- BMW Indonesia menyatakan kenaikan harga BBM tidak berdampak negatif terhadap penjualan mobil mewah selama semester pertama 2026.
- Peter Sunny Medalla menegaskan BMW belum berencana menaikkan harga unit kendaraan meski terus memantau pergerakan nilai tukar mata uang.
- Perusahaan mencatatkan pertumbuhan signifikan dan menjamin layanan servis gratis selama lima tahun bagi seluruh konsumen di Indonesia.
Suara.com - BMW Indonesia mengungkapkan bahwa kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) tidak memberikan dampak negatif terhadap angka penjualan mereka. Para konsumen mobil premium di tanah air terpantau masih tetap melakukan pembelian unit kendaraan seperti biasa tanpa ada kendala berarti.
President Director BMW Group Indonesia Peter Sunny Medalla menjelaskan bahwa pihaknya belum melihat adanya indikasi perlambatan permintaan. Meskipun kondisibekonomi global saat ini masih sangat dinamis produsen mobil asal Jerman tersebut justru mencatatkan pertumbuhan yang signifikan.
"Sejauh ini tidak ada (gangguan penjualan). Tentu pelanggan kami juga menghadapi tantangan yang sama tetapi pembelian domestik masih terus bertumbuh" ujar Peter Sunny Medalla, di Jakarta, Kamis (25 Juni 2026).
Menurutnya kinerja perusahaan sepanjang semester pertama tahun 2026 menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. BMW berhasil memperkuat dominasi mereka di segmen kendaraan mewah dan terus meningkatkan pangsa pasar melalui berbagai program menarik.
Respons positif dari pelanggan terlihat jelas dalam berbagai agendaseperti Festival of Joy serta pameran otomotif nasional lainnya.
"Kami menjalani enam bulan pertama yang sangat sukses. Penerimaan pelanggan terhadap berbagai program dan produk BMW sangat baik" katanya menambahkan.
Terkait isu penyesuaian harga kendaraan, BMW menegaskan belum memiliki rencana untuk menaikkan banderol produk mereka dalam waktu dekat. Perusahaan saat ini masih fokus memantau pergerakan nilai tukar mata uang asing sebelum mengambil keputusan.

"Saat ini belum ada kenaikan harga. Namun kami akan terus mengevaluasi kebutuhan penyesuaian harga berdasarkan perubahan nilai tukar" ucap Sunny.
Selain harga unit mobil kebijakan harga untuk suku cadang serta aksesori juga dipastikan masih tetap kompetitif. Untuk memberikan rasa tenang bagi para pemilik kendaraan BMW tetap menyediakan program layanan servis gratis selama lima tahun yang sudah termasuk dalam paket pembelian.
"Ketika membeli BMW, pelanggan tidak perlu memikirkan biaya servis selama lima tahun karena semuanya sudah termasuk dalam paket pembelian kendaraan, " kata Sunny.
Dengan capaian positif pada paruh pertama tahun ini BMW sangat optimis dapat menutup tahun 2026 dengan angka pertumbuhan yang terus meningkat.