- Pasar motor bekas menyediakan berbagai pilihan kendaraan 125cc hingga 150cc berkualitas dengan harga di bawah Rp8 juta rupiah.
- Pilihan unit motor bekas yang tersedia meliputi Yamaha Vixion, Honda CB150R, Suzuki Satria FU, hingga Honda Verza 150.
- Pembeli disarankan memeriksa kondisi fisik, keaslian dokumen kendaraan, serta performa mesin secara teliti sebelum melakukan transaksi pembelian.
Bahkan, legenda seperti Honda Tiger Revo (2013) masih bisa ditemukan di angka Rp8 jutaan bagi penikmat motor bertenaga besar.

Pengecekan sebelum transaksi
Agar tidak menyesal setelah transaksi, ada beberapa langkah teknis yang perlu dilakukan saat Anda berhadapan langsung dengan motor incaran. Mengingat membeli motor bekas memiliki risiko finansial jika tidak hati-hati, panduan dari pakar sangat diperlukan.
Berikut adalah tips mengecek motor bekas seperti dikutip dari OLX:
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah riset harga pasaran. Mengetahui harga rata-rata motor incaran akan melindungi Anda dari penawaran harga yang tidak proporsional, baik yang terlalu mahal maupun yang terlalu murah sehingga mencurigakan.
Selanjutnya, periksa kondisi fisik bodi motor secara mendalam. Pastikan tidak ada retakan atau penyok yang menandakan motor pernah mengalami kecelakaan hebat, serta pastikan suku cadang yang menempel masih asli.
Hal paling sensitif namun sering dilewatkan adalah pemeriksaan dokumen dan identitas kendaraan. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera di bodi motor dengan apa yang tertulis di STNK dan BPKB.
Salah satu trik cerdas untuk mengecek keaslian nomor rangka adalah dengan merabanya menggunakan tangan. Jika cetakan angka terasa kasar atau bentuknya tidak presisi, ada kemungkinan nomor tersebut hasil ketokan atau manipulasi dari motor curian.
"Untuk Anda yang berdomisili di Jakarta, verifikasi ini bahkan bisa dilakukan lebih akurat melalui layanan SMS ke nomor 1717," catat OLX.
Jangan lupa untuk mengecek kondisi oli mesin. Pastikan volumenya cukup dan kualitasnya masih baik untuk meredam suara gesekan di dalam mesin.
Saat mencoba menyalakan motor, biarkan mesin menyala tanpa menarik tuas gas. Mesin yang masih prima umumnya memiliki suara halus dan tetap menyala stabil meskipun putaran mesin berada di bawah 1500 rpm.
Jika mesin tiba-tiba mati saat kondisi stasioner, itu bisa menjadi sinyal adanya masalah teknis yang serius.
Terakhir, lakukan pengujian langsung melalui test ride. Sambil mengendarai motor, perhatikan apakah semua panel instrumen seperti speedometer, indikator bahan bakar, dan lampu-lampu berfungsi dengan normal.
Cara ini adalah metode terbaik untuk merasakan performa pengereman dan kestabilan motor secara nyata. Dengan melakukan pengecekan menyeluruh ini, Anda bisa membawa pulang motor keren tanpa rasa khawatir akan masalah di kemudian hari.