- Saluran YouTube Beli Mobil Wuling menjelaskan cara mengaktifkan mode netral Wuling Air EV untuk parkir paralel.
- Wuling Air EV adalah mobil listrik perkotaan berukuran kompak yang dilengkapi berbagai fitur keselamatan modern lengkap.
- Harga mobil listrik bekas Wuling Air EV turun hingga empat puluh persen akibat kehadiran Wuling Aira EV.
Suara.com - Mobil listrik kini semakin diminati masyarakat perkotaan karena ukurannya yang kompak dan kelincahannya menembus kemacetan perkotaan.
Salah satu mobil listrik mungil yang sangat populer di Indonesia adalah Wuling Air EV.
Namun, bagi para pemilik baru atau calon pembeli, ada satu pertanyaan teknis yang sering muncul: bagaimana cara memarkir mobil listrik ini secara paralel?
Berbeda dengan mobil konvensional transmisi manual yang tinggal memposisikan gigi di netral dan melepas rem tangan, mobil listrik dengan sistem elektronik pintar memerlukan trik khusus agar roda bisa didorong secara manual saat parkir paralel.
Cara Mengaktifkan Mode Netral Wuling Air EV untuk Parkir Paralel
Mengaktifkan mode netral atau transmisi bebas pada mobil listrik ini sebenarnya tidak rumit jika Anda mengetahui langkah-langkah yang tepat. Panduan praktis ini diambil langsung dari video tutorial di saluran YouTube Beli Mobil Wuling.
Berikut adalah kutipan langsung mengenai cara melakukannya:
"Yang pertama kita harus buka dulu pintu dalam keadaan posisi mesin nyala dan persnelling di P dan rem parkir nyala. Kemudian kita injek rem kaki sambil matikan rem tangan sembari pindahin persnelling ke netral dan matikan tombol off daya".
Mari kita bedah beberapa istilah teknis di atas agar lebih mudah dipahami sehari-hari. Istilah persneling di sini merujuk pada tuas transmisi yang pada Wuling Air EV berbentuk kenop putar elektronik modern bernama Rotary Gear Selector.
Posisi P berarti posisi Park atau posisi gigi untuk parkir. Sementara itu, tombol off daya adalah tombol utama yang digunakan untuk mematikan kelistrikan mobil secara keseluruhan.
Dengan mengikuti panduan dari saluran YouTube Beli Mobil Wuling tersebut, mobil mungil ini akan aman diparkir paralel dan bisa didorong dengan mudah oleh juru parkir tanpa merusak sistem transmisi otomatisnya.
Spesifikasi Ringkas Wuling Air EV

Meskipun terlihat mungil, Wuling Air EV dirancang sebagai mobil perkotaan yang tangguh dan sangat praktis.
Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.631 mm, dengan jarak sumbu roda atau wheelbase sepanjang 2.010 mm. Ukurannya yang ringkas ini memungkinkannya mengangkut hingga 4 orang penumpang dengan leluasa.
Di sektor dapur pacu, mobil ini menggunakan motor penggerak bertipe Permanent Magnet Synchronous Motor. Sederhananya, ini adalah motor listrik magnet permanen yang sangat efisien dalam menyalurkan tenaga.
Motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 30 kW atau sekitar 40 PS dengan torsi puncak mencapai 110 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis berjenis Single reduction gear atau sistem roda gigi reduksi tunggal yang menyederhanakan penyaluran daya.
Fitur keselamatan yang disematkan pun cukup lengkap untuk kelasnya. Mobil ini dilengkapi dengan kantong udara ganda (Dual SRS Airbags), sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System agar roda tidak mengunci saat pengereman mendadak), serta EBD (Electronic Brakeforce Distribution yang membagi daya pengereman secara merata ke setiap roda).
Ada juga fitur ESC (Electronic Stability Control untuk menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver), Hill Hold Control agar mobil tidak mundur di tanjakan, dan sensor pemantau tekanan ban atau TPMS (Tire Pressure Monitoring System).
Daftar Harga Baru dan Harga Bekas Wuling Air EV

Jika Anda tertarik untuk memilikinya, harga baru untuk Wuling Air EV OTR (On The Road) Jakarta saat ini berada di kisaran Rp214.000.000 untuk tipe Lite. Sementara untuk tipe Lite 300 dibanderol mulai dari Rp251.000.000.
Varian tertingginya, yaitu New Air EV Long Range, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp307.500.000.
Ada juga penyesuaian untuk tipe Air EV Lite Standard Range baru yang kini harganya dipotong menjadi sekitar Rp166.000.000.
Menariknya, pasar mobil bekas Wuling Air EV mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Penurunan ini dipicu oleh kehadiran adiknya, yaitu Wuling Aira EV yang meluncur dengan harga baru sangat kompetitif di kisaran Rp155.000.000 hingga Rp175.000.000.
Akibatnya, harga unit bekas Wuling Air EV turun hingga 40% dari harga barunya dahulu.
Untuk unit bekas keluaran tahun 2022 yang merupakan generasi awal, varian Standard Range kini bisa didapatkan mulai harga Rp95 juta hingga Rp110 jutaan.
Sementara untuk varian Long Range tahun 2022 dibanderol mulai dari Rp105 jutaan, bahkan beberapa unit bisa ditemukan di kisaran Rp85 juta.
Untuk unit bekas tahun keluaran 2023, harga pasarannya berkisar di bawah Rp150 juta.
Varian Standard Range berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp138 juta, sedangkan varian Long Range dihargai Rp109 juta hingga Rp140 juta.
Bagi yang mencari unit lebih muda keluaran tahun 2024, varian Standard Range bekas dipasarkan di angka Rp107 juta hingga Rp150 juta.
Sebagai perbandingan, harga barunya dulu sempat menembus angka Rp240 jutaan.
Terakhir, untuk unit bekas tahun 2025, varian Air EV Lite Standard Range bekas dibanderol di kisaran Rp100 juta, dan varian Lite Long Range berada di kisaran Rp150 jutaan.
Pastikan untuk selalu memeriksa kondisi kesehatan baterai secara mendalam sebelum melakukan transaksi pembelian mobil listrik bekas guna menghindari penurunan performa di kemudian hari.