM Naik Setelah RUU TNI Disahkan, Melanie Subono: Nanti Malam Kira-Kira Apa?

BBM Naik Setelah RUU TNI Disahkan, Melanie Subono: Nanti Malam Kira-Kira Apa?

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:27 WIB

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:27 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI

Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI

News | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

3 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Kahf yang Tepat untuk Tipe Kulit Pria Berminyak dan Berjerawat

3 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Kahf yang Tepat untuk Tipe Kulit Pria Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:07 WIB

Konser Titik Sadrah Sukses, Sebuah Perayaan for Revenge Tuntaskan Perjalanan 20 Tahun

Konser Titik Sadrah Sukses, Sebuah Perayaan for Revenge Tuntaskan Perjalanan 20 Tahun

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 11:05 WIB

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:03 WIB

Siapa Istri Asnawi Mangkualam? Ini Profil dan Pekerjaannya yang Tak Sembarangan

Siapa Istri Asnawi Mangkualam? Ini Profil dan Pekerjaannya yang Tak Sembarangan

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 11:02 WIB

El Nino Ekstrem Ancam Picu Megafire, Lahan Gambut Kering Bisa Jadi Pemicu

El Nino Ekstrem Ancam Picu Megafire, Lahan Gambut Kering Bisa Jadi Pemicu

News | Senin, 02 November 2026 | 11:02 WIB

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

Bukan Sekadar Lahan Pertanian, Terasering Sawah Gowa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Bukan Sekadar Lahan Pertanian, Terasering Sawah Gowa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Foto | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

×