Mobil Termurah Indonesia Mulai 140 Jutaan: Mending Suzuki S-Presso atau Daihatsu Ayla?

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 03 September 2026 | 11:35 WIB
Mobil Termurah Indonesia Mulai 140 Jutaan: Mending Suzuki S-Presso atau Daihatsu Ayla?
Daihatsu Ayla vs Suzuki S-Presso. (Suara.com/Gemini AI)
baca 10 detik
  • Daihatsu Ayla tipe terendah dipasarkan seharga Rp 141.200.000 dengan mesin 998 cc yang menghasilkan tenaga 67 PS.
  • Suzuki S-Presso mengandalkan mesin 998 cc berteknologi VVT yang menawarkan torsi puncak pada putaran mesin 3.500 rpm.
  • Daihatsu Ayla memiliki dimensi lebih panjang dengan kabin luas, sedangkan Suzuki S-Presso unggul pada ground clearance tinggi.

Suara.com - Mobil perkotaan ringkas berharga bersahabat selalu memikat konsumen Indonesia yang menginginkan efisiensi harian.

Bagi keluarga muda yang ingin beralih dari roda dua, kepraktisan di tengah padatnya lalu lintas adalah prioritas utama.

Di segmen mobil termurah tanah air, Suzuki S-Presso dan Daihatsu Ayla sering kali menjadi dua kandidat terkuat.

Keduanya menawarkan kelincahan berkendara, namun membawa karakter serta spesifikasi berbeda yang wajib Anda pertimbangkan matang-matang sebelum membeli.

Daihatsu Ayla 1.0 vs Suzuki S-Presso

Daihatsu Ayla 2025. [Daihatsu]
Daihatsu Ayla 2025. [Daihatsu]

Harga Daihatsu Ayla Termurah vs Suzuki Spresso

Bicara soal harga, Daihatsu mematok Astra Daihatsu Ayla tipe terendah (1.0 M) dengan harga Rp 141.200.000, sedangkan tipe 1.0 X MT dibanderol Rp 154.100.000.

Sementara itu, Suzuki S-Presso menawarkan kisaran harga yang tidak kalah bersaing. Berdasarkan daftar harga resmi on the road Jabodetabek, Suzuki S-Presso transmisi manual (MT) dihargai Rp 172.600.000, sedangkan tipe transmisi otomatis (AGS) dipatok Rp 182.600.000.

Dengan rentang harga ini, keduanya bertarung ketat di segmen mobil baru yang ramah kantong.

Mesin dan Performa Suzuki S-presso vs Daihatsu Ayla 1.0

Suzuki S-Presso. (Suzuki)
Suzuki S-Presso. (Suzuki)

Mesin Daihatsu Ayla mengandalkan tipe 1KR-VE, DOHC, VVT-i berkapasitas 998 cc 3-silinder segaris.

Dapur pacu ini memproduksi tenaga maksimum 67 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 89 Nm pada 4.400 rpm.

baca juga

Sementara itu, Suzuki S-Presso mempercayakan performanya pada mesin bensin K10C berkapasitas 998 cc 3-silinder dengan teknologi VVT yang menghasilkan tenaga maksimal 49 kW (setara 66 PS) pada 5.500 rpm serta torsi 89 Nm pada 3.500 rpm.

Sebagai penjelasan istilah, DOHC (Double Overhead Camshaft) adalah teknologi mesin dengan dua noken as di atas silinder untuk pembakaran lebih optimal.

Sedangkan VVT-i (Variable Valve Timing-intelligent) adalah teknologi katup pintar agar konsumsi bahan bakar lebih hemat namun performa tetap terjaga.

Lalu, apa bedanya tenaga dan torsi? Secara sederhana, tenaga menggambarkan kemampuan mesin agar mobil melaju kencang di kecepatan tinggi, di mana Ayla sedikit lebih unggul.

Sebaliknya, torsi adalah kekuatan tarikan awal untuk membantu akselerasi saat mulai berjalan atau menanjak.

Walaupun angka torsi puncaknya sama-sama 89 Nm, S-Presso terasa lebih responsif di kemacetan kota karena torsi puncaknya sudah tercapai pada putaran mesin yang lebih rendah, yaitu 3.500 rpm dibanding Ayla yang butuh 4.400 rpm.

Fitur Daihatsu Ayla vs Suzuki S-Presso

All-New Astra Daihatsu Ayla saat meluncur di GJAW 2023 (10/3/2023) [Astra Daihatsu].
All-New Astra Daihatsu Ayla saat meluncur di GJAW 2023 (10/3/2023) [Astra Daihatsu].

Dari segi fitur, Daihatsu Ayla varian terendah (1.0 M) menawarkan kelengkapan standar seperti lampu halogen, spion manual, velg kaleng 13 inci, audio 1 DIN, serta Dual SRS Airbag (kantong udara keselamatan).

Untuk tipe 1.0 X MT, fiturnya ditambah spion elektrik, velg alloy (logam campuran yang ringan) 14 inci, wiper belakang otomatis, dan audio 2 DIN.

Di sisi lain, Suzuki S-Presso memiliki kabin nyaman dan panel instrumen yang stylish serta ergonomis (nyaman dijangkau).

S-Presso juga dibekali fitur keselamatan melimpah seperti Dual SRS Airbag, rem ABS (Anti-lock Braking System) untuk mencegah roda mengunci saat rem mendadak di jalan licin, serta EBD (Electronic Brakeforce Distribution) yang membagi daya rem secara elektronik.

Fitur lainnya meliputi sensor parkir belakang, Isofix (pengait khusus kursi anak), pemadam api ringan, kontrol kestabilan ESP (Electronic Stability Programme) untuk meminimalisir slip, Hill Hold Control penahan mobil di tanjakan (khusus tipe AGS), serta Engine Auto Start Stop yang otomatis mematikan mesin saat berhenti sejenak untuk menghemat bensin.

Sebagai informasi, transmisi AGS (Auto Gear Shift) adalah sistem transmisi manual yang perpindahan giginya diatur otomatis oleh komputer tanpa pedal kopling.

Kalah Murah tapi Unggul di Ground Clearance

Pengunjung mengamati mobil Suzuki S-presso yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (13/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung mengamati mobil Suzuki S-presso yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (13/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Terakhir, dimensi dan ketinggian bodi menjadi aspek krusial mengingat kondisi jalanan Indonesia yang banyak tidak rata.

Daihatsu Ayla yang memakai platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture - struktur rangka modern) memiliki panjang bodi 3.760 mm, jarak sumbu roda 2.525 mm, serta tinggi dari tanah (ground clearance) 160 mm.

Ukuran ini membuat Ayla unggul dalam menyajikan ruang kabin untuk 5 penumpang serta bagasi yang lega, ditambah radius putar minimum lincah sebesar 4,4 meter.

Sebaliknya, Suzuki S-Presso tampil kompak dengan rasa SUV (Sport Utility Vehicle - mobil tangguh penjelajah).

Mobil berkapasitas 4 penumpang ini memiliki panjang bodi lebih pendek yaitu 3.565 mm.

Keunggulan utama S-Presso adalah ground clearance tinggi mencapai 180 mm.

Ketinggian ini membuatnya sangat aman saat harus melewati jalan berlubang atau polisi tidur ekstrem tanpa khawatir bagian bawah mobil tergores. S-Presso juga gesit meluncur dengan radius putar minimum 4,5 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:43 WIB

Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier

Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:35 WIB

Suzuki S-Presso Goda Kantong Gen Z Sebgaia Mobil Murah Harga di Bawah Rp 200 Juta

Suzuki S-Presso Goda Kantong Gen Z Sebgaia Mobil Murah Harga di Bawah Rp 200 Juta

Otomotif | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong

Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:15 WIB

Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?

Mungil tapi Lapang: City Car Super Irit Ini Kini Mulai 60 Jutaan, Solusi Terbaik Pengganti Motor?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

×