Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
Mitsubishi Lancer Evolution IV.
baca 10 detik
  • Pembalap Rifat Sungkar menegaskan Mitsubishi Lancer Evolution asli memiliki spesifikasi teknis mesin 2.000cc turbo dengan penggerak empat roda.
  • Perbedaan mendasar antara unit asli dan hasil konversi terlihat dari kode bodi serta sistem penggerak empat roda.
  • Sejarah Lancer di Indonesia mencakup berbagai model mulai Lancer SL tahun 1981 hingga seri Lancer EX tahun 2015.

Suara.com - Bagi pecinta otomotif, nama Mitsubishi Lancer Evolution atau yang akrab disapa Evo bukan sekadar deretan huruf.

Mobil ini adalah legenda hidup yang lahir dari kerasnya lintasan reli dunia atau WRC. Pesona Evo begitu kuat karena performanya yang gahar dan tampilannya yang agresif, menjadikannya mobil impian banyak orang dari berbagai generasi.

Di Indonesia sendiri, antusiasme terhadap Evo tidak pernah padam, meski banyak orang sering salah kaprah dan menyamakan Lancer standar dengan versi Evolution yang asli.

Pembalap nasional sekaligus pakar otomotif, Rifat Sungkar, menjelaskan bahwa banyak pemilik Lancer standar melakukan modifikasi atau konversi agar mobilnya menyerupai Evo.

Namun, ada perbedaan mendasar yang tidak bisa dibohongi. Rifat menegaskan bahwa Evolution sejati selalu memiliki spesifikasi teknis yang jauh di atas versi "lokal".

"Perbedaan mendasar antara Evo dan tidak Evo adalah kalau Evo pasti, 2000cc Turbo Four-Wheel Drive," ungkap Rifat.

Cara paling akurat untuk membedakan Evo asli dengan hasil konversi adalah dengan melihat sistem penggeraknya.

Mitsubishi Lancer Evolution V. (Drive Place)
Mitsubishi Lancer Evolution V. (Drive Place)

Evo asli menggunakan penggerak empat roda atau All-Wheel Drive (AWD), sementara Lancer lokal umumnya adalah penggerak roda depan atau belakang tergantung generasinya.

Rifat juga memperingatkan bahwa proses konversi dari Lancer biasa menjadi Evo sangat rumit karena harus memotong lantai mobil untuk memasang bracket gardan belakang.

baca juga

Jika pengerjaan lantai ini tidak sempurna, mobil bisa menjadi tidak stabil dan berbahaya saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Selain itu, kode bodi juga menjadi pembeda nyata; misalnya Evo 1 berkode CD9A, sedangkan Lancer lokal di era yang sama menggunakan kode CB5.

Harga Mitsubishi Lancer "lokal"

Jika Anda belum sanggup meminang Evo asli yang harganya kini melambung tinggi, Mitsubishi Lancer versi lokal non-Evo tetap menjadi pilihan menarik dengan harga yang lebih terjangkau.

Lancer SL

Mitsubishi Lancer dari generasi ke generasi. (Drive Place)

Mitsubishi Lancer generasi awal. (Drive Place)

Perjalanan Lancer di Indonesia dimulai dengan Lancer SL pada tahun 1981 yang menggunakan mesin 1.400 cc berpenggerak roda belakang.

Mobil ini memiliki konsumsi BBM sekitar 8-11 km/liter, dengan harga seken saat ini berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp20 jutaan.

Lancer tahun 90-an dengan kode sasis CB series

Mitsubishi Lancer 90-an. (Favcars)
Mitsubishi Lancer 90-an. (Favcars)

Memasuki era 90-an, hadir Lancer CB4 (GLXi) 1.600 cc dengan tenaga 113 dk yang sangat populer karena bentuknya mirip Evo III.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:13 WIB

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo

Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:50 WIB

Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander

Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:09 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×